STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF

Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja

Masa remaja merupakan periode krusial yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi. Kekurangan asupan nutrisi pada fase ini dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisik serta menimbulkan gangguan perkembangan mental. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan gizi adalah melalui edukasi berbasis teknologi edutainment, misalnya dengan pemanfaatan aplikasi Android dan website. Media edukasi berbasis audiovisual yang disampaikan melalui WhatsApp menjadi sarana interaktif yang efektif dalam membangun pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja terkait gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas media audiovisual berbasis website yang dikirimkan melalui WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi seimbang pada 11 siswa SMP Darul Quran Padang dengan kriteria inklusi: (1) belum pernah memperoleh pembelajaran terkait kesehatan, (2) merupakan siswa aktif, (3) bersedia mengikuti penyuluhan, (4) memiliki handphone pribadi, dan (5) memiliki aplikasi WhatsApp serta dapat dihubungi melalui video call. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam pengetahuan maupun sikap gizi setelah intervensi (p-value = 0,000). Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 11,55 (pretest) menjadi 17,09 (posttest), sedangkan rata-rata skor sikap meningkat dari 40,09 menjadi 44,36. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar penelitian selanjutnya dengan media edukasi dapat diperluas dengan fitur interaktif (misalnya game edukatif atau forum diskusi online) untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual berbasis website yang disampaikan melalui WhatsApp efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait gizi seimbang.Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi besar pemanfaatan teknologi digital dalam upaya edukasi gizi pada remaja.Disarankan agar penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan sampel yang lebih besar dan desain penelitian yang lebih ketat untuk menguji efektivitas jangka panjang dari intervensi ini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas kombinasi berbagai media edukasi, seperti game edukatif dan forum diskusi online, dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan perubahan perilaku makan yang lebih berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan minat remaja, misalnya dengan memanfaatkan tren media sosial yang populer di kalangan remaja. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak intervensi edukasi gizi terhadap status gizi remaja secara langsung, dengan mengukur perubahan indikator antropometri seperti indeks massa tubuh (IMT) dan persentase lemak tubuh.

Read online
File size249.07 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test