BINUSBINUS
JAS (Journal of ASEAN Studies)JAS (Journal of ASEAN Studies)In this editorial, we would like to examine further the knowledge production in International Relations as a field of study in Southeast Asia, especially Indonesia. As the only IR Journal based in Indonesia, we are interested in being part of the Global IR movement. Understanding the current state of the field in our region would allow us to focus our attention on how to energize the field in this region. To do so, a bibliometric analysis of the state of IR is conducted as a field of study.
Analisis bibliometrik ini menunjukkan dominasi Barat dalam produksi pengetahuan Hubungan Internasional (HI) secara global, dengan Singapura menjadi pusatnya di Asia Tenggara.Kondisi Indonesia bahkan lebih memprihatinkan, terlihat dari rendahnya kualitas publikasi oleh akademisi HI Indonesia, yang diperparah oleh kesenjangan gender dan fokus pada jurnal non-HI.Oleh karena itu, diperlukan upaya serius untuk meningkatkan kualitas publikasi dan memperkuat komunitas epistimik HI di Indonesia agar dapat memberikan kontribusi signifikan dalam diskursus HI global dengan perspektif yang unik.
Melihat tantangan produksi pengetahuan Hubungan Internasional (HI) di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, perlu ada studi yang meninjau secara mendalam bagaimana kebijakan institusional di universitas, seperti insentif publikasi, beban kerja mengajar, dan dukungan finansial untuk riset, secara langsung memengaruhi pilihan akademisi dalam mempublikasikan karyanya—apakah memilih jurnal bereputasi tinggi atau justru publikasi cepat berperingkat rendah yang seringkali bukan fokus HI. Penelitian semacam ini dapat membandingkan model-model sukses dari negara-negara non-Barat lain yang telah berhasil meningkatkan kontribusi HI mereka di kancah global, untuk menemukan praktik terbaik yang relevan bagi Indonesia. Kedua, sangat penting untuk mendorong penelitian yang fokus pada pengembangan teori-teori HI yang berakar dari pengalaman dan realitas khas Asia Tenggara. Daripada hanya menerapkan teori Barat, studi bisa mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep lokal, misalnya negara keluarga atau model diplomasi konsensus ASEAN, dapat dikembangkan menjadi kerangka teoritis yang lebih universal, serta menguji relevansi dan kekuatan penjelasnya di luar konteks regional. Hal ini akan membantu memperkaya diskursus HI global dengan perspektif yang lebih beragam dan memecah hegemoni pemikiran Barat. Ketiga, mengingat dominasi produksi pengetahuan oleh beberapa pusat seperti Singapura, penelitian lanjutan bisa mengkaji model kolaborasi regional antaruniversitas dan lembaga penelitian di Asia Tenggara. Bagaimana program pertukaran peneliti, pendanaan bersama, atau jaringan riset yang lebih terstruktur dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah publikasi bersama, sehingga memperkuat komunitas epistimik HI di seluruh kawasan.
- Road to ASEAN Political Security Community Vision 2025: Understanding Convergence and Divergence in ASEAN... doi.org/10.21512/jas.v10i2.8175Road to ASEAN Political Security Community Vision 2025 Understanding Convergence and Divergence in ASEAN doi 10 21512 jas v10i2 8175
- Western Centric Research Methods? : Exposing International Practices | JAS (Journal of ASEAN Studies).... journal.binus.ac.id/index.php/jas/article/view/7380Western Centric Research Methods Exposing International Practices JAS Journal of ASEAN Studies journal binus ac index php jas article view 7380
- WHAT’S WRONG WITH US? AN ANALYSIS OF INDONESIAN PRESIDENT JOKO WIDODO’S... journal.binus.ac.id/index.php/jas/article/view/7318WHATyCES WRONG WITH US AN ANALYSIS OF INDONESIAN PRESIDENT JOKO WIDODOyCES journal binus ac index php jas article view 7318
- Key Features of Indonesia’s State Capitalism Under Jokowi | JAS (Journal of ASEAN... journal.binus.ac.id/index.php/jas/article/view/9075Key Features of IndonesiayCEs State Capitalism Under Jokowi JAS Journal of ASEAN journal binus ac index php jas article view 9075
- Journalism in the Age of Digital Autocracy: A Comparative ASEAN Perspective | JAS (Journal of ASEAN Studies).... doi.org/10.21512/jas.v10i2.9162Journalism in the Age of Digital Autocracy A Comparative ASEAN Perspective JAS Journal of ASEAN Studies doi 10 21512 jas v10i2 9162
