HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Tersedak (choking) merupakan salah satu penyebab kematian tercepat pada balita dan membutuhkan penanganan sesegera mungkin untuk menghindari cedera atau kematian. Tersedak adalah suatu kondisi di mana pernapasan terhambat atau terhalang oleh benda asing yang menyempitkan saluran pernapasan bagian dalam, seperti tenggorokan, hipofaring, atau trakea. Jika penyempitan saluran napas menyebabkan gangguan suplai oksigen dan ventilasi yang parah, hal ini dapat berakibat kematian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan poster terhadap tingkat pengetahuan keluarga tentang kegawatdaruratan tersedak pada balita. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan metode pre-experimental design tipe one group pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 60% responden memiliki pengetahuan kurang dan 40% cukup, sedangkan setelah intervensi, 100% responden memiliki pengetahuan baik. Analisis statistik menggunakan uji chi square menunjukkan adanya perubahan signifikan.

Terdapat pengaruh yang signifikan dari pendidikan kesehatan menggunakan media poster terhadap peningkatan pengetahuan keluarga mengenai kegawatdaruratan tersedak pada balita.Intervensi berupa penyuluhan dengan media poster efektif dalam meningkatkan pemahaman keluarga.Pendidikan kesehatan yang sederhana dan visual dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan kejadian tersedak di rumah tangga.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas media pendidikan kesehatan lainnya, seperti video animasi atau aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pertolongan pertama tersedak pada balita, mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat dan aksesibilitasnya di masyarakat urban. Kedua, penelitian berikutnya dapat menguji durasi dan frekuensi intervensi pendidikan kesehatan yang paling optimal dalam mempertahankan pengetahuan keluarga dalam jangka panjang, mengingat peningkatan pengetahuan pasca-intervensi perlu dipastikan tidak bersifat sementara. Ketiga, diperlukan studi yang lebih luas dengan melibatkan sampel dari berbagai wilayah perkotaan dan pedesaan untuk menguji generalisasi hasil penelitian ini serta membandingkan efektivitas media poster di berbagai konteks sosial dan tingkat pendidikan, sehingga dapat dikembangkan pendekatan pendidikan kesehatan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

Read online
File size697.21 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test