UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 dan indikator ketahanan pangan dalam Kabupaten Bandung menggunakan Geographically Weighted Regression (GWR). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bandung pada 280 desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 terhadap ketahanan pangan paling besar di wilayah selatan Kabupaten Bandung, dan nilai koefisien Local R2 pengaruh indikator dalam perhitungan ketahanan pangan komposit tertinggi di Kecamatan Nagreg.

Variasi koefisien parameter model GWR mengindikasikan variasi pengaruh setiap variabel independen (persentase populasi terinfeksi Covid-19 dan indikator ketahanan pangan) untuk setiap desa sehingga respon akan berbeda dan disesuaikan dengan karakteristik daerah.Pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 terhadap ketahanan pangan paling besar di wilayah selatan Kabupaten Bandung, dan nilai koefisien Local R2 pengaruh indikator dalam perhitungan ketahanan pangan komposit tertinggi di Kecamatan Nagreg.Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat kebijakan dalam merencanakan pembangunan, terutama dalam ketahanan pangan yang disesuaikan dalam kondisi kronis atau sementara.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor spesifik di wilayah selatan Kabupaten Bandung yang menyebabkan pengaruh signifikan antara Covid-19 dan ketahanan pangan, seperti kondisi sosial ekonomi, akses layanan kesehatan, atau pola perilaku masyarakat. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan wilayah studi ke kabupaten lain di Jawa Barat untuk mengidentifikasi pola-pola umum dan perbedaan regional dalam hubungan antara pandemi dan ketahanan pangan. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model prediktif yang lebih akurat dengan menggabungkan data spasial dan non-spasial lainnya, seperti data demografi, data pertanian, dan data infrastruktur, untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi ketahanan pangan yang efektif.

  1. GAMBARAN STRES TENAGA KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 | PSIKOLOGI KONSELING. gambaran stres tenaga... doi.org/10.24114/konseling.v18i1.27832GAMBARAN STRES TENAGA KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 PSIKOLOGI KONSELING gambaran stres tenaga doi 10 24114 konseling v18i1 27832
  2. Fakta-Fakta Penerapan Penilaian Otentik di Taman Kanak-Kanak Negeri 2 Padang | Jurnal Obsesi : Jurnal... doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.521Fakta Fakta Penerapan Penilaian Otentik di Taman Kanak Kanak Negeri 2 Padang Jurnal Obsesi Jurnal doi 10 31004 obsesi v5i2 521
  3. Kemiskinan dan Perkembangan Wilayah di Kabupaten Boyolali | Astuti | Forum Geografi. kemiskinan wilayah... journals.ums.ac.id/index.php/fg/article/view/5000Kemiskinan dan Perkembangan Wilayah di Kabupaten Boyolali Astuti Forum Geografi kemiskinan wilayah journals ums ac index php fg article view 5000
Read online
File size369.22 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test