UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariKonservasi merupakan upaya untuk mengembalikan sumber daya alam ke habitatnya untuk memulihkan keseimbangan ekosistem, yang dapat dilakukan secara in-situ dan ex-situ. Upaya konservasi anggrek Coelogyne rochussenii sangat penting untuk menjaga kelestariannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi anggrek C. rochussenii dari Suaka Margasatwa Bukit Rimbang dan Bukit Baling sebagai sumber eksplan kultur jaringan untuk mendukung upaya konservasi ex-situ. Sampel tanaman anggrek diperoleh melalui eksplorasi di tiga lokasi dengan ketinggian 92 mdpl, kemudian dilakukan karakterisasi morfologi daun, pseudobulb, akar, dan buah. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa pseudobulb muda, daun muda, akar sehat, dan buah yang matang secara fisiologis dari anggrek C. rochussenii yang diperoleh dapat digunakan sebagai sumber eksplan untuk mendukung upaya konservasi ex-situ.
Anggrek Coelogyne rochussenii De Vriese yang ditemukan di tiga lokasi di Suaka Margasatwa Bukit Rimbang dan Bukit Baling berpotensi menjadi sumber eksplan dalam upaya konservasi ex-situ.Empat jenis eksplan yang dapat digunakan dalam konservasi anggrek C.rochussenii adalah satu buah yang matang secara fisiologis, tujuh pseudobulb muda, empat belas daun muda, dan akar yang sehat.Penelitian ini memberikan informasi penting untuk pengembangan teknik konservasi ex-situ anggrek C.rochussenii, yang selanjutnya dapat mendukung upaya pelestarian spesies ini di habitat aslinya.
Penelitian lanjutan mengenai konservasi anggrek Coelogyne rochussenii dapat difokuskan pada beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan protokol kultur jaringan dengan memvariasikan komposisi media dan kondisi inkubasi, sehingga didapatkan hasil perbanyakan yang lebih efektif dan efisien. Kedua, studi tentang pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan dan perkembangan planlet anggrek hasil kultur jaringan juga perlu dilakukan, untuk meningkatkan kualitas bibit yang dihasilkan. Ketiga, penelitian mengenai teknik aklimatisasi yang tepat untuk planlet anggrek Coelogyne rochussenii dari kultur jaringan juga sangat penting, agar bibit dapat bertahan hidup dan tumbuh dengan baik di lingkungan luar laboratorium. Dengan demikian, upaya konservasi ex-situ anggrek Coelogyne rochussenii dapat berjalan lebih sukses dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.
- Embryogenic Callus Induction from Leaf Tip Explants and Protocorm-Like Body Formation and Shoot Proliferation... agrivita.ub.ac.id/index.php/agrivita/article/view/895Embryogenic Callus Induction from Leaf Tip Explants and Protocorm Like Body Formation and Shoot Proliferation agrivita ub ac index php agrivita article view 895
- Establishing a secure connection .... establishing secure connection hold tight security service protect... doi.org/10.1590/1984-70332017v17n3a30Establishing a secure connection establishing secure connection hold tight security service protect doi 10 1590 1984 70332017v17n3a30
- In Vitro Regeneration of Dendrobium sp. of Orchid Using Leaf Tip as Explant | Journal of Environmental... banglajol.info/index.php/JESNR/article/view/26869In Vitro Regeneration of Dendrobium sp of Orchid Using Leaf Tip as Explant Journal of Environmental banglajol index php JESNR article view 26869
- In vitro Direct Regeneration from Node and Leaf Explants of Phalaenopsis cv. Surabaya | Plant Tissue... banglajol.info/index.php/PTCB/article/view/26254In vitro Direct Regeneration from Node and Leaf Explants of Phalaenopsis cv AcSurabayaAe Plant Tissue banglajol index php PTCB article view 26254
| File size | 1.91 MB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-8I |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
