UIRUIR
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu PengetahuanAl-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu PengetahuanStudi ini mengkaji fenomena penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam publikasi akademik di universitas-universitas Islam, dengan fokus pada implikasi bagi etika akademik dan nilai-nilai spiritual. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan dari 150 mahasiswa dan 25 dosen di universitas-universitas Islam negeri dan swasta di Sumatera Utara melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa AI sering dianggap sebagai solusi instan yang mampu menggantikan proses intelektual manusia, sehingga menimbulkan fenomena “pengkultusan AI yang bertentangan dengan prinsip tauhid (monoteisme) dalam Islam. Tekanan meritokrasi akademik memicu logika instrumental, di mana hasil akhir diutamakan daripada proses belajar dan refleksi mendalam. Studi ini merekomendasikan integrasi pendidikan etika teknologi ke dalam kurikulum, pelatihan penggunaan AI yang etis, dan pengembangan pedoman etika yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam. Kolaborasi antara cendekiawan, akademisi, dan ahli teknologi juga diperlukan untuk menciptakan kerangka kerja holistik yang menjembatani tradisi keilmuan Islam dengan inovasi teknologi modern. Penelitian ini menekankan urgensi transformasi budaya akademik untuk memastikan AI tetap menjadi alat pelengkap rather than pengganti kemampuan intelektual manusia, sehingga nilai-nilai spiritual dan integritas akademik terjaga di era digital.
Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi AI dalam publikasi akademik di perguruan tinggi Islam menimbulkan implikasi etika, spiritual, dan budaya akademik yang signifikan, dimana fenomena “pemujian AI menimbulkan ketegangan antara modernitas teknologi dan prinsip tawhid.Diperlukan pendidikan etika teknologi, pelatihan bagi dosen dan mahasiswa, serta pedoman etis yang jelas, didukung kolaborasi antara ulama, akademisi, dan ahli teknologi untuk mengembangkan kerangka kerja holistik yang menyeimbangkan nilai Islam dengan inovasi AI.AI harus diperlakukan sebagai alat bantu, bukan sebagai entitas yang menyamai Tuhan, sehingga perguruan tinggi Islam dapat memelihara integritas, kejujuran, dan akhlak dalam proses pendidikan serta menjadi pionir sistem pendidikan yang mengharmoniskan tradisi dan inovasi.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan persepsi dan penggunaan AI secara etis di antara universitas Islam di berbagai wilayah Indonesia, serta mengidentifikasi faktor kontekstual yang memengaruhi praktik tersebut melalui studi komparatif metode campuran. Selanjutnya, dilakukan intervensi pendidikan etika teknologi dan pelatihan kompetensi AI untuk dosen dan mahasiswa, kemudian diukur dampaknya terhadap kualitas publikasi akademik serta pemeliharaan nilai tawhid, menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol. Terakhir, dikembangkan kerangka deteksi dan atribusi teks berbasis AI yang selaras dengan epistemologi Islam, kemudian dievaluasi keefektifannya dalam mengurangi praktik pemujian AI melalui penelitian berbasis desain, sehingga dapat menyediakan alat praktis bagi institusi untuk menjaga integritas akademik dalam era digital.
