POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM
Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal)Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal)Pendidikan gizi dapat meningkatkan pengetahuan dan asupan makan atlet sehingga berdampak positif terhadap performa olahraga. Berdasarkan data Kementerian Pemuda dan Olahraga, sekitar 60% atlet di Indonesia, termasuk atlet pencak silat, belum mendapatkan pendidikan gizi yang memadai, sehingga pola makan mereka cenderung tidak terencana dan tidak seimbang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest, melibatkan 43 atlet yang dipilih secara purposif. Intervensi dilakukan dengan memberikan pendidikan gizi melalui media video. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi atlet, dengan skor rata-rata pretest meningkat dari 64,51 menjadi 90,32, dan uji Wilcoxon menunjukkan hasil yang signifikan (p = 0,000; p < 0,05). Selain itu, terjadi peningkatan rata-rata asupan energi sebesar 714,20 kkal, protein 9,86 gram, lemak 45,87 gram, dan karbohidrat 85,58 gram setelah pendidikan gizi. Semua perubahan tersebut secara statistik signifikan (p = 0,000; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan gizi menggunakan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan asupan nutrisi pada atlet pencak silat.
Pendidikan gizi menggunakan media video terbukti secara signifikan meningkatkan pengetahuan gizi atlet pencak silat usia 15–18 tahun.Terjadi peningkatan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat setelah intervensi pendidikan gizi.Media video merupakan metode yang efisien dan layak diterapkan dalam program peningkatan gizi bagi atlet.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan gizi berbasis video terhadap status hidrasi dan kualitas tidur atlet pencak silat, mengingat faktor-faktor tersebut turut memengaruhi performa dan pemulihan. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas metode video pendek dibandingkan dengan metode campuran (video dan modul cetak) dalam meningkatkan perilaku konsumsi makanan sehari-hari pada usia remaja atlet, agar pendekatan pembelajaran bisa lebih disesuaikan dengan gaya belajar mereka. Ketiga, disarankan untuk mengembangkan penelitian yang menguji dampak jangka panjang dari intervensi pendidikan gizi video terhadap status gizi mikro (seperti zat besi, seng, dan vitamin D) dan performa pertandingan, guna memastikan bahwa peningkatan pengetahuan berkelanjutan dan terwujud dalam hasil olahraga yang nyata. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang masih terbatas pada asupan makronutrien dan pengetahuan jangka pendek. Dengan memperluas cakupan variabel dan durasi tindakan, hasilnya dapat memberikan rekomendasi lebih komprehensif bagi pelatih dan manajemen klub. Pendekatan longitudinal juga bisa mengungkap stabilitas perubahan perilaku setelah intervensi selesai. Selain itu, variasi konten video seperti durasi, gaya penyampaian, dan bahasa lokal bisa dieksplorasi untuk meningkatkan keterlibatan atlet. Integrasi teknologi seperti aplikasi mobile untuk akses berkelanjutan terhadap materi edukasi juga layak diteliti. Semua ini akan mendukung pengembangan program edukasi gizi berbasis bukti yang lebih holistik dan berkelanjutan bagi atlet muda di Indonesia.
- PENGARUH EDUKASI GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN, ASUPAN ZAT GIZI... jurnal.polkesban.ac.id/index.php/jgd/article/view/2184PENGARUH EDUKASI GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN ASUPAN ZAT GIZI jurnal polkesban ac index php jgd article view 2184
- Nutrisi Bagi Atlet Remaja | Zahra | Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan. nutrisi atlet remaja zahra jurnal... ejournal.upi.edu/index.php/JTIKOR/article/view/25097Nutrisi Bagi Atlet Remaja Zahra Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan nutrisi atlet remaja zahra jurnal ejournal upi edu index php JTIKOR article view 25097
- Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Media Video terhadap Perubahan Pengetahuan dan Asupan Makan Remaja... doi.org/10.25047/harena.v3i1.3481Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Media Video terhadap Perubahan Pengetahuan dan Asupan Makan Remaja doi 10 25047 harena v3i1 3481
- Pemanfaatan Video Edukasi Dalam Perbaikan Pengetahuan Gizi Pada Remaja | Nugroho | Smart Society Empowerment... doi.org/10.20961/ssej.v1i3.56215Pemanfaatan Video Edukasi Dalam Perbaikan Pengetahuan Gizi Pada Remaja Nugroho Smart Society Empowerment doi 10 20961 ssej v1i3 56215
| File size | 284.38 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Disarankan penyuluhan gizi dan kesehatan reproduksi melalui sekolah. Terdapat hubungan antara pengetahuan serta pendapatan orangtua dengan kejadian anemiaDisarankan penyuluhan gizi dan kesehatan reproduksi melalui sekolah. Terdapat hubungan antara pengetahuan serta pendapatan orangtua dengan kejadian anemia
HTPHTP Obesitas remaja faktor utamanya disebabkan oleh asupan makan yang berlebih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan energi dan asupanObesitas remaja faktor utamanya disebabkan oleh asupan makan yang berlebih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan energi dan asupan
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan tinggi lemak atau pedas, serta tingkat stres akademik yang tinggi menjadi faktor risiko yang berperan dalamPola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan tinggi lemak atau pedas, serta tingkat stres akademik yang tinggi menjadi faktor risiko yang berperan dalam
UDSUDS Kendala berupa penolakan pemeriksaan Hb oleh 2 remaja akan ditangani edukasi ulang. Evaluasi berkelanjutan akan dilakukan untuk mengawal kepatuhan danKendala berupa penolakan pemeriksaan Hb oleh 2 remaja akan ditangani edukasi ulang. Evaluasi berkelanjutan akan dilakukan untuk mengawal kepatuhan dan
POLITAPOLITA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan risiko hipertensi dalam kehamilan pada ibu hamil trimester III di PuskesmasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan risiko hipertensi dalam kehamilan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. MahasiswaTujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Mahasiswa
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi terhadap status gizi dengan nilai hitung p-value 0,396 > 0,05 dan terdapatHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi terhadap status gizi dengan nilai hitung p-value 0,396 > 0,05 dan terdapat
MAHARDIKAMAHARDIKA Sebagian besar remaja putri di SMK Widya Utama Indramayu memiliki Indeks Masa Tubuh dan tingkat stres dalam kategori normal, serta mengalami siklus menstruasiSebagian besar remaja putri di SMK Widya Utama Indramayu memiliki Indeks Masa Tubuh dan tingkat stres dalam kategori normal, serta mengalami siklus menstruasi
Useful /
POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM Pengetahuan dan keterampilan relawan posyandu dalam menjelaskan hasil plot antropometri balita pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan kompetensiPengetahuan dan keterampilan relawan posyandu dalam menjelaskan hasil plot antropometri balita pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan kompetensi
HTPHTP Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Rumah Sakit bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan tenaga medis, tenaga nonmedis, pasien,Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Rumah Sakit bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan tenaga medis, tenaga nonmedis, pasien,
QAUMIYYAHQAUMIYYAH Selain itu, dari keseluruhan angka tersebut tercatat istri yang mendominasi melakukan pengajuan cerai dibandingkan suami. Berdasarkan hasil penelitianSelain itu, dari keseluruhan angka tersebut tercatat istri yang mendominasi melakukan pengajuan cerai dibandingkan suami. Berdasarkan hasil penelitian
CERICCERIC Disarankan kepada perawat agar dapat melakukan pijat menggunakan VCO, sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam intervensi pencegahan lukaDisarankan kepada perawat agar dapat melakukan pijat menggunakan VCO, sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam intervensi pencegahan luka