UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyDalam studi ini, kami bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kerangka kerja kolaboratif untuk mengintegrasikan uji klinis ke dalam perawatan kesehatan primer dalam konteks mengatasi disparitas kesehatan di Pulau Sulawesi, Indonesia. Dengan adanya disparitas regional yang signifikan dalam pemanfaatan layanan kesehatan dan partisipasi dalam uji klinis yang dilaporkan dalam Survei Kesehatan Dasar Indonesia 2018, tujuan kami adalah untuk menjembatani kesenjangan dalam akses uji klinis dan meningkatkan hasil kesehatan di daerah yang kurang terlayani. Studi ini menggunakan desain quasi-eksperimental post-test control group yang dilakukan di berbagai pengaturan perawatan kesehatan primer di Sulawesi selama periode enam bulan. Total 200 peserta direkrut, dan data dikumpulkan melalui rekam medis elektronik (EHR), survei, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi uji klinis, dengan tingkat meningkat dari 25% menjadi 60% pada kelompok intervensi, dibandingkan dengan 20% menjadi 30% pada kelompok kontrol. Selain itu, hasil kesehatan membaik, termasuk penurunan tekanan darah rata-rata (dari 140/90 mmHg menjadi 130/85 mmHg) dan kadar glukosa darah (dari 160 mg/dL menjadi 140 mg/dL). Analisis statistik mengungkapkan nilai p < 0,05 untuk perubahan ini. Faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada hasil ini termasuk pelatihan tentang teknologi kesehatan digital dan integrasi data uji coba ke dalam EHR. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang kesetaraan kesehatan dengan menunjukkan efektivitas kerangka kerja kolaboratif yang terlokalisasi dalam meningkatkan partisipasi uji klinis dan hasil kesehatan.
Kesimpulannya, penelitian kami berkontribusi pada pemahaman tentang kesetaraan kesehatan dengan menunjukkan efektivitas kerangka kerja kolaboratif yang terlokalisasi dalam meningkatkan partisipasi uji klinis dan hasil kesehatan.Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya intervensi yang disesuaikan, infrastruktur kesehatan digital, dan program pelatihan dalam mengatasi disparitas di wilayah yang kurang terlayani.Studi di masa depan harus membahas skalabilitas dan dampak jangka panjang dari kerangka kerja ini, yang pada akhirnya memajukan kesetaraan kesehatan di Indonesia.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas intervensi serupa di masa depan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kerangka kerja kolaboratif ini terhadap hasil kesehatan, dengan fokus pada pemantauan berkelanjutan dan evaluasi efektivitas intervensi dalam jangka waktu yang lebih lama. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual spesifik yang memengaruhi keberhasilan implementasi kerangka kerja ini di berbagai wilayah di Indonesia, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya, geografis, dan sumber daya. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki potensi integrasi teknologi kesehatan digital yang lebih canggih, seperti kecerdasan buatan dan analitik data besar, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerangka kerja kolaboratif dalam mengidentifikasi dan menjangkau populasi yang kurang terlayani.
| File size | 320.31 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen (penelitian semu), dengan desain Control Group Pretest-Posttest. Instrumen pengumpulan data adalahJenis penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen (penelitian semu), dengan desain Control Group Pretest-Posttest. Instrumen pengumpulan data adalah
SALNESIASALNESIA Besar subjek penelitian sebanyak 41 orang kasus dan 41 orang kontrol, sehingga total subjek sebanyak 82 orang. Analisis statistik menggunakan softwareBesar subjek penelitian sebanyak 41 orang kasus dan 41 orang kontrol, sehingga total subjek sebanyak 82 orang. Analisis statistik menggunakan software
UNIBAUNIBA Analisis data dilakukan dengan distribusi frekuensi dan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapatAnalisis data dilakukan dengan distribusi frekuensi dan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat
UNJUNJ Meskipun demikian, faktor-faktor seperti aksesibilitas, kepadatan penduduk, potensi pasar, perencanaan perkotaan, preferensi konsumen, dan strategi bisnisMeskipun demikian, faktor-faktor seperti aksesibilitas, kepadatan penduduk, potensi pasar, perencanaan perkotaan, preferensi konsumen, dan strategi bisnis
ARIPAFIARIPAFI Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: a) Nilai r hitung = 0,560 > r tabel = 0,244, yangInstrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: a) Nilai r hitung = 0,560 > r tabel = 0,244, yang
UWMYUWMY Penelitian ini menggunakan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) 1 faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan yakni 0%, 15%, 30%, 45%, 60% dan 75%. Masing-masingPenelitian ini menggunakan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) 1 faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan yakni 0%, 15%, 30%, 45%, 60% dan 75%. Masing-masing
JQWHJQWH Metode: Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kali pengukuran, yaitu mengukur perilaku higiene pribadi menstruasi pada siswa denganMetode: Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kali pengukuran, yaitu mengukur perilaku higiene pribadi menstruasi pada siswa dengan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Demikian sebaliknya, rancangan pembelajaran yang kurang baik tidak serta-merta mempengaruhi proses pembelajaran menjadi lebih baik, bermakna, dan maksimal.Demikian sebaliknya, rancangan pembelajaran yang kurang baik tidak serta-merta mempengaruhi proses pembelajaran menjadi lebih baik, bermakna, dan maksimal.
Useful /
SALNESIASALNESIA Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian global utama, sehingga memerlukan strategi pencegahan yang efektif melalui deteksi dini dan edukasiPenyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian global utama, sehingga memerlukan strategi pencegahan yang efektif melalui deteksi dini dan edukasi
UPBUPB Temuan ini memiliki implikasi penting bagi perumusan kebijakan daerah yang lebih efektif dan responsif terhadap tantangan lingkungan di masa depan. PenelitianTemuan ini memiliki implikasi penting bagi perumusan kebijakan daerah yang lebih efektif dan responsif terhadap tantangan lingkungan di masa depan. Penelitian
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS While fiscal policy plays a crucial role in financial management, its effectiveness in fostering inclusive growth remains debatable. This study examinesWhile fiscal policy plays a crucial role in financial management, its effectiveness in fostering inclusive growth remains debatable. This study examines
SALNESIASALNESIA Pemberian MPASI dini berdampak terhadap kesehatan bayi dan juga menggagalkan pemberian ASI eksklusif. Untuk mencegah praktik pemberian MPASI dini padaPemberian MPASI dini berdampak terhadap kesehatan bayi dan juga menggagalkan pemberian ASI eksklusif. Untuk mencegah praktik pemberian MPASI dini pada