| File size | 225.27 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Berdasarkan hasil penelitian, MAS Insan Mulia Merangin mengembangkan berbagai aspek ICT dalam kegiatan kesiswaan, antara lain penerimaan peserta didikBerdasarkan hasil penelitian, MAS Insan Mulia Merangin mengembangkan berbagai aspek ICT dalam kegiatan kesiswaan, antara lain penerimaan peserta didik
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini menyelidiki bagaimana diskriminasi struktural—terutama melalui praktik ijbār (perwalian paksa) dalam interpretasi hukum Islam—bertentanganPenelitian ini menyelidiki bagaimana diskriminasi struktural—terutama melalui praktik ijbār (perwalian paksa) dalam interpretasi hukum Islam—bertentangan
ULUMUNAULUMUNA Temuan menunjukkan bahwa cerita rakyat mengandung beragam nilai karakter yang relevan, seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial,Temuan menunjukkan bahwa cerita rakyat mengandung beragam nilai karakter yang relevan, seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial,
BINUSBINUS Namun, menghidupkan kembali Asian Studies secara fiskal akan membutuhkan upaya untuk membuat bidang ini lebih menarik bagi calon mahasiswa karena dominasiNamun, menghidupkan kembali Asian Studies secara fiskal akan membutuhkan upaya untuk membuat bidang ini lebih menarik bagi calon mahasiswa karena dominasi
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Al-Ahzab:56 menjadikan shalawat sebagai medium transformasi perilaku dan identitas anggota, serta mengatasi stigma sosial melalui lingkungan komunitasAl-Ahzab:56 menjadikan shalawat sebagai medium transformasi perilaku dan identitas anggota, serta mengatasi stigma sosial melalui lingkungan komunitas
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Noldeke mengklaim Al‑Quran diciptakan oleh Nabi Muhammad dan banyak isinya di-plagiarisme dari Alkitab. Kritik Noldeke dapat diringkas menjadi dua poin:Noldeke mengklaim Al‑Quran diciptakan oleh Nabi Muhammad dan banyak isinya di-plagiarisme dari Alkitab. Kritik Noldeke dapat diringkas menjadi dua poin:
UINSATUUINSATU Ia meremehkan potensi Islam politik meski menyaksikan manifestasinya selama penelitian lapangannya di Jawa. Studi sistematis tentang pandangan sarjanaIa meremehkan potensi Islam politik meski menyaksikan manifestasinya selama penelitian lapangannya di Jawa. Studi sistematis tentang pandangan sarjana
METROMETRO Setelah melakukan pembahasan terhadap problematika tersebut melalui pendekatan etika lingkungan; Antroposentrisme, Biosentrisme, Ekosentrisme, Eko-feminisme,Setelah melakukan pembahasan terhadap problematika tersebut melalui pendekatan etika lingkungan; Antroposentrisme, Biosentrisme, Ekosentrisme, Eko-feminisme,
Useful /
IAIN MADURAIAIN MADURA Temuan menunjukkan bahwa berbagai aset waqf dikelola dalam bentuk yang berbeda, berfungsi untuk pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Beberapa asetTemuan menunjukkan bahwa berbagai aset waqf dikelola dalam bentuk yang berbeda, berfungsi untuk pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Beberapa aset
IAIN MADURAIAIN MADURA Resisten tersembunyi didorong oleh biaya tinggi, beban administratif kompleks, dan tidak adanya keuntungan ekonomi yang jelas. Pendekatan edukasi yangResisten tersembunyi didorong oleh biaya tinggi, beban administratif kompleks, dan tidak adanya keuntungan ekonomi yang jelas. Pendekatan edukasi yang
UMPOUMPO Nilai-nilai tersebut terdiri dari paparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptif. Hasil studi menjelaskan bahwa UMKM industri makanan dan minuman dikategorikanNilai-nilai tersebut terdiri dari paparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptif. Hasil studi menjelaskan bahwa UMKM industri makanan dan minuman dikategorikan
STIM LPISTIM LPI Kedisiplinan juga terbukti memengaruhi kinerja guru secara positif, karena guru yang disiplin cenderung lebih produktif dan berkualitas. Selain itu, kepemimpinanKedisiplinan juga terbukti memengaruhi kinerja guru secara positif, karena guru yang disiplin cenderung lebih produktif dan berkualitas. Selain itu, kepemimpinan