STTPBSTTPB
KURIOSKURIOSArtikel ini mengkaji konsep buah Roh dalam Galatia 5:22-24 sebagai habitus pneumatis yang membentuk kompetensi emosional peserta didik dalam konteks pendidikan karakter Kristiani. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis konseptual-hermeneutis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana sembilan manifestasi karpos tou pneumatos—kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri—dapat dipahami sebagai disposisi-disposisi pneumatis yang mentransformasi struktur afektif manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa formasi karakter Kristiani bukanlah modifikasi perilaku superfisial, melainkan restrukturisasi habitus secara mendasar melalui karya Roh Kudus. Artikel ini menawarkan model pedagogis berbasis habitus pneumatis yang mengintegrasikan dimensi teologis, psikologis, dan pedagogis dalam pembentukan kompetensi emosional yang holistik dan transformatif.
Artikel ini mengkonstruksi konsep habitus pneumatis berdasarkan Galatia 5.22-24 sebagai kerangka teologis-pedagogis untuk formasi kompetensi emosional dalam pendidikan karakter Kristiani.Sembilan manifestasi buah Roh, seperti kasih dan sukacita, membentuk disposisi-disposisi yang transforming manusia secara ontologis melalui karya Roh Kudus.Model habitus pneumatis yang dihasilkan mengintegrasikan dimensi teologis, psikologis, dan pedagogis untuk pendidikan karakter yang holistik.
Peneliti dapat mengkaji penerapan kerangka habitus pneumatis dalam konteks pendidikan formal dan informal, khususnya dalam sekolah umat beragama. Selain itu, dibutuhkan studi lanjutan untuk mengembangkan instrumen penilaian kompetensi emosional berbasis habitus pneumatis, terutama dalam konteks komunitas Kristen yang heterogen. Penelitian terkait integrasi teologi dan psikologi dalam pembentukan karakter juga perlu diperluas untuk menghasilkan model pendidikan yang bersifat interdisipliner dan adaptif terhadap dinamika sosial.
| File size | 410.83 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Masa Orde Lama menandai politisasi hukum untuk mendukung ideologi negara, sedangkan masa Orde Baru menegaskan politik hukum sentralistik dan otoriter denganMasa Orde Lama menandai politisasi hukum untuk mendukung ideologi negara, sedangkan masa Orde Baru menegaskan politik hukum sentralistik dan otoriter dengan
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Perubahan usia minimal perkawinan dari 16 menjadi 19 tahun bagi perempuan merupakan respon terhadap putusan Mahkamah Konstitusi serta dorongan kuat masyarakatPerubahan usia minimal perkawinan dari 16 menjadi 19 tahun bagi perempuan merupakan respon terhadap putusan Mahkamah Konstitusi serta dorongan kuat masyarakat
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Muncul pertanyaan tentang bagaimana merumuskan status ketuhanan Yesus di hadapan Bapa. Konsep awal gereja dalam memahami hubungan antara Bapa, Anak, danMuncul pertanyaan tentang bagaimana merumuskan status ketuhanan Yesus di hadapan Bapa. Konsep awal gereja dalam memahami hubungan antara Bapa, Anak, dan
STTPBSTTPB Dalam konteks perkembangan teknologi, 1 Korintus 10:23 menekankan bahwa banyak hal yang diperbolehkan, tetapi tidak semua hal bermanfaat. Hal ini membukaDalam konteks perkembangan teknologi, 1 Korintus 10:23 menekankan bahwa banyak hal yang diperbolehkan, tetapi tidak semua hal bermanfaat. Hal ini membuka
RCRSRCRS Dalam konteks ini, Kitab Mazmur menawarkan refleksi teologis yang relevan untuk mengkritik ketidakadilan agraria. Artikel ini menganalisis tema tanah padaDalam konteks ini, Kitab Mazmur menawarkan refleksi teologis yang relevan untuk mengkritik ketidakadilan agraria. Artikel ini menganalisis tema tanah pada
MKRIMKRI Penelitian ini menelaah bagaimana netralitas presiden dipahami dari perspektif Konstitusi dan nilai‑nilai etik, dengan menggunakan pendekatan yuridisPenelitian ini menelaah bagaimana netralitas presiden dipahami dari perspektif Konstitusi dan nilai‑nilai etik, dengan menggunakan pendekatan yuridis
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Analisa data dilakukan dengan univariat dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan data sebagianAnalisa data dilakukan dengan univariat dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan data sebagian
STAK PESATSTAK PESAT Allah memanggil pemimpin berdasarkan hak istimewa dan kedaulatanNya serta rancangan bagi realisasi pekerjaanNya yang ingin memberdayakan manusia ciptaanNyaAllah memanggil pemimpin berdasarkan hak istimewa dan kedaulatanNya serta rancangan bagi realisasi pekerjaanNya yang ingin memberdayakan manusia ciptaanNya
Useful /
UMSUMS The results show that there is a significant short-term impact across all funds and most stocks, and elections have different impacts on volatility. Therefore,The results show that there is a significant short-term impact across all funds and most stocks, and elections have different impacts on volatility. Therefore,
UMSUMS Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara orientasi strategis bisnis (kepemimpinan biaya dan diferensiasi inovatif) dengan profitabilitas perbankan,Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara orientasi strategis bisnis (kepemimpinan biaya dan diferensiasi inovatif) dengan profitabilitas perbankan,
JOURNALWEBJOURNALWEB Putusan cerai talak tahun 2017 (sebelum adanya SEMA Nomor 1 Tahun 2017) menunjukkan bahwa hakim menghukum suami untuk membayar nafkah iddah pada saat pengucapanPutusan cerai talak tahun 2017 (sebelum adanya SEMA Nomor 1 Tahun 2017) menunjukkan bahwa hakim menghukum suami untuk membayar nafkah iddah pada saat pengucapan
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Apabila bakterinya mati, virus ikut mati atau nonaktif. Selimut virus Korona baru juga bisa dihancurkan oleh klor. Para peneliti juga sudah menemukan jejakApabila bakterinya mati, virus ikut mati atau nonaktif. Selimut virus Korona baru juga bisa dihancurkan oleh klor. Para peneliti juga sudah menemukan jejak