POLBANPOLBAN

JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga)JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga)

Beban non-linier dan distorsi harmonik merupakan dua hal yang sangat berpengaruh pada sistem ketenagalistrikan. Hal ini juga berpengaruh pada sistem distribusi sendiri (self-usage) di PLTS 1 MW Cirata, sebuah badan riset untuk pembangkit listrik tenaga surya di bawah PT PLN Nusantara Power UP Cirata. Terdapat besaran arus netral sebesar 36,2 A dengan besar arus fasa yang berbeda dan terindikasi adanya harmonik arus sebesar 19,72%, dimana melebihi standar IEEE-519 Tahun 2022. Ketidakseimbangan muncul akibat pembebanan yang tidak merata dan harmonik dapat muncul akibat adanya beban non-linier. Keduanya dapat menyebabkan panas berlebih pada beban ataupun kabel, terjadinya short circuit, bahkan kebakaran dan mati total. Penelitian ini melakukan pengajuan rekomendasi dalam mengurangi keberadaan besaran arus pada netral pada titik distibusi BUS A di PS (Power Supply) PLTS lewat penyeimbangan beban dan mereduksi harmonik untuk mengurangi besar arus pada netral menggunakan media simulasi ETAP 19.0.1. Data hasil pengukuran dijadikan referensi untuk simulasi kondisi eksisting. Baik ketidakseimbangan beban ataupun pemodelan pereduksi harmonik filter pasif single-tuned dirancang berdasarkan perhitungan matematis dan simulasi. Hasil pemodelan menunjukan bahwa ketidakseimbangan dapat direduksi dari 42,5% menjadi 3,867% dengan pemerataan beban. Kadar distorsi harmonik (Total Harmonic Distortion) juga direduksi dengan pemasangan filter, minimal reduksi sebesar 79,76% dan maksimal 95,49% dari kadar awal.

Berdasarkan hasil simulasi pembebanan dan harmonik arus menggunakan ETAP 19.1 pada PLTS 1 MW Cirata dengan kondisi beban maksimal, diketahui bahwa sistem mengalami ketidakseimbangan beban sebesar 42,5% dan kadar harmonik arus (THDi) sebesar 19,72% serta harmonik tegangan (THDv) sebesar 16,42%.Ketidakseimbangan beban tersebut tergolong “sangat buruk menurut standar PT Direksi PLN, namun berhasil diturunkan menjadi 3,867% (kategori “baik) melalui pemetaan ulang beban antar fasa.Kemudian, analisis harmonik menunjukkan bahwa harmonik dominan berada pada orde ke-5 dan ke-7, sehingga dilakukan perancangan filter pasif tipe single-tuned untuk masing-masing orde.Setelah pemasangan kedua filter secara bersamaan, diperoleh hasil THDi sebesar 0,889% dan THDv sebesar 2,14%, yang telah memenuhi standar IEEE 519-2022 dan memiliki hasil yang paling minimal dibanding dengan pemasangan filter harmonik pasif untuk orde 5 ataupun orde 7 saja.

Penelitian ini berfokus pada simulasi, sehingga studi lanjutan yang berfokus pada implementasi nyata akan sangat bermanfaat. Studi lanjutan dapat dilakukan dengan menguji efektivitas filter harmonik pasif single-tuned secara langsung di lapangan. Eksplorasi optimasi penempatan filter pada jaringan yang lebih kompleks juga menarik untuk diteliti, misalnya dengan variasi topologi atau penambahan beban dinamis. Selain itu, studi perbandingan dengan metode mitigasi harmonik lain, seperti filter aktif atau metode kompensasi daya reaktif, dapat memberikan wawasan komprehensif terkait solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas daya pada PLTS. Studi komparatif tentang efisiensi biaya antara penyeimbangan beban dan pemasangan filter harmonik juga penting untuk dipertimbangkan dalam perencanaan sistem PLTS yang optimal.

  1. Literature Review: Kajian Potensi Energi Surya Alternatif Energi Listrik | Kharisma | Jurnal Energi Baru... ejournal2.undip.ac.id/index.php/jebt/article/view/23956Literature Review Kajian Potensi Energi Surya Alternatif Energi Listrik Kharisma Jurnal Energi Baru ejournal2 undip ac index php jebt article view 23956
  2. PERENCANAAN FILTER PASIF PADA SISI TEGANGAN RENDAH UNTUK MENGURANGI HARMONISA BEBAN NON-LINEAR DI DEPARTEMEN... doi.org/10.14710/transient.v10i3.543-551PERENCANAAN FILTER PASIF PADA SISI TEGANGAN RENDAH UNTUK MENGURANGI HARMONISA BEBAN NON LINEAR DI DEPARTEMEN doi 10 14710 transient v10i3 543 551
  3. Analisis Penyempurnaan Nilai Harmonisa Pada Gardu Traksi Kereta Rel Listrik (KRL) Jalur Pesing – Duri... doi.org/10.23960/elc.v18n2.2560Analisis Penyempurnaan Nilai Harmonisa Pada Gardu Traksi Kereta Rel Listrik KRL Jalur Pesing An Duri doi 10 23960 elc v18n2 2560
  1. #pembangkit listrik#pembangkit listrik
  2. #hartley analisis harmonik#hartley analisis harmonik
Read online
File size724.85 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2sG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test