UNIPAUNIPA
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIAJURNAL KEHUTANAN PAPUASIAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan longsor dan peta penyebarannya di kawasan Cagar Alam Pegunungan Arfak dimana dari hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi secara umum tentang tingkat kerentanan longsor pada daerah rawan longsor di kawasan CAPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan melihat pengaruh dari masing-masing variabel longsor guna menentukan tingkat kerentanan longsor dengan variable utama yang diamati antara lain: faktor kelerengan, curah hujan dan jenis tanah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat beberapa kelas lereng pada kasawan CAPA dimana sebagian besar wilayah berada pada tingkat kelerengan > 45°. Sementara jenis tanah yang dominan yakni dari jenis kompleks podsolik, alluvial dan latosol. Namun secara umum, intensitas curah hujan terlihat cukup kecil. Dari hasil analisis, luas kawasan yang rawan terjadi longsor sebesar 53.753,78 (64,56%), luas Kawasan dengan tingkat kerawanan sedang sebesar 25.815,58 (31,00%) dan luas kawasan yang tidak rawan sebesar 3.681,65 (4,42%).
Penelitian ini berhasil memetakan tingkat kerentanan longsor di Cagar Alam Pegunungan Arfak menggunakan Sistem Informasi Geografis, dengan mengidentifikasi faktor kelerengan, jenis tanah, dan curah hujan sebagai variabel utama.Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah, yakni 64,56%, tergolong rawan longsor dan direkomendasikan sebagai kawasan lindung, sementara 31,00% area dikategorikan kerawanan sedang sebagai kawasan penyangga.Informasi ini sangat penting untuk perencanaan tata ruang dan mitigasi bencana, memastikan pengelolaan wilayah konservasi yang lebih adaptif dan berbasis risiko di masa mendatang.
Mengingat bahwa studi ini memberikan fondasi penting dalam pemetaan daerah rawan longsor di Cagar Alam Pegunungan Arfak, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan akurasi mitigasi bencana. Pertama, penelitian mendatang dapat memperluas cakupan variabel yang dianalisis; selain kelerengan, jenis tanah, dan curah hujan, akan sangat relevan untuk memasukkan faktor-faktor geologi yang lebih spesifik seperti struktur batuan, keberadaan sesar, dan sifat hidrologi sub-permukaan, serta dinamika perubahan tutupan lahan akibat aktivitas manusia atau proses alami. Kedua, untuk meningkatkan validasi dan resolusi spasial, studi dapat melakukan survei geologi dan geomorfologi yang lebih intensif di zona-zona kerawanan tinggi yang teridentifikasi, memanfaatkan teknologi penginderaan jauh resolusi sangat tinggi seperti citra satelit atau data LiDAR yang mampu mendeteksi deformasi lahan mikro, serta penggunaan drone untuk pemantauan periodik. Ketiga, mengingat variabilitas iklim, investigasi mendalam tentang bagaimana skenario perubahan iklim di masa depan, khususnya pola curah hujan ekstrem, dapat memengaruhi frekuensi dan intensitas kejadian longsor menjadi krusial; ini dapat dipadukan dengan pengembangan model prediktif berbasis machine learning yang mampu memberikan peringatan dini dengan probabilitas dan interval waktu yang lebih akurat, bukan hanya klasifikasi statis. Akhirnya, mengintegrasikan pengetahuan lokal dan partisipasi aktif masyarakat dalam sistem pemantauan berbasis komunitas dapat menjadi inovasi penelitian untuk membangun mekanisme peringatan dini yang lebih efektif dan responsif di wilayah yang luas dan sulit dijangkau ini.
| File size | 1.61 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Daerah penyangga nyaris menjadi sumber daya open access, dengan konversi lahan menjadi perkebunan dan ladang. Tingginya ketergantungan masyarakat padaDaerah penyangga nyaris menjadi sumber daya open access, dengan konversi lahan menjadi perkebunan dan ladang. Tingginya ketergantungan masyarakat pada
POLBANPOLBAN Sistem perpindahan gigi otomatis berhasil dirancang dan diuji dengan tingkat keberhasilan 60,37% dalam menyesuaikan gigi berdasarkan kondisi jalan aktual.Sistem perpindahan gigi otomatis berhasil dirancang dan diuji dengan tingkat keberhasilan 60,37% dalam menyesuaikan gigi berdasarkan kondisi jalan aktual.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Isu privasi dan hukum menjadi tantangan dalam penggunaan big data.meskipun big data memiliki banyak manfaat bagi perusahaan, di sisi lain big data jugaIsu privasi dan hukum menjadi tantangan dalam penggunaan big data.meskipun big data memiliki banyak manfaat bagi perusahaan, di sisi lain big data juga
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Basis data gambar RGB-D dibuat berdasarkan empat pola pegang penting (silinder, bola, tripod, dan lateral). Sampel gambar dalam kumpulan data RGB-D diperolehBasis data gambar RGB-D dibuat berdasarkan empat pola pegang penting (silinder, bola, tripod, dan lateral). Sampel gambar dalam kumpulan data RGB-D diperoleh
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Informasi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 34 wilayah di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2021. Dalam penelitian ini digunakan least squareInformasi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 34 wilayah di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2021. Dalam penelitian ini digunakan least square
UNIKOMUNIKOM Tingkat cukup rawan merupakan kelas terluas, menyebar di wilayah berbukit (51–300 m dpl) pada lima kecamatan, sementara tingkat kurang rawan dan tidakTingkat cukup rawan merupakan kelas terluas, menyebar di wilayah berbukit (51–300 m dpl) pada lima kecamatan, sementara tingkat kurang rawan dan tidak
INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE Hasil tinjauan ini menunjukkan bahwa implementasi bahu, peningkatan lebar bahu hingga 8 kaki, dan peningkatan jenis bahu dapat terbukti menjadi tindakanHasil tinjauan ini menunjukkan bahwa implementasi bahu, peningkatan lebar bahu hingga 8 kaki, dan peningkatan jenis bahu dapat terbukti menjadi tindakan
STTSSTTS Abstrak— Perencanaan strategis sistem informasi merupakan unsur penting dalam pelaksanaan manajemen strategis sistem informasi di sebuah perusahaan.Abstrak— Perencanaan strategis sistem informasi merupakan unsur penting dalam pelaksanaan manajemen strategis sistem informasi di sebuah perusahaan.
Useful /
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes esai untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi tipe kepribadian.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes esai untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi tipe kepribadian.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Produk yang dihasilkan proyek sistem informasi dipatok mempunyai fitur sesuai rancangan, memenuhi batasan performance yang telah ditetapkan dan mudah pemeliharaannya.Produk yang dihasilkan proyek sistem informasi dipatok mempunyai fitur sesuai rancangan, memenuhi batasan performance yang telah ditetapkan dan mudah pemeliharaannya.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Sebagian besar guru bahasa Inggris di Kabupaten Dompu belum pernah mengikuti pelatihan pembuatan multimedia pembelajaran interaktif, sehingga belum tersediaSebagian besar guru bahasa Inggris di Kabupaten Dompu belum pernah mengikuti pelatihan pembuatan multimedia pembelajaran interaktif, sehingga belum tersedia
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Tujuan penelitian ini adalah membentuk model fuzzy untuk data time series menggunakan metode tabel lookup dengan transformasi logaritma dan diferensi sertaTujuan penelitian ini adalah membentuk model fuzzy untuk data time series menggunakan metode tabel lookup dengan transformasi logaritma dan diferensi serta