- One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.20414/ujis.v23i1.359One moment please moment please wait request verified doi 10 20414 ujis v23i1 359
- Human dignity and the pursuit of knowledge in Islamic thought: Insights from the Quran-EnPress Publisher... doi.org/10.24294/jipd.v8i12.9129Human dignity and the pursuit of knowledge in Islamic thought Insights from the Quran EnPress Publisher doi 10 24294 jipd v8i12 9129
- Etika Akademis Dalam Pendidikan Islam | Aziz | JURNAL TARBIYAH. etika akademis pendidikan islam aziz... jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tarbiyah/article/view/239Etika Akademis Dalam Pendidikan Islam Aziz JURNAL TARBIYAH etika akademis pendidikan islam aziz jurnaltarbiyah uinsu ac index php tarbiyah article view 239
- Governance, Risk, and Artificial Intelligence. governance risk artificial intelligence onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1609/aimag.v41i1.5200Governance Risk and Artificial Intelligence governance risk artificial intelligence onlinelibrary wiley doi 10 1609 aimag v41i1 5200
| File size | 486.24 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE Penelitian juga mengidentifikasi praktik utama, tantangan, dan peluang pemanfaatan AI untuk mendorong pengembangan agritourisme berkelanjutan, serta menelaahPenelitian juga mengidentifikasi praktik utama, tantangan, dan peluang pemanfaatan AI untuk mendorong pengembangan agritourisme berkelanjutan, serta menelaah
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Dengan demikian, penelitian ini menegaskan posisi PIAUD sebagai fondasi strategis dalam pembentukan karakter anak yang berkelanjutan dan berlandaskan epistemologiDengan demikian, penelitian ini menegaskan posisi PIAUD sebagai fondasi strategis dalam pembentukan karakter anak yang berkelanjutan dan berlandaskan epistemologi
STAIDHISTAIDHI Penerapan strategi pembelajaran DIT terbukti efektif dalam mencegah ketergantungan pasif dan mendorong cognitive offloading positif. Untuk memastikan pemanfaatanPenerapan strategi pembelajaran DIT terbukti efektif dalam mencegah ketergantungan pasif dan mendorong cognitive offloading positif. Untuk memastikan pemanfaatan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Pencarian literatur dilakukan di ScienceDirect, PubMed, Cochrane Library, dan Google Scholar untuk artikel berbahasa Indonesia/Inggris terbit 2020–2025.Pencarian literatur dilakukan di ScienceDirect, PubMed, Cochrane Library, dan Google Scholar untuk artikel berbahasa Indonesia/Inggris terbit 2020–2025.
MCMC Paradigma tauhid menjadi landasan filosofis dan epistemologis yang kuat untuk mengintegrasikan sains dan teknologi dalam pendidikan Islam, menjadikan pengetahuanParadigma tauhid menjadi landasan filosofis dan epistemologis yang kuat untuk mengintegrasikan sains dan teknologi dalam pendidikan Islam, menjadikan pengetahuan
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini memperlihatkan pentingnya transparansi dan kolaborasi antar lembaga untuk menyelesaikan konflik. Studi ini memiliki keterbatasan dalam menelitiPenelitian ini memperlihatkan pentingnya transparansi dan kolaborasi antar lembaga untuk menyelesaikan konflik. Studi ini memiliki keterbatasan dalam meneliti
IAIN MADURAIAIN MADURA Third, the legal culture so that the concept of syirkah bi al-muzāraah can be carried out by complying with local customary norms that are harmonizedThird, the legal culture so that the concept of syirkah bi al-muzāraah can be carried out by complying with local customary norms that are harmonized
IAIN MADURAIAIN MADURA Studi menekankan pentingnya strategi komprehensif yang mengharmonisasikan mekanisme pendanaan, basis data penerima, dan program kelembagaan, serta pendekatanStudi menekankan pentingnya strategi komprehensif yang mengharmonisasikan mekanisme pendanaan, basis data penerima, dan program kelembagaan, serta pendekatan
Useful /
IAIN MADURAIAIN MADURA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum Islam progresif di Malaysia efektif dalam mengelola perjudian daring, mendorong keadilan sosial, danHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum Islam progresif di Malaysia efektif dalam mengelola perjudian daring, mendorong keadilan sosial, dan
POLBINHUSPOLBINHUS Sementara itu, terdapat 32 orang (40,51%) dengan kadar kolesterol tinggi. Temuan ini mengindikasikan adanya perhatian terhadap kesehatan jantung dan pembuluhSementara itu, terdapat 32 orang (40,51%) dengan kadar kolesterol tinggi. Temuan ini mengindikasikan adanya perhatian terhadap kesehatan jantung dan pembuluh
CERICCERIC Desain yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pre dan post test tanpa kelompok kontrol. Program pelatihan ini berlangsung selama 4 minggu melibatkanDesain yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pre dan post test tanpa kelompok kontrol. Program pelatihan ini berlangsung selama 4 minggu melibatkan
CERICCERIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa facilitated tucking efektif dalam mengurangi rasa sakit pada bayi prematur selama pengambilan darah. Hal ini ditunjukkanHasil penelitian menunjukkan bahwa facilitated tucking efektif dalam mengurangi rasa sakit pada bayi prematur selama pengambilan darah. Hal ini ditunjukkan