JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF

Gender, Human Development, and EconomicsGender, Human Development, and Economics

Latar Belakang: Sumber daya alam perikanan menjadi potensi ekonomi yang memerlukan pengelolaan dengan baik dan bertanggungjawab untuk menjaga agar tetap lestari dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan keseimbangan ekosistem laut. Metode. Paper ini menggunakan metode kajian literatur yang bersumber dari literatur, seperti artikel ilmiah, buku, jurnal, dan media online. Temuan: Data menunjukan bahwa jumlah potensi sumber daya ikan pada WPPNRI 713 dari total keseluruhan 9 (Sembilan) jenis ikan tersebut pada tahun 2015 sekitar 1.026.599 ton dan hampir seluruhnya dalam status ter ekslpoitasi dan eksplotasi berlebih namun ironisnya Provinsi Barat berdasarkan data tahun 2017 hanya memanfaatkan sejumlah 56.100 Ton. Kesimpulan: Provinsi Sulawesi Barat berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang merupakan alur laut strategis karena banyak dilalui oleh Kapal Internasional, dengan minimnya pemanfaatan potensi sumber daya perikanan tangkap oleh Provinsi Sulawesi Barat seolah melewatkan kesempatan dan potensi yang ada, sehingga untuk pemanfaatannya perlu dilakukan upaya pembenahan dari berbagai aspek agar potensi sumber daya perikanan tangkap Provinsi Sulawesi Barat dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan bertanggungjawab.

Provinsi Sulawesi Barat memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang besar, namun pemanfaatannya masih sangat rendah.Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk armada kapal perikanan yang belum memadai, kurangnya infrastruktur pendukung seperti cold chain system, dan kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat.Untuk meningkatkan pemanfaatan potensi perikanan tangkap di Sulawesi Barat, diperlukan upaya perbaikan dari berbagai aspek, termasuk peningkatan kapasitas nelayan, pembangunan infrastruktur, dan penyusunan kebijakan yang mendukung.

Berdasarkan analisis terhadap potensi perikanan tangkap di Sulawesi Barat, beberapa arah penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi dari peningkatan investasi di sektor perikanan tangkap terhadap masyarakat lokal, khususnya nelayan tradisional. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan perikanan berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek ekologis dan ekonomi, termasuk penerapan sistem kuota penangkapan ikan yang adaptif. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi pengelolaan perikanan di Sulawesi Barat dengan daerah lain yang berhasil meningkatkan pemanfaatan potensi perikanan tangkapnya, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan relevan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap di Sulawesi Barat secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

  1. Potensi ekonomi dan pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap di Sulawesi Barat | Gender, Human Development,... journal-iasssf.com/index.php/GHDE/article/view/590Potensi ekonomi dan pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap di Sulawesi Barat Gender Human Development journal iasssf index php GHDE article view 590
Read online
File size332.21 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test