IAINGAWIIAINGAWI

Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan KonselingAflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan Konseling

Pembelajaran bina diri di kelas VIII C sekolah luar biasa YPPABK Ngawi dalam praktiknya masih perlu banyak dikembangkan berdasarkan keluhan yang dialami guru mata pelajaran bina diri kelas VIII C saat pembelajaran bina diri sangat sering melakukan perilaku non adaptif saat pembelajaran berlangsung siswa sulit dikendalikan, sering tantrum dan menyakiti diri sendiri, siswa tidak fokus saat kontak mata, siswa sering meludahi, membanting dan merampas barang milik teman, siswa sering ijin ke kamar mandi dan tidak kembali ke kelas saat jam pelajaran masih berlangsung, siswa mengalami penurunan dalam respon saat komunikasi, siswa kurang mampu memahami intruksi sederhana seperti duduk, berdiri dan jongkok, siswa sering tidak masuk sekolah saat ada jadwal pelajaran bina diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bina diri di kelas VII C, mengetahui penyebab siswa melakukan perilaku non adaptif, penerapan bina diri dengan teknik modelling dan peningkatan perilaku adaptif sisiwa. Penggunaan teknik modelling dalam pelajaran bina diri diharapkan agar siswa lebih mudah memahami, mempraktikkan materi yang diberikan dan dapat meningkatkan perilaku adaptif yang ada. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif dengan model studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bina diri di kelas VIII C Sekolah Luar Biasa Ngawi. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah penerapan bina diri dengan teknik modelling dapat meningkatkan perilaku adaptif siswa kelas VIII C sekolah luar biasa YPPABK Ngawi. Teknik modelling ini memudahkan siswa dalam memahami, mempraktikkan materi yang disampaikan oleh guru dan meningkatkan perilaku adaptif siswa terlihat dari perubahan perilaku dan sikap siswa dalam berintraksi sosial dengan semua guru dan dengan teman satu kelasnya, mereka tidak pernah melakukan perilaku non adaptif seperti sebelumnya.

Setelah penerapan bina diri dengan teknik modelling dilaksanakan di kelas VIII C siswa sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran bina diri, siswa tidak lagi melakukan perilaku non adaptif, siswa lebih mudah dalam memahami dan mempraktikkan materi bina diri yang diberikan oleh guru, siswa lebih mudah dikendalikan dan diarahkan, siswa dapat mengontrol emosi dengan baik, siswa selalu mengikuti pelajaran bina diri sampai pelajaran selesai, semua siswa hadir saat pelajaran bina diri, siswa lebih fokus dalam komunikasi dan kontak mata, siswa lebih konsentrasi saat pelajaran berlangsung, sikap dan perilaku siswa mengalami perubahan dan siswa mengalami peningkatan pada perilaku adaptifnya.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan beberapa hal untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas teknik modelling dalam meningkatkan perilaku adaptif siswa dengan melibatkan lebih banyak subjek penelitian dan menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk memperoleh data yang lebih representatif. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi pembelajaran bina diri yang lebih inovatif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran lain yang dapat diterapkan untuk meningkatkan perilaku adaptif siswa, seperti penggunaan media pembelajaran yang interaktif atau pendekatan pembelajaran berbasis proyek.

Read online
File size384.98 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test