UMSUMS

Forum GeografiForum Geografi

Penelitian ini bertujuan mendeteksi keberadaan air tanah di Pulau Buhias Kecamatan Siau Timur Selatan Kabupaten Sitaro. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan alat geolistrik berdasarkan resistivitas batuan bawah permukaan hasil eksplorasi geofisika dengan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Metode Geolistrik Resistivitas dilakukan dengan cara menginjeksikan arus ke permukaan bumi kemudian diukur beda potensialnya. Penelitian ini terdiri atas 4 lintasan dimana setiap lintasan dibuat model bentangan lapisan tanah di bawah permukaan tanah. Hasil eksplorasi kemudian diolah dengan menggunakan software RES2DINV untuk melihat data lapisan tanah berdasarkan nilai resistivitas (2D). Hasil interpretasi dari lintasan 1 sampai 4 menyimpulkan bahwa terdapat lapisan air tanah. Keadaan air tanah dominan mengandung garam (payau). Lokasi lintasan dicekungan sampai ke wilayah dataran rendah yang sebagian besar merupakan rawa dengan vegetasi mangrove. Lokasi tersebut merupakan daerah pertemuan antara hasil limpasan air hujan yang jatuh dari perbukitan dengan air laut. Batuan dasar sebagai penyusun lapisan-lapisan batuan terbentuk dari endapan sedimen laut yang membawa mineral-mineral garam.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada lintasan 1 sampai 4, daerah tersebut merupakan akuifer.Air tanah dominan di daerah studi mengandung garam atau berair payau, sehingga kebutuhan air tanah bagi masyarakat terbatas pada keperluan mandi, mencuci, dan fasilitas toilet.Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada pemerintah daerah dan didukung oleh masyarakat untuk membuat kolam penampungan air hujan guna mengatasi kekurangan air pada musim kemarau serta menanami daerah aliran sungai.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi variasi temporal kualitas air tanah dengan melakukan pemantauan resistivitas dan analisis kimia pada musim hujan dan kemarau untuk mengidentifikasi perubahan salinitas secara dinamis. Selain itu, studi komparatif antara metode geolistrik Wenner-Schlumberger dengan teknik geofisika lainnya seperti elektromagnetik dan seismik dapat menentukan keakuratan dan efisiensi masing‑masing dalam mendeteksi lapisan akuifer di wilayah pesisir. Selanjutnya, penelitian interdisipliner yang mengintegrasikan model hidrologi spasial dengan data resistivitas dapat memprediksi potensi penyerapan air hujan dan dampaknya terhadap keberlanjutan sumber daya air di pulau kecil, sehingga memberikan dasar ilmiah bagi perencanaan infrastruktur air yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Read online
File size865.71 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test