STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM
JURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan MazhabJURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan MazhabArtikel ini membahas proses positivisasi hukum Islam dan hukum adat ke dalam kerangka hukum nasional Indonesia dengan pendekatan interdisipliner dalam konteks penelitian hukum normatif. Peneliti mengidentifikasi fakta bahwa hukum adat dan hukum Islam memiliki peran penting dalam sistem hukum Indonesia yang kompleks dan multi-layered. Hukum adat, sebagai produk sosial yang tumbuh dari nilai dan norma suatu komunitas, diakui secara resmi dalam kerangka hukum positif di Indonesia, di mana hal ini sejalan dengan prinsip penyelesaian konflik di tingkat lokal dalam aspek tanah, warisan, dan hubungan sosial masyarakat. Sementara itu, hukum Islam menghadapi tantangan dalam pengintegrasiannya dengan hukum positif nasional, terutama dalam konteks Pancasila sebagai ideologi negara yang harus diinternalisasi dalam penerapan hukum. Penelitian ini menyoroti dinamika interaksi antara hukum adat dan hukum Islam, serta bagaimana keduanya dapat saling melengkapi dalam mewujudkan keadilan dan pemenuhan nilai sosial dalam masyarakat yang heterogen. Oleh sebab itu, pemahaman mendalam tentang interaksi ini penting untuk mengembangkan hukum yang progresif di Indonesia, yang mampu menjawab tantangan-tantangan yang muncul dalam konteks global dan lokal. Keberhasilan integrasi ini diharapkan mampu memberikan keadilan yang lebih inklusif bagi seluruh elemen masyarakat dalam sistem hukum nasional.
Positivisasi hukum Islam dan hukum adat ke dalam hukum nasional Indonesia merupakan proses yang tidak sederhana, melainkan sangat kompleks dan penuh dinamika.Proses ini tidak hanya melibatkan aspek normatif atau legal-formal, tetapi juga dipengaruhi secara kuat oleh berbagai faktor-faktor sosial, politik, kultural, serta tantangan dan resistesinya.Hukum Islam dan hukum adat sebagai hukum yang hidup di masyarakat (living law), ketika diupayakan untuk masuk dalam kerangka hukum negara, mengalami transformasi yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap konteks sosial dan budaya tempat hukum itu tumbuh dan diterapkan.Pendekatan sosio-antropologis menjadi sangat penting untuk menghadirkan perspektif yang lebih holistik dan kontekstual dalam pembentukan hukum nasional.Proses positivisasi hukum Islam dan hukum adat membawa dampak signifikan terhadap arah pembentukan hukum nasional di Indonesia.Salah satu implikasi penting yang muncul adalah perlunya perluasan asas rekognisi dan inklusivitas dalam sistem hukum nasional.Pada konteks masyarakat yang plural secara kultural, etnis, dan religius, asas rekognisi menjadi dasar normatif bagi negara untuk mengakui dan mengakomodasi keberadaan norma-norma lokal dan religius yang hidup di tengah masyarakat.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap implementasi hukum adat dan hukum Islam, terutama dalam konteks interaksi antara norma lokal dan regulasi digital. Studi lanjut juga bisa mengeksplorasi peran gender dalam dinamika integrasi hukum adat dan hukum Islam, khususnya hubungan antara tradisi patriarki dengan tantangan keadilan sosial. Selain itu, penting untuk mempelajari mekanisme resolusi konflik dalam sistem hukum campuran (hukum adat, hukum Islam, dan hukum nasional) di era globalisasi, serta strategi harmonisasi yang lebih inklusif untuk masyarakat multikultural. Penelitian ini dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana nilai-nilai lokal dan agama bisa beradaptasi tanpa kehilangan prinsip keadilannya di tengah dinamika kehidupan modern.
