POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS

Media Kesehatan Politeknik Kesehatan MakassarMedia Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar

Slow Deep Breathing (SDB) merupakan suatu tehnik bernapas dengan frekuensi napas dalam pada fase ekhalasi yang panjang. Slow Deep Breathing dapat meningkatkan dan menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga metabolisme oksigen di otak meningkat. Tujuan: Mengetahui pengaruh Slow Deep Breathing terhadap tingkat kecemasan pada pasien post op pandisitis di RSUD Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunkan desain quasy- experiment dengan tipe pre – post test without control group design. Sampel penelitian 31 responden. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara Acidental Sampling. uji paried t test untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kecemasan. Hasil Penelitian Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian Slow Deep Breathing terhadap penurunan tingkat kecemasan dengan nilai p-value sebesar 0,001. Oleh karena itu Slow Deep Breathing (SDB) dapat diterapkan dalam penanganan tingkat kecemasan di RSUD Sleman Yogyakarta terutama pada pasien post op Apendektomi.

Pengaruh signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan Slow Deep Breathing (SDB) pada skala kecemasan pada pasien post op Apendektomi di RSUD Sleman Yogyakarta.Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang latihan Slow Deep Breathing untuk melihat penurunan kecemasan dengan jumlah sampel yang lebih besar lagi dengan jangka waktu melakukan intervensi.Peneliti selanjutnya diharapkan untuk penelitian dengan melakukan mengunakan time series dengan melihat Quarter agar bisa melihat perubahan setiap kali intervensi.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, rumah sakit perlu memberikan penyuluhan dan mengajarkan latihan Slow Deep Breathing pada pasien pasca bedah untuk membantu mengurangi kecemasan dan mempercepat pemulihan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan jumlah sampel yang lebih besar dan jangka waktu intervensi yang lebih lama untuk melihat efektivitas jangka panjang dari latihan Slow Deep Breathing. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menggunakan desain penelitian time series untuk memantau perubahan tingkat kecemasan pasien secara berkala selama intervensi berlangsung, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak latihan Slow Deep Breathing. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan pasien pasca operasi.

  1. Vol. 18 No. 1 (2023): Media Kesehatan | Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar. vol kesehatan... ojs3.poltekkes-mks.ac.id/index.php/medkes/issue/view/33Vol 18 No 1 2023 Media Kesehatan Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar vol kesehatan ojs3 poltekkes mks ac index php medkes issue view 33
Read online
File size129.85 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test