UM PalembangUM Palembang
Asabiyah: Jurnal Pengabdian HukumAsabiyah: Jurnal Pengabdian HukumUntuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan melalui pendidikan formal maupun informal. Pendidikan di Pondok Pesantren memiliki ciri khas yang memungkinkan tim pengabdian untuk mendorong jiwa kewirausahaan para santri. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan kewirausahaan, mencakup instruksi mengenakan jilbab dan membuat masker organik di Pondok Pesantren At-Tawasul, Cianjur, Jawa Barat, secara bertahap selama beberapa hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan menjadi motivator bagi santri untuk memahami berbagai kegiatan kewirausahaan yang dapat mereka lakukan di luar pendidikan formal. Untuk memaksimalkan pencapaian tujuan, kegiatan serupa perlu dilanjutkan secara terus-menerus.
Kurikulum di Pondok Pesantren At-Tawasul Cianjur Jawa Barat belum mencakup pendidikan kewirausahaan, sehingga menimbulkan tantangan dalam menanamkan nilai kewirausahaan kepada santri.Tantangan utama meliputi kurangnya fokus santri terhadap kewirausahaan, rendahnya pemahaman mengenai pentingnya kewirausahaan, ketidaksesuaian minat santri dengan pelatihan, kesulitan penjadwalan kegiatan, serta keterbatasan dana.Untuk meningkatkan efektivitas, diperlukan pelatihan kewirausahaan yang berkelanjutan dan terstruktur.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengembangkan model kurikulum kewirausahaan yang terintegrasi dengan pendidikan keagamaan di pondok pesantren, agar nilai-nilai Islam dan semangat berwirausaha dapat ditanamkan secara harmonis sejak dini. Kedua, penting untuk mengeksplorasi jenis pelatihan kewirausahaan berbasis sumber daya lokal yang sesuai dengan minat dan kebutuhan santri, sehingga pelatihan lebih relevan dan mampu meningkatkan partisipasi aktif mereka. Ketiga, perlu dikaji strategi pendanaan mandiri bagi program kewirausahaan pesantren, misalnya melalui pengembangan unit usaha kecil pesantren yang hasilnya dapat digunakan kembali untuk mendukung pelatihan berkelanjutan, sehingga tidak bergantung pada bantuan luar. Penelitian lanjutan sebaiknya menguji penerapan model integratif tersebut secara sistematis, menilai dampaknya terhadap motivasi serta keterampilan santri, sekaligus mengevaluasi keberlanjutannya dalam jangka panjang.
- Membangun karakter kemandirian wirausaha santri melalui sistem pendidikan pondok pesantren | Falah |... ejournal.unisnu.ac.id/JPIT/article/view/853Membangun karakter kemandirian wirausaha santri melalui sistem pendidikan pondok pesantren Falah ejournal unisnu ac JPIT article view 853
- MENGEMBANGKAN WIRAUSAHA DI PONDOK PESANTREN | Sudarsih | Jurnal Sosial Humaniora. wirausaha pondok pesantren... iptek.its.ac.id/index.php/jsh/article/view/655MENGEMBANGKAN WIRAUSAHA DI PONDOK PESANTREN Sudarsih Jurnal Sosial Humaniora wirausaha pondok pesantren iptek its ac index php jsh article view 655
| File size | 287.24 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui kepemimpinan yang perlu diterapkan pemimpinnya di era revolusi industriDari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui kepemimpinan yang perlu diterapkan pemimpinnya di era revolusi industri
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Institusi pendidikan sangat disarankan untuk mengadopsi model integratif ini sebagai bagian dari program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) danInstitusi pendidikan sangat disarankan untuk mengadopsi model integratif ini sebagai bagian dari program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan
UTMUTM Teori sosio-konstruktivisme menekankan bahwa pembelajaran bahasa terjadi melalui interaksi sosial dan pengalaman yang bermakna. Penelitian ini menggunakanTeori sosio-konstruktivisme menekankan bahwa pembelajaran bahasa terjadi melalui interaksi sosial dan pengalaman yang bermakna. Penelitian ini menggunakan
SGTSGT Temuan penelitian mengenai pengembangan penilaian pada tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah (MI/SD) menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengevaluasiTemuan penelitian mengenai pengembangan penilaian pada tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah (MI/SD) menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengevaluasi
UMTSUMTS Metode penelitian menggabungkan tinjauan literatur sistematis dan analisis teoritis dari perspektif kriminologi (Teori Disorganisasi Sosial Shaw & McKay,Metode penelitian menggabungkan tinjauan literatur sistematis dan analisis teoritis dari perspektif kriminologi (Teori Disorganisasi Sosial Shaw & McKay,
INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, sesi bedah buku, dan praktik ritual keagamaan seperti tahlil, shalawat, dan istighotsah.Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, sesi bedah buku, dan praktik ritual keagamaan seperti tahlil, shalawat, dan istighotsah.
STAI YPBWISTAI YPBWI Sebagai lembaga sosial, pesantren berperan aktif dalam mendorong partisipasi swakarsa dan swadaya masyarakat. Pendidikan Sosial Keagamaan menekankan pentingnyaSebagai lembaga sosial, pesantren berperan aktif dalam mendorong partisipasi swakarsa dan swadaya masyarakat. Pendidikan Sosial Keagamaan menekankan pentingnya
ALMISHBAHALMISHBAH Nilam Sari Lawira secara aktif menyampaikan ceramah keagamaan di kalangan perempuan Sulawesi Tengah dan selalu melibatkan dai perempuan agar pesan dakwahNilam Sari Lawira secara aktif menyampaikan ceramah keagamaan di kalangan perempuan Sulawesi Tengah dan selalu melibatkan dai perempuan agar pesan dakwah
Useful /
UTMUTM Data: (1) perencanaan asesmen pembelajaran berdeferensiasi dikumpulkan dengan teknik observasi, dengan menelaah modul ajar yang dibuat guru, dan wawancaraData: (1) perencanaan asesmen pembelajaran berdeferensiasi dikumpulkan dengan teknik observasi, dengan menelaah modul ajar yang dibuat guru, dan wawancara
UMTSUMTS Dalam konteks perguruan tinggi, pendidikan multikultural memainkan peran vital dalam menumbuhkan sikap saling menghargai dan membangun pemahaman lintasDalam konteks perguruan tinggi, pendidikan multikultural memainkan peran vital dalam menumbuhkan sikap saling menghargai dan membangun pemahaman lintas
UMTSUMTS Friedman, substansi hukum memadai, budaya hukum berkembang positif, namun struktur hukum terkendala minimnya tenaga kesehatan terlatih dan distribusi alatFriedman, substansi hukum memadai, budaya hukum berkembang positif, namun struktur hukum terkendala minimnya tenaga kesehatan terlatih dan distribusi alat
UMTSUMTS Fenomena menarik muncul ketika mayoritas Generasi Z mendukung pasangan tersebut meskipun pencalonan Gibran memicu polemik akademis dan hukum. PenelitianFenomena menarik muncul ketika mayoritas Generasi Z mendukung pasangan tersebut meskipun pencalonan Gibran memicu polemik akademis dan hukum. Penelitian