UNHASAUNHASA
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)Salah satu tanaman herbal yang digunakan sebagai obat tradisional dan bersifat antibakteri adalah daun kemangi (ocimum sanctum) dengan bahan aktif minyak atsiri yang mengandung senyawa 1,8-cineole, b-bisabolene, methyl eugenol. Senyawa-senyawa ini dapat mengakibatkan kerusakan pada membran sel bakteri sehingga menghambat pertumbuhan bakteri. Gingivitis, atau peradangan pada gingiva, merupakan salah satu penyakit mulut yang umum terjadi, dengan tanda klinis berupa kemerahan, hiperplasi, berkilau, dan mudah berdarah, yang disebabkan oleh plak dan kalkulus. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi (ocimum sanctum) terhadap kesembuhan gingivitis. Penelitian ini merupakan true experiment dengan rancangan pretest and posttest control group design, melibatkan 36 mahasiswa kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada Gingival Index antara kelompok yang berkumur dengan larutan ekstrak daun kemangi dan kelompok yang berkumur dengan aquadest, dengan kelompok daun kemangi menunjukkan penurunan nilai rata-rata Gingival Index yang lebih besar. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kemangi dapat mempengaruhi kesembuhan gingivitis, dengan nilai p sebesar 0,000.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) berpengaruh positif terhadap kesembuhan gingivitis dengan menghambat akumulasi plak.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada Gingival Index antara kelompok yang berkumur dengan ekstrak daun kemangi dan kelompok kontrol.Oleh karena itu, ekstrak daun kemangi berpotensi sebagai alternatif terapi komplementer untuk mengatasi gingivitis.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi yang berbeda untuk menentukan konsentrasi optimal yang memberikan hasil terbaik. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas ekstrak daun kemangi dengan obat kumur komersial yang umum digunakan dalam penanganan gingivitis. Terakhir, penelitian jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari penggunaan ekstrak daun kemangi dalam mencegah kekambuhan gingivitis dan menjaga kesehatan periodontal secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi ekstrak daun kemangi sebagai agen terapeutik dalam perawatan gingivitis, sehingga dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan masyarakat.
| File size | 236.93 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Probability sampling dengan teknik Purposive Sampling dimana teknik ini didasarkan padaPengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Probability sampling dengan teknik Purposive Sampling dimana teknik ini didasarkan pada
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Sebaliknya, skor GCS menunjukkan kemampuan prediksi yang baik dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan NEWS. Dengan demikian, GCS dapat dijadikanSebaliknya, skor GCS menunjukkan kemampuan prediksi yang baik dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan NEWS. Dengan demikian, GCS dapat dijadikan
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Daun kemangi bisa diolah sebagai obat tradisional, yaitu sebagai pereda migrain, stres, demam, diare, mengobati sariawan, pereda masuk angin, daun untukDaun kemangi bisa diolah sebagai obat tradisional, yaitu sebagai pereda migrain, stres, demam, diare, mengobati sariawan, pereda masuk angin, daun untuk
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Pengolahan data pada pengkajian sensitivitas dan sirkulasi darah perifer menggunakan rumus presentase (% = nilai hasil/nilai total x 100%) dan rumus ABIPengolahan data pada pengkajian sensitivitas dan sirkulasi darah perifer menggunakan rumus presentase (% = nilai hasil/nilai total x 100%) dan rumus ABI
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepedulian ibu terhadap kecemasan anak usia sekolah saat menjalani metode pendidikan daring di masa pandemic covid-19Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepedulian ibu terhadap kecemasan anak usia sekolah saat menjalani metode pendidikan daring di masa pandemic covid-19
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan situasi yang hendak diteliti dengan dukungan studi kepustakaanMetode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan situasi yang hendak diteliti dengan dukungan studi kepustakaan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata pemahaman peserta terhadap bahan dan proses pembuatan sabun meningkat dari 33% pada pre-test menjadiHasil menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata pemahaman peserta terhadap bahan dan proses pembuatan sabun meningkat dari 33% pada pre-test menjadi
GOMITGOMIT Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, pestisida alami dapat dijadikan alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuanUntuk mengurangi dampak negatif tersebut, pestisida alami dapat dijadikan alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuan
Useful /
POLIMEDIAPOLIMEDIA Guru sebagai garda terdepan harus mampu meningkatkan kompetensi baik dalam hal kemampuan metodologi pengajaran maupun kemampuan teknis yang berhubunganGuru sebagai garda terdepan harus mampu meningkatkan kompetensi baik dalam hal kemampuan metodologi pengajaran maupun kemampuan teknis yang berhubungan
UNHASAUNHASA Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan perawat dalam pemasangan infus sesuai SPO dengan tanda – tandaBerdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan perawat dalam pemasangan infus sesuai SPO dengan tanda – tanda
OSOOSO Terakhir, studi lanjutan dapat mengembangkan model dengan memasukkan faktor sosio-kultural lokal, seperti kebiasaan nongkrong atau pengaruh komunitas kopiTerakhir, studi lanjutan dapat mengembangkan model dengan memasukkan faktor sosio-kultural lokal, seperti kebiasaan nongkrong atau pengaruh komunitas kopi
OSOOSO Pontianak merupakan kota yang lekat dengan julukan Kota Khatulistiwa, hal itu bukan tanpa alasan sebab di kota ini terdapat sebuah monument yang menjadiPontianak merupakan kota yang lekat dengan julukan Kota Khatulistiwa, hal itu bukan tanpa alasan sebab di kota ini terdapat sebuah monument yang menjadi