UNMERPASUNMERPAS
JMM - Jurnal Masyarakat MerdekaJMM - Jurnal Masyarakat MerdekaLiterasi merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting untuk dikembangkan sejak usia dini karena menjadi pondasi bagi anak-anak dalam memahami bidang keilmuan apapun yang lebih kompleks di masa depan. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, menumbuhkan budaya berliterasi yang menarik dan sesuai tahap perkembangan anak akan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal, baik secara kognitif maupun sosial. Berdasarkan observasi di lapangan, kondisi ini berbanding terbalik dengan tantangan yang dihadapi guru RA Tazakka dalam menumbuhkan budaya literasi untuk anak usia dini. Beberapa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman tentang konsep literasi, terbatasnya kreativitas dalam merancang pembelajaran, minimnya fasilitas pendukung, kurangnya pelatihan, serta ketidaksesuaian program dengan kurikulum. Untuk menjawab kebutuhan ini, kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membudayakan literasi yang menarik dan sesuai untuk anak usia dini dengan metode mendongeng dan menyanyi. Pelaksanaan program dimulai dengan identifikasi kebutuhan mitra melalui observasi dan wawancara, diikuti dengan pelatihan dan workshop yang berfokus pada konsep literasi, metode pembelajaran literasi berbasis mendongeng dan menyanyi.
Kemampuan mendongeng guru RA Tazakka berhasil ditingkatkan melalui pelatihan mendongeng dan menyanyi.Pelatihan ini menunjukkan bahwa guru kini mampu memahami pentingnya literasi dasar serta merancang kegiatan mendongeng dengan berbagai alat yang bervariasi.Lebih lanjut, guru juga telah terampil dalam mengimplementasikan teknik mendongeng dan menyanyi yang baik untuk mendukung penguatan literasi anak usia dini.
Penelitian ini telah berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam metode mendongeng dan menyanyi untuk penguatan literasi anak usia dini. Sebagai kelanjutan, penting untuk melakukan studi yang lebih mendalam mengenai dampak langsung dari peningkatan kompetensi guru ini terhadap perkembangan literasi anak-anak. Misalnya, dapat dilakukan penelitian longitudinal untuk mengamati secara langsung bagaimana minat baca, kemampuan berbahasa, dan pemahaman cerita anak-anak berkembang setelah guru-guru menerapkan teknik yang telah mereka pelajari. Apakah ada peningkatan signifikan dalam perbendaharaan kata atau kemampuan naratif mereka? Selain itu, mengingat peran penting lingkungan keluarga dalam menumbuhkan literasi, penelitian selanjutnya dapat menyoroti strategi efektif untuk melibatkan orang tua. Bagaimana program pelatihan atau pendampingan yang dirancang khusus dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya literasi dini dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam kegiatan membaca atau bercerita di rumah? Hal ini penting untuk menciptakan ekosistem literasi yang holistik. Terakhir, untuk memastikan keberlanjutan dan penyebaran praktik baik ini, sebuah studi kasus atau penelitian tindakan dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mendukung integrasi jangka panjang metode mendongeng dan menyanyi ke dalam kurikulum RA Tazakka, serta bagaimana model pelatihan serupa dapat disesuaikan dan diterapkan secara efektif di lembaga pendidikan anak usia dini lainnya dengan konteks dan tantangan yang beragam. Ini akan memberikan wawasan berharga tentang skalabilitas program dan keberlanjutan dampak positifnya.
- Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Ditinjau dari Self Efficacy Siswa | Jurnal Obsesi : Jurnal... doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2659Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Ditinjau dari Self Efficacy Siswa Jurnal Obsesi Jurnal doi 10 31004 obsesi v6i5 2659
- PELATIHAN BERNYANYI BAGI PENDIDIK POS PAUD TERPADU SE-KOTA SURABAYA | Transformasi dan Inovasi : Jurnal... journal.unesa.ac.id/index.php/jpm/article/view/15208PELATIHAN BERNYANYI BAGI PENDIDIK POS PAUD TERPADU SE KOTA SURABAYA Transformasi dan Inovasi Jurnal journal unesa ac index php jpm article view 15208
- Mendongeng Dalam Perspektif Pendidikan | AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA. mendongeng perspektif... e-journal.unipma.ac.id/index.php/JA/article/view/901Mendongeng Dalam Perspektif Pendidikan AGASTYA JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA mendongeng perspektif e journal unipma ac index php JA article view 901
- Implementasi Mendongeng pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Penanaman Karakter Anak Sekolah Dasar... doi.org/10.24246/j.js.2022.v12.i2.p161-167Implementasi Mendongeng pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Penanaman Karakter Anak Sekolah Dasar doi 10 24246 j js 2022 v12 i2 p161 167
| File size | 1012.53 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Kegiatan Pelatihan Sintaksis Fungsional pada Level Basic structure dirancang sebagai upaya pemberdayaan profesional guru Bahasa Inggris SMK melalui peningkatanKegiatan Pelatihan Sintaksis Fungsional pada Level Basic structure dirancang sebagai upaya pemberdayaan profesional guru Bahasa Inggris SMK melalui peningkatan
UNMERPASUNMERPAS Petani merupakan pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat rendahnya pemahaman mengenai ergonomi dan minimnyaPetani merupakan pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat rendahnya pemahaman mengenai ergonomi dan minimnya
UNMERPASUNMERPAS Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang akuntansi digital serta mendorong peningkatan literasi teknologi di lingkunganKegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang akuntansi digital serta mendorong peningkatan literasi teknologi di lingkungan
UNMERPASUNMERPAS Edukasi kesehatan reproduksi di SMAN 1 Kasihan Bantul berhasil meningkatkan pengetahuan siswa terhadap kesehatan reproduksi remaja. Hal ini terlihat dariEdukasi kesehatan reproduksi di SMAN 1 Kasihan Bantul berhasil meningkatkan pengetahuan siswa terhadap kesehatan reproduksi remaja. Hal ini terlihat dari
UNMERPASUNMERPAS Hal ini terlihat dari awal kegiatan sampai akhir, siswa mengikuti semua gerakan yoga serta saat evaluasi, siswa dapat melakukan sendiri gerakan yoga sesuaiHal ini terlihat dari awal kegiatan sampai akhir, siswa mengikuti semua gerakan yoga serta saat evaluasi, siswa dapat melakukan sendiri gerakan yoga sesuai
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest dan posttest, melibatkan kelas kontrol dan eksperimen di kelas VI SDN Sepatan I, KecamatanPenelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest dan posttest, melibatkan kelas kontrol dan eksperimen di kelas VI SDN Sepatan I, Kecamatan
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor terdiri dari modal dan peluang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Faktor ekonomiBerdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor terdiri dari modal dan peluang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Faktor ekonomi
SEMINAR IDSEMINAR ID Cara-cara pemberian motivasi dilakukan berupa: Memberikan pemahaman tentang Technopreneurship dan Kewirausahaan, Memberikan motivasi tentang memulai kegiatanCara-cara pemberian motivasi dilakukan berupa: Memberikan pemahaman tentang Technopreneurship dan Kewirausahaan, Memberikan motivasi tentang memulai kegiatan
Useful /
UNIBUNIB Analisis data menunjukkan bahwa penilaian otentik merupakan penilaian yang diperlukan bagi mahasiswa dan dosen Teknik Mesin, sehingga harus diterapkanAnalisis data menunjukkan bahwa penilaian otentik merupakan penilaian yang diperlukan bagi mahasiswa dan dosen Teknik Mesin, sehingga harus diterapkan
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Lest Square (PLS). Hasil penelitian menjelaskan bahwa: Pertama, kompetensi digital berpengaruhAnalisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Lest Square (PLS). Hasil penelitian menjelaskan bahwa: Pertama, kompetensi digital berpengaruh
UNMERPASUNMERPAS Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengenali potensi bahayaTujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengenali potensi bahaya
SEMINAR IDSEMINAR ID 79 tahun 2014 mengamanatkan penggunaan energi terbarukan minimal 23 % pada tahun 2025 dan 31 % pada tahun 2050. Salah satu sumber energi yang sering digunakan79 tahun 2014 mengamanatkan penggunaan energi terbarukan minimal 23 % pada tahun 2025 dan 31 % pada tahun 2050. Salah satu sumber energi yang sering digunakan