STIMLASHARANJAYASTIMLASHARANJAYA

Jurnal Aplikasi Manajemen, Ekonomi dan BisnisJurnal Aplikasi Manajemen, Ekonomi dan Bisnis

Pengangguran dan pengelolaan sampah padat (SWM) merupakan tantangan utama di Nigeria, dengan tingkat pengangguran pemuda yang kritis serta praktik pembuangan sampah yang membebani keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi penciptaan lapangan kerja dan SWM melalui alokasi sumber daya berbasis goal programming, memanfaatkan potensi SWM terintegrasi seperti daur ulang dan pemulihan material untuk mengubah limbah menjadi kekayaan, menciptakan peluang kerja, dan mendorong konservasi lingkungan. Menggunakan data sekunder dari Badan Statistik Nasional (NBS) dan Dewan Perlindungan Lingkungan Abuja (AEPB) serta wawancara pemangku kepentingan, model optimisasi multi‑objektif dibangun dengan pendekatan goal programming, yang menunjukkan bahwa alokasi optimal sumber daya dalam pengumpulan dan daur ulang sampah dapat menciptakan lebih dari 1.400 pekerjaan, menawarkan solusi praktis terhadap krisis pengangguran Nigeria sekaligus memajukan praktik pengelolaan sampah berkelanjutan.

Implementasi optimalisasi pengelolaan sampah padat di Nigeria dengan pendekatan goal programming memerlukan adopsi model canggih serta kolaborasi pemangku kepentingan publik dan swasta, didukung data akurat, investasi infrastruktur, peningkatan kapasitas teknis, dan kampanye kesadaran publik.Kebijakan pengelolaan sampah yang ditingkatkan akan menciptakan peluang kerja bagi tenaga kerja terampil, semi‑terampil, dan tidak terampil, serta memerlukan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berkapasitas kecil dekat permukiman dan program edukasi berbasis panduan lokal.Penambahan fasilitas tersebut akan membuka beragam posisi pekerjaan, termasuk insinyur, peneliti, staf administrasi, dan tenaga pemasaran, sehingga meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Saran penelitian selanjutnya meliputi: (1) meneliti efektivitas model goal programming berbasis data real‑time dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya antara kegiatan pengumpulan dan daur ulang sampah, dengan membandingkan hasilnya terhadap model statis yang digunakan pada studi ini; (2) mengevaluasi dampak sosial‑ekonomi penerapan fasilitas pengolahan sampah berkapasitas kecil di daerah peri‑urban Nigeria, khususnya bagaimana keberadaan fasilitas tersebut mempengaruhi tingkat pendapatan, keterampilan, dan partisipasi komunitas lokal dalam program kesadaran lingkungan; serta (3) mengembangkan kerangka kerja integratif yang menggabungkan analisis siklus hidup (life‑cycle assessment) dengan tujuan penciptaan lapangan kerja, untuk menilai kontribusi keseluruhan sistem pengelolaan sampah terhadap agenda pembangunan berkelanjutan, serta mengidentifikasi kebijakan publik yang paling mendukung implementasi skala besar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat bagi pembuat kebijakan, memperluas pemahaman tentang hubungan antara pengelolaan sampah dan penciptaan pekerjaan, serta menawarkan rekomendasi praktis bagi pengembangan infrastruktur dan pelatihan tenaga kerja di sektor tersebut.

Read online
File size416.87 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test