UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariPerkembangan wilayah perkotaan yang sangat cepat dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. Keberadaan Ruang terbuka hijau (RTH) diperlukan untuk dapat mengatasi permasalahan lingkungan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pohon penyusun Hutan Kota Patriot Bina Bangsa, meliputi jenis, kerapatan, luas tutupan tajuk dan mengetahui indeks kenyamanan Hutan Kota Patriot Bina Bangsa serta mengetahui persepsi pengunjung terhadap tingkat kenyamanan fasilitas Hutan Kota Patriot Bina Bangsa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis vegetasi dengan melakukan sensus semua pohon yang ada dalam kawasan. Temperature Humidity Indexs (THI) digunakan untuk mengetahui tingkat kenyamanan. Metode wawancara dengan random sampling sebanyak 100 responden digunakan untuk mengetahui persepsi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik vegetasi penyusun Hutan Kota Patriot Bina Bangsa sangat berpengaruh pada suhu dan kelembaban. Kerapatan yang tinggi dapat menurunkan suhu dan meningkatkan kelembaban. Kelas tajuk rapat memiliki suhu udara sebesar 27,6ºC dan kelembaban udara sebesar 80,1%. Kelas tajuk sedang memiliki suhu udara sebesar 29,1ºC dan kelembaban udara sebesar 73,2%. Kelas tajuk jarang memiliki suhu udara sebesar 30,1ºC dan kelembaban udara sebesar 70,5%. Berdasarkan indek suhu dan kelembaban (THI) Hutan Kota Patriot Bina Bangsa tergolong tidak nyaman, dengan nilai >26. Sebagian besar pengunjung (77,82 %) berpendapat fasilitas yang terdapat di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa tergolong baik.
Berdasarkan tujuan dan hasil penelitian dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain.Ditemukan 15 jenis pohon penyusun Hutan Kota Patriot Bina Bangsa, dan pada kelas tajuk rapat memiliki kerapatan tertinggi dan luas tutupan tajuk terbesar yaitu 252,51 pohon/ha dan 16.Semakin tinggi kerapatan pohon maka temperatur udara akan semakin rendah dan kelembaban akan semakin tinggi.Berdasarkan kriteria THI, nilai tingkat kenyamanan Hutan Kota Patriot Bina Bangsa disemua lokasi pengukuran tergolong tidak nyaman yaitu >26.Persepsi pengunjung terhadap fasilitas di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa tergolong baik (77,82%).
Ke depan, perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai jenis-jenis pohon yang lebih beragam untuk meningkatkan kenyamanan dan keindahan di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa. Penelitian ini juga dapat diikuti dengan studi tentang pengaruh penambahan fasilitas umum seperti toilet dan taman bermain terhadap tingkat kenyamanan pengunjung. Selain itu, perlu dilakukan kajian mendalam mengenai bagaimana desain dan pengelolaan ruang terbuka hijau dapat lebih efektif dalam menciptakan iklim mikro yang lebih baik di kawasan perkotaan.
| File size | 227.5 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMJAMBIUMJAMBI Dari hasil penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan yaitu nilai IPM, PDRB Perkapita dan Jumlah Penduduk Miskin Kota Jambi pada periode penelitian iniDari hasil penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan yaitu nilai IPM, PDRB Perkapita dan Jumlah Penduduk Miskin Kota Jambi pada periode penelitian ini
UMJAMBIUMJAMBI Permasalahan dalam penelitian ini adalah Produk perkebunan rakyat manakah yang terpilih menjadi unggulan, Faktor-faktor apakah mempengaruhi perkembanganPermasalahan dalam penelitian ini adalah Produk perkebunan rakyat manakah yang terpilih menjadi unggulan, Faktor-faktor apakah mempengaruhi perkembangan
UMJAMBIUMJAMBI Berdasarkan analisis regresi linear berganda PDRB (X2) mempunyai hubungan positif terhadap jumlah penduduk miskin dimana jika PDRB naik 1 persen maka jumlahBerdasarkan analisis regresi linear berganda PDRB (X2) mempunyai hubungan positif terhadap jumlah penduduk miskin dimana jika PDRB naik 1 persen maka jumlah
UMJAMBIUMJAMBI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi individu terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Dalam menganalisisTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi individu terhadap kinerja pegawai Kantor Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Dalam menganalisis
UNILAUNILA Nilai rendemen tertinggi tercapai pada intensitas cahaya sedang (198,2 ml/kg) dengan jarak rata‑rata 3,5 m, jenis pohon 4, dan satu pohon bersinggunganNilai rendemen tertinggi tercapai pada intensitas cahaya sedang (198,2 ml/kg) dengan jarak rata‑rata 3,5 m, jenis pohon 4, dan satu pohon bersinggungan
UNILAUNILA Penambahan jumlah individu rusa di dalam penangkaran menandakan terjadinya peningkatan populasi rusa. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan populasiPenambahan jumlah individu rusa di dalam penangkaran menandakan terjadinya peningkatan populasi rusa. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan populasi
UNILAUNILA Grooming tertinggi dilakukan rusa totol betina N (69,64%), bergesekan tanduk tertinggi pada rusa totol jantan K (41,94%), mendekati manusia tertinggi padaGrooming tertinggi dilakukan rusa totol betina N (69,64%), bergesekan tanduk tertinggi pada rusa totol jantan K (41,94%), mendekati manusia tertinggi pada
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh nyata terhadap insiden TB di Provinsi Lampung yaitu. hutan rakyat dengan koefisien sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh nyata terhadap insiden TB di Provinsi Lampung yaitu. hutan rakyat dengan koefisien sebesar
Useful /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Pantiaw adalah salah satu sajian tradisional yang terbuat dari tepung beras yang disajikan dengan gilingan daging ikan dan bahan lainnya. Rancangan alatPantiaw adalah salah satu sajian tradisional yang terbuat dari tepung beras yang disajikan dengan gilingan daging ikan dan bahan lainnya. Rancangan alat
UMJAMBIUMJAMBI Tujuannya adalah: a) mengetahui potensi kopi lokal guna peningkatan daya saing kopi biji Indonesia, 2) mengembangkan strategi pemasaran dengan local brandingTujuannya adalah: a) mengetahui potensi kopi lokal guna peningkatan daya saing kopi biji Indonesia, 2) mengembangkan strategi pemasaran dengan local branding
UNILAUNILA Metode penelitian menggunakan proses oksemi-dan bleaching untuk meningkatkan kekuatan dan warna kertas. Hasil menunjukkan kertas berbasis kulit pisangMetode penelitian menggunakan proses oksemi-dan bleaching untuk meningkatkan kekuatan dan warna kertas. Hasil menunjukkan kertas berbasis kulit pisang
UNILAUNILA Data dianalisis menggunakan analisis ragam yang kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BN50Data dianalisis menggunakan analisis ragam yang kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BN50