POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS

Media Kesehatan Politeknik Kesehatan MakassarMedia Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar

Industri batu bata merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang tradisional yang dalam proses pembuatannya batu bata dibuat dari tanah liat yang dicetak menggunakan cetakan lalu dijemur kemudian disusun setelah itu di bakar hingga matang. Dalam proses pembuatan batu bata seringkali pekerjanya melakukan sikap atau posisi kerja yang kurang ergonomis yang dapat menyebabkan keluhan fisik berupa nyeri pada otot contohnya nyeri pinggang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan nyeri punggung pada pembuat Batu Bata di Desa Bulogading Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 orang. Jumlah sampel sebanyak 160 responden dengan metode total sampling. Analisis data diolah menggunakan uji statistik. Hasil penelitian pada pembuat batu bata menggunakan uji person corelation memiliki hubungan yang signifikan antara umur (p value = 0,000), lama kerja (p value = 0,002), sikap tubuh (p value = 0,000) dengan keluhan nyeri punggung. Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan antara umur, lama kerja dan sikap tubuh dengan keluhan nyeri punggung pada pembuat batu bata. Disarankan bagi pembuat batu bata yang sudah berumur 60 tahun untuk mengurangi jam kerja, kemudian disarankan untuk bekerja maksimal 8 jam/hari dan tidak melebihi jam kerja, kemudian bagi pembuat batu bata disarankan pada saat proses pengangkatan batu bata harus mengangkat beban sedekat mungkin dengan tubuh.

Simpulan dari hasil penelitian yang telah diperoleh adalah terdapat hubungan antara umur, lama kerja dan sikap tubuh dengan nyeri punggung pada pembuat batu bata.

Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih mendalam tentang faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kesehatan pekerja di industri bata, seperti pencahayaan dan sirkulasi udara. Juga, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas metode pelatihan ergonomi yang berbeda untuk menurunkan tingkat nyeri punggung di kalangan pekerja. Terakhir, penting untuk meneliti apakah penerapan alat bantu ergonomis dalam proses produksi dapat mengurangi risiko nyeri punggung pada pembuat batu bata.

  1. Vol. 18 No. 1 (2023): Media Kesehatan | Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar. vol kesehatan... ojs3.poltekkes-mks.ac.id/index.php/medkes/issue/view/33Vol 18 No 1 2023 Media Kesehatan Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar vol kesehatan ojs3 poltekkes mks ac index php medkes issue view 33
  2. Faktor yang berhubungan dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Perajin Batu Bata di Kabupaten... jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JKT/article/view/156Faktor yang berhubungan dengan Keluhan Low Back Pain LBP pada Pekerja Perajin Batu Bata di Kabupaten jurnalpoltekkesmaluku index php JKT article view 156
  3. Media Kesehatan Masyarakat. faktor berhubungan keluhan nyeri punggung low back pain penenun letneo insana... ejurnal.undana.ac.id/index.php/MKM/article/view/2958Media Kesehatan Masyarakat faktor berhubungan keluhan nyeri punggung low back pain penenun letneo insana ejurnal undana ac index php MKM article view 2958
  1. #pengambilan keputusan#pengambilan keputusan
  2. #alat bantu#alat bantu
Read online
File size125.94 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1GB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test