SARI MUTIARASARI MUTIARA
Jurnal Abdimas MutiaraJurnal Abdimas MutiaraKemajuan teknologi informasi telah membawa dampak besar dalam kehidupan remaja, terutama siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), yang merupakan pengguna aktif internet dan media sosial. Di balik manfaat positif internet, tersembunyi risiko yang serius, salah satunya adalah digital bullying atau perundungan secara daring. Digital bullying dapat menimbulkan dampak negatif seperti gangguan psikologis, penurunan prestasi belajar, hingga masalah sosial yang berkepanjangan. Kurangnya pemahaman siswa mengenai etika digital dan penggunaan internet yang sehat menjadi salah satu faktor utama yang memicu terjadinya perilaku ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif seperti sosialisasi internet sehat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa serta membentuk sikap bijak, etis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet, diharapkan mampu menciptakan lingkungan digital yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa secara positif.
Berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Sosialisasi internet sehat dan aman secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah menengah tentang digital bullying, baik dari segi definisi, jenis-jenisnya, dampak yang ditimbulkan, hingga cara menghindari dan menanganinya.Sebagian besar siswa belum memiliki pemahaman yang utuh tentang digital bullying sebelum sosialisasi, yang membuktikan bahwa edukasi terkait literasi digital masih sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah.Respons siswa sangat positif terhadap kegiatan ini, dan banyak dari mereka menyatakan ingin adanya kegiatan lanjutan dengan tema serupa.
1. Kegiatan sosialisasi internet sehat dan aman dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, agar siswa selalu mendapatkan informasi terbaru tentang keamanan dan etika berinternet. 2. Sekolah dapat mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum, baik dalam mata pelajaran TIK maupun dalam kegiatan ekstrakurikuler, untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam penggunaan teknologi. 3. Pihak sekolah dan orang tua perlu bekerja sama dalam memantau dan membimbing aktivitas digital siswa di rumah maupun di lingkungan sekolah. 4. Pelatihan lanjutan atau workshop yang lebih mendalam dapat diselenggarakan, misalnya tentang keamanan data pribadi, penanganan kasus cyberbullying, dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. 5. Melibatkan narasumber dari praktisi IT, psikolog, atau lembaga perlindungan anak dapat memberikan sudut pandang yang lebih luas dan memperkuat pemahaman siswa mengenai dampak serta solusi terhadap digital bullying.
| File size | 339.57 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN SUSKAUIN SUSKA Dengan mengadopsi strategi ini, pendidikan Islam dapat berkembang menjadi sistem yang lebih dinamis, inklusif, dan berorientasi pada masa depan, yang menghormatiDengan mengadopsi strategi ini, pendidikan Islam dapat berkembang menjadi sistem yang lebih dinamis, inklusif, dan berorientasi pada masa depan, yang menghormati
ISKIISKI Informan mencakup pejabat pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan KPM. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi e-HDW memfasilitasi pemantauan gizi secara real-timeInforman mencakup pejabat pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan KPM. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi e-HDW memfasilitasi pemantauan gizi secara real-time
ISKIISKI Temuan mengungkapkan bahwa meskipun inisiatif pemerintah seperti program Jakpreneur telah memberikan pelatihan dan sumber daya penting, kesenjangan tetapTemuan mengungkapkan bahwa meskipun inisiatif pemerintah seperti program Jakpreneur telah memberikan pelatihan dan sumber daya penting, kesenjangan tetap
ISKIISKI Komunitas tetap mempertahankan pola komunikasi tradisional, menghasilkan model komunikasi hibrida yang menggabungkan nilai lokal dan praktik digital. TransformasiKomunitas tetap mempertahankan pola komunikasi tradisional, menghasilkan model komunikasi hibrida yang menggabungkan nilai lokal dan praktik digital. Transformasi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Adapun tujuan untuk memanfaatkan platform Lynk sebagai media edukasi bagi guru di UPT SDN 066656 Kota Medan, dengan fokus pada efektivitas, tantangan,Adapun tujuan untuk memanfaatkan platform Lynk sebagai media edukasi bagi guru di UPT SDN 066656 Kota Medan, dengan fokus pada efektivitas, tantangan,
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 58,3 menjadi 84,7, yang menandakan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan.Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 58,3 menjadi 84,7, yang menandakan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kesimpulan: Sangat perlu untuk mengadakan penyuluhan/sosialisasi tentang penggunaan dan cara pakai obat kumur kepada masyarakat, karena kesehatan gigiKesimpulan: Sangat perlu untuk mengadakan penyuluhan/sosialisasi tentang penggunaan dan cara pakai obat kumur kepada masyarakat, karena kesehatan gigi
UINMADURAUINMADURA Selanjutnya, sejauh mana hoaks keagamaan dapat diatasi dengan literasi digital, akan menjadi sesuatu yang menarik dalam penelitian ini. Metode yang digunakanSelanjutnya, sejauh mana hoaks keagamaan dapat diatasi dengan literasi digital, akan menjadi sesuatu yang menarik dalam penelitian ini. Metode yang digunakan
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Kedua, overcrowding menghapus identitas santriwati, membungkam suara mereka dan memperdalam isolasi dalam dinamika gender yang tidak setara. Ketiga, meskipunKedua, overcrowding menghapus identitas santriwati, membungkam suara mereka dan memperdalam isolasi dalam dinamika gender yang tidak setara. Ketiga, meskipun
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik e-commerce Shopee maupun pemasaran media sosial Instagram memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadapHasil penelitian menunjukkan bahwa baik e-commerce Shopee maupun pemasaran media sosial Instagram memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap
ISKIISKI Methodologically, it demonstrates the utility of DNA in capturing actor alignments, discursive clusters, and coalition dynamics in fragmented media environments.Methodologically, it demonstrates the utility of DNA in capturing actor alignments, discursive clusters, and coalition dynamics in fragmented media environments.
ISKIISKI Namun, kekhawatiran terhadap penurunan kualitas informasi dan potensi pelanggaran etika jurnalistik tetap menjadi isu kritis. Penerimaan AI dipengaruhiNamun, kekhawatiran terhadap penurunan kualitas informasi dan potensi pelanggaran etika jurnalistik tetap menjadi isu kritis. Penerimaan AI dipengaruhi