UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islamat-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan IslamKajian eskatologis dalam Juz Amma, khususnya refleksi terhadap Surat Al-Qariah, memiliki relevansi yang mendalam terhadap pembentukan karakter Muslim di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pesan eskatologis yang terkandung dalam Surat Al-Qariah dengan menggunakan pendekatan hadis tarbawi, agar dapat mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat membentuk karakter Muslim yang berakhlak mulia di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari sumber primer, yaitu Al-Quran dan hadis, serta literatur sekunder yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan karakter Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan eskatologis dalam Surat Al-Qariah mengandung nilai-nilai moral yang kuat, seperti kesadaran akan kehidupan akhirat, tanggung jawab moral, dan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Nilai-nilai ini dapat diinternalisasi dalam pembentukan karakter Muslim di era digital melalui pendekatan hadis tarbawi, yang menekankan pendidikan berbasis akhlak dan spiritualitas. Dengan memahami pesan eskatologis dalam Surat Al-Qariah, Muslim di era digital dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi serta menjaga integritas moral dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini menemukan bahwa pesan eskatologis dalam Surat Al-Qariah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Muslim di era modern melalui pendekatan hadis tarbawi, yang memungkinkan internalisasi nilai-nilai akhirat dalam berbagai aspek kehidupan.Pemahaman eskatologis yang baik mendorong individu untuk bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital, lebih selektif dalam memilih informasi, dan aktif dalam kegiatan sosial berbasis nilai Islam.Literasi digital berbasis Islam serta peran aktif orang tua, pendidik, dan ulama sangat penting untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan kesadaran spiritual.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas media digital interaktif, seperti aplikasi mobile atau game edukatif berbasis pesan eskatologis dari Surat Al-Qariah, dalam membentuk kesadaran spiritual dan karakter siswa usia sekolah dasar. Kedua, penting untuk mengkaji model pendidikan keluarga yang mengintegrasikan kajian hadis tarbawi dan nilai eskatologis secara rutin melalui kegiatan rumah tangga digital, guna mengetahui dampaknya terhadap ketahanan moral anak di tengah konsumsi media bebas. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang strategi dakwah virtual yang menggunakan pendekatan storytelling berbasis eskatologi untuk generasi muda, dengan menguji sejauh mana narasi semacam ini mampu meningkatkan literasi agama dan kontrol diri dalam penggunaan teknologi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan menyasar aspek praktis penerapan nilai eskatologis melalui pendidikan dan teknologi, serta menekankan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas digital. Dengan pendekatan yang terintegrasi, internalisasi nilai akhirat dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk muslim yang cerdas secara teknologi namun tetap berpegang pada prinsip moral dan spiritual. Studi-studi lanjutan tersebut akan memperdalam relevansi ajaran Islam klasik dalam konteks kehidupan digital modern, sekaligus memberi solusi konkret atas degradasi moral yang sering muncul di ruang maya. Fokus pada media interaktif, pendidikan keluarga digital, dan dakwah berbasis cerita dapat menjadi terobosan dalam memperkuat karakter muslim yang seimbang antara dunia dan akhirat.
| File size | 271.88 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ESC IDESC ID Disarankan agar sekolah melakukan pelatihan dan seminar secara teratur untuk meningkatkan ketiga variabel ini. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian,Disarankan agar sekolah melakukan pelatihan dan seminar secara teratur untuk meningkatkan ketiga variabel ini. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Budaya mutu juga telah melembaga melalui tradisi morning briefing, peer review perangkat pembelajaran, dan internalisasi nilai-nilai Islam seperti ihsanBudaya mutu juga telah melembaga melalui tradisi morning briefing, peer review perangkat pembelajaran, dan internalisasi nilai-nilai Islam seperti ihsan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Komunikasi terbuka menciptakan ruang partisipatif yang mendorong kepercayaan dan rasa aman psikologis dalam tim. Sementara itu, komunikasi yang jelas membantuKomunikasi terbuka menciptakan ruang partisipatif yang mendorong kepercayaan dan rasa aman psikologis dalam tim. Sementara itu, komunikasi yang jelas membantu
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 56 orang, dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiPopulasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 56 orang, dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisisPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisa data deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui cara library research (Penulisan kepustakaan)Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisa data deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui cara library research (Penulisan kepustakaan)
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu mendorong kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif, danGaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu mendorong kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif, dan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif,
Useful /
UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN Persentase rerata penerapan manajemen kelas sebesar 76.30855% > 75%, berarti penerapan manajemen kelas di MTs. Persentase rerata aktivitas belajar pesertaPersentase rerata penerapan manajemen kelas sebesar 76.30855% > 75%, berarti penerapan manajemen kelas di MTs. Persentase rerata aktivitas belajar peserta
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Di sisi lain terdapat relevansi kreasi dakwah Sunan Kalijaga yang berbasis wisdom art pada masa lampau, yang memiliki unsur intrinsik pendidikan luhurDi sisi lain terdapat relevansi kreasi dakwah Sunan Kalijaga yang berbasis wisdom art pada masa lampau, yang memiliki unsur intrinsik pendidikan luhur
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dengan mengintegrasikan kedua pendekatan ini, manajemen pendidikan dapat mencapai keseimbangan antara orientasi nilai dan orientasi kinerja.idealisme memberikanDengan mengintegrasikan kedua pendekatan ini, manajemen pendidikan dapat mencapai keseimbangan antara orientasi nilai dan orientasi kinerja.idealisme memberikan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Dengan demikian, investasi dalam sinergi antara guru dan orang tua dapat memberikan umpan balik yang signifikan dalam bentuk individu yang lebih berkembangDengan demikian, investasi dalam sinergi antara guru dan orang tua dapat memberikan umpan balik yang signifikan dalam bentuk individu yang lebih berkembang