STPMATARAMSTPMATARAM
Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible TourismLombok Island possesses significant ecotourism potential with diverse ecosystems encompassing mountainous regions, coastal areas, and small islands. The development of ecotourism on Lombok Island demonstrates varying dynamics and requires comprehensive study. This research aims to analyze the development of ecotourism on Lombok Island through a systematic literature review, identifying the potential, challenges, and sustainability-based ecotourism development strategies across various regions of Lombok. The research employs a systematic literature review method by examining 17 scientific articles published between 2017 and 2025. Data were collected from national and international scientific journal databases, then analyzed thematically to identify patterns of ecotourism development in each region. The literature review indicates that ecotourism on Lombok Island develops with unique characteristics in each region. East Lombok is dominated by mangrove and coral reef ecotourism, North Lombok is rapidly developing with a community-based tourism model in Gili Trawangan and the Rinjani area, West Lombok focuses on forest and mangrove conservation, while Central Lombok develops green tourism villages. The main supporting factors include biodiversity richness, local community support, and conservation initiatives. The challenges faced encompass limited institutional capacity, pressure from mass tourism, environmental degradation, and inadequate supporting infrastructure. The development of ecotourism on Lombok Island demonstrates a positive trend but requires institutional strengthening, community capacity enhancement, and integrated policies to ensure long-term sustainability. The community-based ecotourism approach has proven effective in integrating environmental conservation with local economic empowerment.
Kajian literatur sistematis terhadap 17 artikel ilmiah tentang perkembangan ekowisata di Pulau Lombok menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki potensi ekowisata yang sangat besar dan beragam.Perkembangan ekowisata di berbagai wilayah Lombok menunjukkan variasi yang signifikan, dimana Lombok Utara (khususnya Gili Trawangan) berada pada tahap paling maju tetapi menghadapi tantangan keberlanjutan paling kompleks.Lombok Timur menunjukkan perkembangan yang relatif seimbang antara pertumbuhan ekonomi dengan konservasi lingkungan melalui pendekatan community-based ecotourism.Faktor-faktor yang mendukung perkembangan ekowisata meliputi kekayaan biodiversitas, dukungan masyarakat lokal, inisiatif konservasi, pengakuan internasional seperti UNESCO Global Geopark, dan tren global menuju pariwisata berkelanjutan.Namun demikian, sektor ekowisata di Lombok masih menghadapi tantangan signifikan berupa kapasitas kelembagaan yang terbatas, tekanan overtourism di beberapa lokasi, konflik kepentingan konservasi versus eksploitasi ekonomi, keterbatasan infrastruktur, dan kerentanan terhadap bencana alam.
Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi teknologi digital dalam pengelolaan ekowisata Lombok, seperti penggunaan platform virtual reality untuk promosi destinasi tanpa mengganggu ekosistem. Kedua, studi tentang dampak budaya lokal terhadap pengembangan ekowisata perlu dilakukan untuk memastikan keaslian tradisi tidak terkorupsi oleh komersialisasi. Ketiga, penelitian tentang adaptasi ekowisata terhadap perubahan iklim, khususnya di kawasan pesisir yang rentan terhadap erosi dan kenaikan permukaan air laut, dapat menjadi fokus penting. Dengan pendekatan ini, Lombok dapat memperkuat posisi sebagai destinasi ekowisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
| File size | 327.29 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA Program pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan model produksi closed-loop. Inovasi utamaProgram pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan model produksi closed-loop. Inovasi utama
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Optimalisasi ini diharapkan dapat mendukung transparansi pemerintahan desa, mempercepat layanan informasi, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalamOptimalisasi ini diharapkan dapat mendukung transparansi pemerintahan desa, mempercepat layanan informasi, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penerapan MMT tampak pada penyusunan rencana strategis lima tahunan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) di setiap unit kerja, serta pelaksanaanPenerapan MMT tampak pada penyusunan rencana strategis lima tahunan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) di setiap unit kerja, serta pelaksanaan
PRINPRIN Penggunaan rimpang kunyit sebagai bahan utama gummy rempah dan pemanfaatan limbah daunnya sebagai pupuk organik cair (POC) mencerminkan efisiensi pemanfaatanPenggunaan rimpang kunyit sebagai bahan utama gummy rempah dan pemanfaatan limbah daunnya sebagai pupuk organik cair (POC) mencerminkan efisiensi pemanfaatan
UNJUNJ Uji coba produk dilakukan melalui uji one-to-one (82,11%) dan uji small group (81,15%). Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakanUji coba produk dilakukan melalui uji one-to-one (82,11%) dan uji small group (81,15%). Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakan
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Namun dalam menjalankan sebuah konsep tersebut diperlukan adanya harmonisasi antara komponen dari struktur hukumnya yaitu para aparat penegak hukum. MetodeNamun dalam menjalankan sebuah konsep tersebut diperlukan adanya harmonisasi antara komponen dari struktur hukumnya yaitu para aparat penegak hukum. Metode
UNIKSUNIKS Penerapan asesmen yang tepat dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Kurikulum PAI harus dirancang secaraPenerapan asesmen yang tepat dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Kurikulum PAI harus dirancang secara
UMNUUMNU Limbah merupakan salah satu permasalahan yang belum terpecahkan. Limbah yang berasal dari hewan ternak menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi olehLimbah merupakan salah satu permasalahan yang belum terpecahkan. Limbah yang berasal dari hewan ternak menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh
Useful /
UNRAMUNRAM Selain itu, aplikasi dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan fitur canggih seperti AR berbasis lokasi, storytelling interaktif, dan konten pembelajaranSelain itu, aplikasi dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan fitur canggih seperti AR berbasis lokasi, storytelling interaktif, dan konten pembelajaran
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan jamaah masjid melalui pelatihan peternakan modern agar masyarakatKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan jamaah masjid melalui pelatihan peternakan modern agar masyarakat
STTABSTTAB 0 hingga Society 5. 0 telah mengubah pola hidup manusia secara drastis, termasuk di Indonesia yang masih berada pada tahap adaptasi terhadap Revolusi Industri0 hingga Society 5. 0 telah mengubah pola hidup manusia secara drastis, termasuk di Indonesia yang masih berada pada tahap adaptasi terhadap Revolusi Industri
STTABSTTAB Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-teologis, merujuk pada karya Calvin terutama Institutio Christianae Religionis. HasilPenelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-teologis, merujuk pada karya Calvin terutama Institutio Christianae Religionis. Hasil