JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial TeknikEquivalent: Jurnal Ilmiah Sosial TeknikPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil perhitungan kebutuhan air irigasi antara metode KP-01 dan perangkat lunak Cropwat 8.0 di Daerah Irigasi Rentang, Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Data yang digunakan meliputi data iklim dan curah hujan selama 10 tahun terakhir (2014-2023) dari Stasiun Meteorologi Kertajati, Stasiun Meteorologi Jatiwangi, dan Stasiun Hujan Ciwaringin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi yang dihitung oleh metode KP-01 lebih tinggi daripada Cropwat 8.0. Pada metode KP-01, rata-rata kebutuhan irigasi mencapai 0,85 lt/detik/ha, dengan kebutuhan tertinggi sebesar 2,01 lt/detik/ha (November I) dan terendah sebesar 0,00 lt/detik/ha. Sementara itu, metode Cropwat 8.0 menunjukkan rata-rata kebutuhan air sebesar 0,36 lt/detik/ha, dengan kebutuhan tertinggi sebesar 1,14 lt/detik/ha (November) dan terendah sebesar 0,05 lt/detik/ha (Juli). Perbedaan ini disebabkan oleh variasi metode perhitungan pada kedua metode tersebut.
Penelitian ini telah mengungkapkan perbedaan signifikan dalam estimasi kebutuhan air irigasi antara metode KP-01 dan perangkat lunak Cropwat 8.0, yang menunjukkan bagaimana pendekatan metodologis dapat mempengaruhi strategi pengelolaan air dalam sistem pertanian.Metode KP-01 secara konsisten memberikan estimasi yang lebih tinggi, terutama karena mengandalkan metode Modified Penman untuk menghitung evapotranspirasi referensi, perlakuan yang disederhanakan terhadap curah hujan efektif melalui faktor pengurangan tetap, dan penggunaan koefisien tanaman yang berasal dari standar perencanaan nasional.0, yang menerapkan persamaan Penman-Monteith dan mengikuti pedoman FAO untuk curah hujan efektif dan koefisien tanaman, cenderung menghasilkan persyaratan irigasi yang lebih moderat dan mungkin lebih efisien.Temuan ini menegaskan tujuan penelitian dengan menekankan bahwa pemilihan metode estimasi irigasi harus mempertimbangkan tidak hanya akurasi tetapi juga keterterapan konteks terhadap kondisi iklim dan agronomi yang spesifik.Implikasi penelitian ini menyarankan bahwa meskipun KP-01 mungkin sesuai untuk perencanaan air konservatif atau daerah dengan pasokan air yang melimpah, Cropwat 8.0 lebih cocok untuk area yang menghadapi kendala air, karena mendukung alokasi sumber daya yang lebih efisien.Sejalan dengan ini, studi masa depan harus mempertimbangkan validasi hasil di berbagai zona agro-ekologis, mengintegrasikan data meteorologi waktu nyata, dan mengeksplorasi pendekatan hibrida yang menggabungkan metode empiris dan berbasis model.Perkembangan tersebut dapat berkontribusi pada kemajuan perencanaan irigasi presisi dan penggunaan air pertanian yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian iklim yang semakin meningkat.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi hasil di berbagai zona agro-ekologis, mengintegrasikan data meteorologi waktu nyata, dan mengeksplorasi pendekatan hibrida yang menggabungkan metode empiris dan berbasis model. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas antara metode KP-01 dan Cropwat 8.0 di berbagai daerah irigasi dengan karakteristik iklim dan agronomi yang berbeda. Studi ini dapat membantu memahami keunggulan dan keterbatasan masing-masing metode dalam konteks spesifik dan memberikan rekomendasi yang lebih akurat untuk perencanaan irigasi yang efektif dan berkelanjutan.