- Elit Politik di Indonesia: Akar dan Dampak Penyalahgunaan Hak Berdemokrasi | COMSERVA : Jurnal Penelitian... doi.org/10.59141/comserva.v3i06.1023Elit Politik di Indonesia Akar dan Dampak Penyalahgunaan Hak Berdemokrasi COMSERVA Jurnal Penelitian doi 10 59141 comserva v3i06 1023
- Keadilan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Anak | Jurnal Kolaboratif Sains. keadilan... doi.org/10.56338/jks.v6i7.3712Keadilan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Jurnal Kolaboratif Sains keadilan doi 10 56338 jks v6i7 3712
- Akomodasi Hukum Yang Hidup Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional Menurut Perspektif Asas Legalitas... talenta.usu.ac.id/rslr/article/view/14162Akomodasi Hukum Yang Hidup Dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana Nasional Menurut Perspektif Asas Legalitas talenta usu ac rslr article view 14162
| File size | 333.59 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UIDUID Model ini menekankan pentingnya keadilan epistemik dan legitimasi budaya dalam membangun kebijakan yang inklusif. Analisis membuka potensi aplikasi praktisModel ini menekankan pentingnya keadilan epistemik dan legitimasi budaya dalam membangun kebijakan yang inklusif. Analisis membuka potensi aplikasi praktis
45MATARAM45MATARAM Peran audit internal sangat penting dalam mendeteksi dan mencegah terjadinya kecurangan, sehingga efektivitasnya perlu didorong oleh beberapa faktor kunci.Peran audit internal sangat penting dalam mendeteksi dan mencegah terjadinya kecurangan, sehingga efektivitasnya perlu didorong oleh beberapa faktor kunci.
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Kesenjangan kritis meliputi tidak adanya model integratif yang menggabungkan ketiga variabel, kurangnya studi longitudinal (0%), dan penelitian kontekstualKesenjangan kritis meliputi tidak adanya model integratif yang menggabungkan ketiga variabel, kurangnya studi longitudinal (0%), dan penelitian kontekstual
UM PalembangUM Palembang Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan melalui pendidikan formal maupun informal. PendidikanUntuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan melalui pendidikan formal maupun informal. Pendidikan
RIAURIAU Kabupaten Indragiri Hilir memerlukan lulusan SMK yang memiliki kompetensi bidang keahlian dalam pemberdayaan tanaman kelapa. Pengembangan kurikulum dilakukanKabupaten Indragiri Hilir memerlukan lulusan SMK yang memiliki kompetensi bidang keahlian dalam pemberdayaan tanaman kelapa. Pengembangan kurikulum dilakukan
DINASTIREVDINASTIREV Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 60 pegawai, yang terdiri dari 47 Aparatur Sipil Negara dan 13 PPNPNTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 60 pegawai, yang terdiri dari 47 Aparatur Sipil Negara dan 13 PPNPN
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Epistemologi Bayani didefinisikan sebagai pemikiran yang menekankan otoritas teks (nas), yang berarti memahami teks sebagai pengetahuan tanpa interpretasi.Epistemologi Bayani didefinisikan sebagai pemikiran yang menekankan otoritas teks (nas), yang berarti memahami teks sebagai pengetahuan tanpa interpretasi.
UINMADURAUINMADURA Desain kelas seperti saung memberikan inspirasi bahwa tidak ada tekanan atau beban dalam belajar, suasana yang sejuk dan sehat dengan pohon rindangnyaDesain kelas seperti saung memberikan inspirasi bahwa tidak ada tekanan atau beban dalam belajar, suasana yang sejuk dan sehat dengan pohon rindangnya
Useful /
YLIIYLII Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan dukungan uji asumsi klasik untuk memastikan validitasData dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan dukungan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas
YLIIYLII Hasil menunjukkan bahwa 60% responden setuju bahwa aplikasi akuntansi digital membantu pencatatan keuangan menjadi lebih sistematis, 25% bersikap netral,Hasil menunjukkan bahwa 60% responden setuju bahwa aplikasi akuntansi digital membantu pencatatan keuangan menjadi lebih sistematis, 25% bersikap netral,
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif, penelitian melibatkan 66 siswa kelas VIII di SMP Negeri 24 Padang, dengan 14 siswa terpilihMenggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif, penelitian melibatkan 66 siswa kelas VIII di SMP Negeri 24 Padang, dengan 14 siswa terpilih
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Pernikahan beda agama di Indonesia tidak diperkenankan dan terkadang sering kali pula terjadinya konflik pernikahan tersebut. Tujuan dari penelitian yaituPernikahan beda agama di Indonesia tidak diperkenankan dan terkadang sering kali pula terjadinya konflik pernikahan tersebut. Tujuan dari penelitian yaitu