PENACCELERATIONPENACCELERATION

Journal of Islamic Finance and EkonomicsJournal of Islamic Finance and Ekonomics

Manajemen fiskal merupakan instrumen penting dalam kebijakan ekonomi yang berfungsi mempertahankan stabilitas makroekonomi serta mendorong pertumbuhan dan distribusi kesejahteraan publik yang merata. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana kebijakan fiskal di Indonesia dikelola, strategi yang diterapkan, dan dampaknya terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, mengacu pada berbagai literatur serta hasil penelitian terkini terkait peran kebijakan fiskal di Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa manajemen fiskal yang efektif dapat mengurangi dampak resesi, mendorong pertumbuhan PDB, menstabilkan inflasi, dan meningkatkan daya beli masyarakat. Strategi seperti reformasi pajak dan efisiensi belanja negara menjadi kunci dalam menciptakan ruang fiskal yang sehat dan adaptif.

Manajemen fiskal merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, baik pada kondisi normal maupun krisis, dengan kebijakan pengeluaran dan penerimaan yang terukur untuk mengatur pertumbuhan, inflasi, dan daya beli masyarakat.Reformasi perpajakan dan efisiensi belanja publik menjadi kunci menciptakan ruang fiskal yang sehat, namun tantangan seperti rendahnya tax ratio, ketimpangan anggaran, dan koordinasi antarinstansi masih perlu diatasi.Oleh karena itu, diperlukan pembaruan kebijakan yang mengedepankan keadilan sosial, transparansi, dan keberlanjutan guna memastikan stabilitas jangka pendek serta fondasi pembangunan jangka panjang yang adil dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mempelajari bagaimana penerapan sistem perpajakan digital memengaruhi peningkatan tax ratio di Indonesia, khususnya dalam mengintegrasikan sektor informal dan ekonomi digital ke dalam basis pajak. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi efektivitas mekanisme koordinasi antar‑instansi pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan kebijakan fiskal, dengan meneliti hambatan struktural dan potensi penyelarasan fungsi anggaran. Selain itu, penelitian dapat menelusuri keberlanjutan ruang fiskal Indonesia dalam konteks pembiayaan perubahan iklim, mengkaji sejauh mana instrumen fiskal hijau dapat memperluas sumber pendapatan tanpa menambah beban utang. Ketiga fokus tersebut akan memperkaya pemahaman tentang faktor‑faktor kunci yang menentukan keberhasilan manajemen fiskal serta memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan yang lebih adaptif, transparan, dan berkeadilan. Metode campuran antara analisis kuantitatif data perpajakan, survei stakeholder, dan studi kasus kebijakan dapat memberikan gambaran komprehensif. Hasilnya diharapkan dapat mendukung transformasi fiskal yang responsif terhadap dinamika ekonomi digital dan tantangan lingkungan.

Read online
File size251.95 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test