IAINGAWIIAINGAWI

Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan KonselingAflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan Konseling

Artikel ini bertujuan untuk menemukan berbagai metode bimbingan dan konseling yang terdapat dalam al-Quran sebagai rujukan sekaligus landasasan bimbingan dan Konseling Islam. Fokus penelitian ini adalah menggali metode-metode bimbingan konseling Islam yang terdapat dalam surat an-Nahl ayat 125. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berjenis kajian pustaka (library research), Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis). Dari hasil penelitian diperoleh 3 (tiga) metode bimbingan dan konseling dalam surat–an-Nahl ayat 125, tiga metode tersebut adalah : 1) metode al-hikmah yang bisa dilakukan melalui komunikasi dengan asertif yang dapat menjangkau sisi emosional konseli sehingga ia benar benar merasakan sesi layanan bimbingan dan konseling yang bermakna; 2) metode Mauizatul Hasanah implementasinya adalah mengarahkan konseli mampu menerapkan cara dan persepektif dalam menghadapi permasalahan dengan meneladani sikap dan kerangka berfikir role model dari tokoh Islam, seperti Nabi, Rasul, Auliya, Ulama, sejarawan dan ilmuan; 3)metode Mujadalah pelaksanaan metode ini melalui penguasaan konten didukung dengan keahlian menguasai ketrampilan konseling dan skill konunikasi yang baik.

Metode bimbingan dan konseling sudah banyak ditemukan melalui literatur –literatur bimbingan dan konseling, namun perlu usaha lagi untuk menemukan metode konseling Islam dalam alquran ataupun hadis.Usaha mengali dan menemukan varian metode dari sumber keislaman dapat berkontribusi dalam khazanah keilmuan bimbingan dan konseling sehingga dapat dijadikan rujukan dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling baik di sekolah maupun madrasah.Dalam QS, an-Nahl 125 ini setidaknya ada tiga metode bimbingan dan konseling Islam.Asumsi yang kemudian timbul ialah tentu masih banyak lagi metode metode bimbingan dan konseling lain yang barangkali perlu digali dalam al-Quran maupun Hadis yang akan ditemukan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi metode-metode bimbingan dan konseling Islam lainnya yang terdapat dalam Al-Quran dan Hadis, sehingga khazanah metode konseling Islam semakin kaya dan beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran efektivitas penerapan metode-metode bimbingan dan konseling Islam dalam konteks pendidikan, sehingga dapat diketahui sejauh mana metode tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode al-hikmah, mauizah hasanah, dan mujadalah dalam mengatasi masalah-masalah konseling yang umum dihadapi oleh remaja, seperti masalah identitas, masalah pergaulan, dan masalah akademik, dengan melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen untuk membandingkan hasil yang diperoleh. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling Islam yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Read online
File size750.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test