APTKLHIAPTKLHI Intensitas cahaya berkisar antara 291 lux hingga 970 lux dan tingkat kebisingan berkisar antara 49 dB hingga 52,5 dB. Program terapi hutan yang dilakukanIntensitas cahaya berkisar antara 291 lux hingga 970 lux dan tingkat kebisingan berkisar antara 49 dB hingga 52,5 dB. Program terapi hutan yang dilakukan
APTKLHIAPTKLHI Data dianalisis menggunakan regresi logistik untuk mengukur hubungan antara tingkat digitalisasi dengan output kerja harian. Hasil menunjukkan adanya korelasiData dianalisis menggunakan regresi logistik untuk mengukur hubungan antara tingkat digitalisasi dengan output kerja harian. Hasil menunjukkan adanya korelasi
UNHASUNHAS Penerapan Undang-Undang Cipta Kerja memberikan harapan baru bagi penyelesaian masalah perkebunan kelapa sawit melalui mekanisme non-litiasi, yaitu sanksiPenerapan Undang-Undang Cipta Kerja memberikan harapan baru bagi penyelesaian masalah perkebunan kelapa sawit melalui mekanisme non-litiasi, yaitu sanksi
UNIMALUNIMAL Dengan penggantian transformator 200 kVA menjadi 250 kVA dan mempertimbangkan parameter pertumbuhan beban, suhu oli, dan rasio rugi-rugi, perkiraan umurDengan penggantian transformator 200 kVA menjadi 250 kVA dan mempertimbangkan parameter pertumbuhan beban, suhu oli, dan rasio rugi-rugi, perkiraan umur
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aset penghidupan dan strategi penghidupan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan dari Februari hingga JuniPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis aset penghidupan dan strategi penghidupan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Juni
UNILAUNILA albicans; dan fraksi metanol untuk E. typhi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak tanaman T. sinensis memiliki potensi besar sebagai agen antimikroba.albicans; dan fraksi metanol untuk E. typhi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak tanaman T. sinensis memiliki potensi besar sebagai agen antimikroba.
UNILAUNILA Namun, manajemen Hutan Kota Cianjur belum diterapkan secara efektif. Terdapat tiga strategi prioritas untuk meningkatkan manajemen kesehatan pohon di HutanNamun, manajemen Hutan Kota Cianjur belum diterapkan secara efektif. Terdapat tiga strategi prioritas untuk meningkatkan manajemen kesehatan pohon di Hutan
UNILAUNILA Getah pinus merupakan salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki prospek yang sangat baik. Pemanenan getah pinus secara umum dibagi menjadiGetah pinus merupakan salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki prospek yang sangat baik. Pemanenan getah pinus secara umum dibagi menjadi
Useful /
UPIUPI Unit uji penetrasi kerucut seismik (SCPTu) digunakan hingga kedalaman 18 m untuk tanah lunak dan 4 m untuk batuan. Perbandingan profil Vs pada lapisanUnit uji penetrasi kerucut seismik (SCPTu) digunakan hingga kedalaman 18 m untuk tanah lunak dan 4 m untuk batuan. Perbandingan profil Vs pada lapisan
UNHASUNHAS Penyelesaian konflik pertanahan atas aset BUMN yang dikuasai masyarakat dapat dilakukan melalui harmonisasi hukum antara undang-undang dan peraturan yangPenyelesaian konflik pertanahan atas aset BUMN yang dikuasai masyarakat dapat dilakukan melalui harmonisasi hukum antara undang-undang dan peraturan yang
UNIMALUNIMAL Penggunaan bahan bakar merupakan aspek yang memerlukan perhatian khusus, karena sebagian besar biaya operasional pembangkit berasal dari biaya bahan bakar.Penggunaan bahan bakar merupakan aspek yang memerlukan perhatian khusus, karena sebagian besar biaya operasional pembangkit berasal dari biaya bahan bakar.
UNIMALUNIMAL Hasil penelitian memberikan penambahan titik cahaya dan penyesuaian posisi lampu sehingga sesuai dengan standar pemanfaatan. Penerangan yang sesuai standarHasil penelitian memberikan penambahan titik cahaya dan penyesuaian posisi lampu sehingga sesuai dengan standar pemanfaatan. Penerangan yang sesuai standar