UNDIKMAUNDIKMA

Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP MataramPrisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram

Pendidikan di Indonesia saat ini berada pada peringkat terendah dalam hal kualitas, sebagaimana dibuktikan oleh PISA 2018. Oleh karena itu, sangat penting memperkenalkan inovasi teknologi, seperti video pembelajaran, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negara ini. Proyek ini bertujuan menciptakan film animasi yang dapat berfungsi sebagai sumber belajar tentang materi larutan elektrolit dan non‑elektrolit, khususnya dirancang untuk penggunaan di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan validitas tinggi video pembelajaran yang dikembangkan, sebagaimana ditunjukkan oleh uji validasi yang dilakukan oleh ahli media (81,4 %) dan ahli materi (96,9 %). Temuan ini juga didukung oleh penilaian berbasis kuesioner terhadap respons siswa, dengan tingkat kepuasan keseluruhan sebesar 98,67 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan video animasi berbasis praktikum pada materi elektrolit dan non‑elektrolit menggunakan model ADDIE sangat cocok untuk tujuan pendidikan.

Video pembelajaran yang dikembangkan mencakup intro, materi elektrolit dan non‑elektrolit serta praktikum konduktivitas listrik, dilengkapi gambar, animasi, dan musik, dan diunggah di YouTube dalam format MP4 yang dapat diakses secara online maupun offline pada berbagai perangkat.Evaluasi menunjukkan hasil yang sangat baik dengan tingkat kepuasan siswa tinggi, serta praktikum berbasis video terbukti dapat meningkatkan pembelajaran praktikum baik di sekolah maupun di rumah.Namun, diperlukan pengujian lebih luas untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan media ini dalam proses belajar mengajar secara skala besar.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas video praktikum YouTube pada berbagai jenis sekolah, seperti sekolah di wilayah perkotaan dibandingkan dengan pedesaan, serta pada jenjang kelas yang berbeda, untuk mengetahui sejauh mana media ini dapat meningkatkan hasil belajar secara umum. Selain itu, dapat dikembangkan elemen interaktif seperti kuis atau teknologi augmented reality yang terintegrasi dalam video, kemudian dianalisis pengaruhnya terhadap motivasi dan pemahaman konsep siswa dibandingkan dengan video statis. Selanjutnya, dilakukan studi longitudinal selama satu semester atau lebih untuk menilai dampak penggunaan berulang video tersebut terhadap pemahaman konseptual dan retensi pengetahuan kimia pada siswa, sehingga dapat dipetakan manfaat jangka panjang dari media pembelajaran ini.

  1. Pengembangan Media Video Pembelajaran Sentra Tema Alam Semesta Subtema Gejala Alam | Jurnal Obsesi :... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/2520Pengembangan Media Video Pembelajaran Sentra Tema Alam Semesta Subtema Gejala Alam Jurnal Obsesi obsesi index php obsesi article view 2520
  2. Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan di Sekolah Dasar | Lectura : Jurnal Pendidikan. pengelolaan pembiayaan... doi.org/10.31849/lectura.v14i1.12237Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan di Sekolah Dasar Lectura Jurnal Pendidikan pengelolaan pembiayaan doi 10 31849 lectura v14i1 12237
  3. Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif... ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/57Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif ejournal yayasanpendidikandzurriyatulquran index php ihsan article view 57
Read online
File size1.12 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test