- APLIKASI CROPWAT 8.0 UNTUK MERENCANAKAN POLA TANAM OPTIMAL DAN MEMAKSIMALKAN HASIL PERTANIAN DI KECAMATAN... jurnalsda-dev.pusair-pu.go.id/index.php/JSDA/article/view/772APLIKASI CROPWAT 8 0 UNTUK MERENCANAKAN POLA TANAM OPTIMAL DAN MEMAKSIMALKAN HASIL PERTANIAN DI KECAMATAN jurnalsda dev pusair pu go index php JSDA article view 772
- ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI MENGGUNAKAN METODE CROPWAT VERSION 8.0 | Inersia: Jurnal Teknik Sipil.... doi.org/10.33369/ijts.10.2.61-68ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI MENGGUNAKAN METODE CROPWAT VERSION 8 0 Inersia Jurnal Teknik Sipil doi 10 33369 ijts 10 2 61 68
| File size | 845.4 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Sub-daerah aliran sungai (DAS) Bogowonto Hulu memiliki potensi banjir yang tinggi, terutama pada musim hujan. Banjir ini menimbulkan kerugian fisik, sosial,Sub-daerah aliran sungai (DAS) Bogowonto Hulu memiliki potensi banjir yang tinggi, terutama pada musim hujan. Banjir ini menimbulkan kerugian fisik, sosial,
UNILAUNILA Persepsi masyarakat Desa Pesawaran Indah terhadap keterkaitan ketersediaan air dengan kondisi hutan berkisar 64%-73%, masyarakat bersedia membayar rehabilitasiPersepsi masyarakat Desa Pesawaran Indah terhadap keterkaitan ketersediaan air dengan kondisi hutan berkisar 64%-73%, masyarakat bersedia membayar rehabilitasi
IPBIPB Kandungan Pb pada air sumur tinggi pada kedua musim. Konsentrasi nitrat dan Pb melebihi standar kualitas air limbah, sehingga air lindi tidak layak dibuangKandungan Pb pada air sumur tinggi pada kedua musim. Konsentrasi nitrat dan Pb melebihi standar kualitas air limbah, sehingga air lindi tidak layak dibuang
IPBIPB Penelitian ini menunjukkan interaksi kompleks antara perubahan tutupan lahan dan dinamika keberlanjutan di Kabupaten Cianjur antara 2011–2021. PenurunanPenelitian ini menunjukkan interaksi kompleks antara perubahan tutupan lahan dan dinamika keberlanjutan di Kabupaten Cianjur antara 2011–2021. Penurunan
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi algoritma pembelajaran mesin yang lebih canggih serta menganalisis dampak faktor eksternal seperti perubahanPenelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi algoritma pembelajaran mesin yang lebih canggih serta menganalisis dampak faktor eksternal seperti perubahan
UNSUNS Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui regulasi peraturan perundangan -undangan tentang peradilan lingkungan di Indonesia dan bagaimana konsep membangunTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui regulasi peraturan perundangan -undangan tentang peradilan lingkungan di Indonesia dan bagaimana konsep membangun
CBIORECBIORE Studi kasus menunjukkan bahwa pemanfaatan energi hidrokinetik dari lokasi potensial sangat menjanjikan untuk elektrifikasi pedesaan. Makalah ini pentingStudi kasus menunjukkan bahwa pemanfaatan energi hidrokinetik dari lokasi potensial sangat menjanjikan untuk elektrifikasi pedesaan. Makalah ini penting
UMSUMS Metode penelitian menggunakan metode survey dengan alat geolistrik berdasarkan resistivitas batuan bawah permukaan hasil eksplorasi geofisika dengan metodeMetode penelitian menggunakan metode survey dengan alat geolistrik berdasarkan resistivitas batuan bawah permukaan hasil eksplorasi geofisika dengan metode
Useful /
IPBIPB Hasil analisis leverage MDS dilakukan dengan mengamati bentuk perubahan Root Mean Square (RMS). Semakin tinggi nilai RMS, semakin signifikan peran atributHasil analisis leverage MDS dilakukan dengan mengamati bentuk perubahan Root Mean Square (RMS). Semakin tinggi nilai RMS, semakin signifikan peran atribut
IPBIPB Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei online terhadap 200 responden berusia 13-18 tahun. Hasil menunjukkan penggunaan berlebihanMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei online terhadap 200 responden berusia 13-18 tahun. Hasil menunjukkan penggunaan berlebihan
IPBIPB Peningkatan ini dibuktikan dengan nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya mencapaiPeningkatan ini dibuktikan dengan nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai
UNILAUNILA Sengon laut adalah tanaman yang secara alami mampu bersimbiosis dengan bakteri penambat nitrogen (Rhizobium). Urea adalah jenis pupuk dengan kandunganSengon laut adalah tanaman yang secara alami mampu bersimbiosis dengan bakteri penambat nitrogen (Rhizobium). Urea adalah jenis pupuk dengan kandungan