UIN SUSKAUIN SUSKA

POTENSIA: Jurnal Kependidikan IslamPOTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam

Penelitian ini mengeksplorasi dampak kepadatan kelas yang tinggi terhadap santriwati di Pesantren Musthafawiyah, Sumatera Utara, dengan fokus pada 4.598 santriwati dalam 77 rombel (60 siswi per kelas). Menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen dari 18 partisipan. Temuan mengungkap tiga dampak utama. Pertama, ruang sesak menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan psikologis, seperti kelelahan dan sulit konsentrasi, akibat ventilasi buruk dan kebisingan. Kedua, overcrowding menghapus identitas santriwati, membungkam suara mereka dan memperdalam isolasi dalam dinamika gender yang tidak setara. Ketiga, meskipun santriwati menunjukkan ketahanan melalui strategi seperti belajar mandiri, ketahanan ini rapuh, ditandai dengan penurunan prestasi dan motivasi akibat tekanan berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti bahwa kepadatan kelas tidak hanya menghambat pembelajaran, tetapi juga mengancam kesejahteraan santriwati, menantang esensi pendidikan Islam yang inklusif. Disarankan adanya reformasi fasilitas dan pengelolaan kelas untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Studi ini memberikan kontribusi baru pada diskursus pendidikan berbasis gender di pesantren, menekankan urgensi perubahan struktural demi pemberdayaan santriwati.

Penelitian ini membuka jendela ke realitas kelas yang sesak di Pesantren Musthafawiyah, di mana 60 santriwati per rombel berjuang untuk mengejar pendidikan di ruang terbatas.Temuan menggambarkan tiga narasi yang saling terkait.Pertama, overcrowding menciptakan lingkungan yang menantang - panas, bising, dan sempit - membuat sulit bagi santriwati untuk bernapas dengan bebas, apalagi berkonsentrasi sepenuhnya, menjadikan kelas jauh dari tempat ideal untuk memperoleh pengetahuan.Kedua, di tengah kekacauan, identitas mereka memudar.suara mereka tenggelam, dan mereka menjadi bayangan di antara banyak wajah, terutama dalam budaya yang sering menuntut wanita untuk tetap diam.Ketiga, meskipun upaya luar biasa mereka - belajar di sela-sela waktu, membantu satu sama lain, atau berdiri di tepi kelas - semangat ini terbukti rapuh, terkikis oleh kelelahan dan motivasi yang menurun, meninggalkan jejak penurunan kinerja.Overcrowding di Pesantren Musthafawiyah bukan hanya angka, tetapi bayangan yang meredupkan cahaya pendidikan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kepadatan kelas yang tinggi terhadap santriwati, termasuk dampak pada kesehatan fisik dan mental mereka, serta dampak pada prestasi akademik dan motivasi belajar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi kepadatan kelas dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung bagi santriwati. Ketiga, penting untuk menyelidiki peran gender dalam konteks pesantren dan bagaimana dinamika gender mempengaruhi pengalaman belajar santriwati. Dengan memahami dampak kepadatan kelas pada santriwati, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan praktik yang lebih baik dalam pendidikan pesantren, terutama dalam hal pengelolaan kelas dan fasilitas, serta mempromosikan kesetaraan gender dalam pendidikan Islam.

  1. International Journal of School Health. journal school health home browse current issue author subject... intjsh.sums.ac.irInternational Journal of School Health journal school health home browse current issue author subject intjsh sums ac ir
Read online
File size405.33 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test