RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA

International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)

Program Makan Gratis Bergizi (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dasar sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini. Penelitian ini menganalisis status gizi dan pola konsumsi siswa, mengkaji pengaruh MBG terhadap perkembangan psikologis siswa khususnya konsentrasi belajar, motivasi, dan kehadiran di sekolah, serta mengevaluasi peran program dalam membentuk perilaku makan sehat dan kebiasaan hidup berkelanjutan dari perspektif sumber daya manusia hijau. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis literatur dan kebijakan, didukung temuan empiris dari studi sebelumnya serta laporan lembaga internasional. Hasil menunjukkan bahwa MBG memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan status gizi, pergeseran pola konsumsi menuju pilihan lebih sehat, serta peningkatan konsentrasi, motivasi, dan kehadiran siswa, meskipun integrasi nilai sumber daya manusia hijau masih belum optimal dan bersifat parsial. Oleh karena itu diperlukan model kebijakan integrasi MBG yang holistik dan berkelanjutan melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas.

Program Makan Gratis Bergizi secara signifikan memperbaiki status gizi dan pola konsumsi anak sekolah dasar serta meningkatkan konsentrasi belajar, motivasi, dan kehadiran siswa, yang menunjukkan dampak positif pada perkembangan psikologis.Selain itu, program ini mendorong perilaku makan sehat dan gaya hidup berkelanjutan di lingkungan sekolah dan keluarga, meskipun penerapan nilai sumber daya manusia hijau masih masih terbatas dan belum terstruktur.Oleh karena itu, diperlukan model integrasi kebijakan MBG yang holistik, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan komunitas untuk mengoptimalkan manfaat gizi, psikologis, dan keberlanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efek jangka panjang integrasi MBG terhadap prestasi akademik dan kemampuan kognitif siswa selama seluruh jenjang pendidikan dasar dengan menggunakan desain campuran kuantitatif‑kualitatif. Selanjutnya, diperlukan evaluasi terhadap intervensi pendidikan sumber daya manusia hijau yang spesifik, seperti modul kurikulum tentang pengurangan limbah dan konservasi lingkungan, untuk mengukur perubahan sikap dan perilaku lingkungan siswa dalam konteks MBG. Selain itu, peran platform digital—misalnya aplikasi seluler untuk pemantauan makanan dan edukasi gizi—harus diteliti guna meningkatkan partisipasi orang tua serta memperkuat kebiasaan makan berkelanjutan di rumah, sehingga dampak positif MBG dapat dipertahankan dan diperluas.

Read online
File size245.41 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test