STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah program studi di perguruan tinggi adalah sejauh mana program tersebut mampu menjangkau calon mahasiswa dari berbagai daerah. Persebaran mahasiswa berdasarkan asal daerah menjadi indikator penting dalam mengukur daya tarik program studi serta efektivitas promosi dan rekrutmen mahasiswa baru. Artikel ini membahas analisis spasial persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas PGRI Sumatera Barat dari tahun 2020 hingga 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola distribusi mahasiswa berdasarkan asal daerah mereka dan faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan GIS (Geographic Information System) untuk memetakan sebaran mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan konsentrasi mahasiswa dari Provinsi Sumatera Barat yang didominasi oleh daerah Pasaman Barat dan Sijinjung, sedangkan dari Provinsi lain yang paling konsisten berasal dari Provinsi Jambi yang didominasi oleh daerah Muaro Bungo dan Teb, sedangkan provinsi Riau dan Bengkulu memberi sumbangan yang sedikit namun ikut serta tiap tahunnya, hal ini terjadi pergeseran pola distribusi seiring dengan waktu. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi rekrutmen mahasiswa serta pengembangan program studi di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat fluktuasi jumlah mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat dari tahun 2020 hingga 2023.Penurunan jumlah mahasiswa pada tahun 2021 dapat dihubungkan dengan dampak pandemi COVID-19, sedangkan peningkatan pada tahun 2022 menunjukkan adanya pemulihan dan minat yang meningkat terhadap pendidikan kewarganegaraan.Namun, pada tahun 2023, jumlah mahasiswa kembali mengalami penurunan, yang menunjukkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh universitas dalam mempertahankan dan meningkatkan jumlah pendaftar.Persebaran mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat pada tahun 2020–2023 pada umumnya berasal dari provinsi Sumatera Barat, didominasi oleh wilayah-wilayah Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, dan Tanah Datar.Untuk meningkatkan jangkauan wilayah penerimaan mahasiswa, program studi perlu memperkuat strategi promosi ke luar provinsi, terutama ke wilayah yang sebelumnya pernah berkontribusi.Pemanfaatan alumni sebagai agen promosi lokal dapat membantu memperluas jangkauan informasi kampus.Selain itu, analisis spasial perlu dijadikan bagian dari evaluasi tahunan untuk memantau efektivitas promosi dan arah pengembangan wilayah penerimaan mahasiswa baru secara data-driven.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak promosi digital terhadap peningkatan jumlah mahasiswa dari daerah yang sebelumnya kurang terwakili, seperti Riau dan Bengkulu, dengan membandingkan strategi promosi tradisional dan digital. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi peran jaringan alumni dalam memperluas jangkauan penerimaan mahasiswa, khususnya melalui kegiatan kolaborasi antar daerah. Terakhir, studi lanjutan juga dapat menggali faktor budaya lokal yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa memilih program studi PPKn, termasuk peran nilai-nilai Pancasila dalam konteks pendidikan daerah. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperkaya strategi rekrutmen dan pengembangan program studi secara inklusif, serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan komunitas lokal.

Read online
File size471.81 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test