MCMC

Mauriduna : Journal of Islamic StudiesMauriduna : Journal of Islamic Studies

Penelitian ini membahas implementasi paradigma tauhid sebagai landasan epistemologis untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pendidikan Islam, dengan tujuan mengatasi dikotomi pengetahuan, fragmentasi ilmu, dan stagnasi kurikulum yang masih banyak terjadi di lembaga pendidikan Islam. Berposisi dalam kerangka epistemologi Islam, penelitian kualitatif ini menggunakan desain studi pustaka dalam paradigma interpretatif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah kredibel seperti artikel jurnal, buku, dan prosiding konferensi, kemudian dianalisis secara deskriptif‑kualitatif menggunakan teknik analisis isi model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma tauhid menjadi dasar tiga model integrasi utama, yaitu interkoneksi, Islamisasi ilmu, dan kerangka holistik, yang secara kolektif memperkuat hubungan antara pengetahuan akademik, praktik keilmuan, dan pengembangan karakter spiritual serta moral peserta didik. Penelitian ini mengusulkan pendekatan sintetik yang menekankan penerapan praktis model‑model tersebut secara sistematis dan kontekstual untuk mendorong pembentukan peradaban ilmiah Islam yang berkarakter dan etis. Paradigma tauhid diidentifikasi sebagai landasan strategis untuk membentuk individu yang berpengetahuan, beretika, dan berkemampuan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang adil, berkeadaban, dan bermanfaat secara luas.

Paradigma tauhid menjadi landasan filosofis dan epistemologis yang kuat untuk mengintegrasikan sains dan teknologi dalam pendidikan Islam, menjadikan pengetahuan sebagai sarana pembentukan manusia yang etis, bertanggung jawab secara moral, dan berorientasi spiritual.Implementasinya melalui model interkoneksi, Islamisasi ilmu, dan pendekatan holistik meningkatkan kemampuan pendidikan Islam menghasilkan generasi yang cerdas, berkemuliaan spiritual, dan berkarakter virtuos.perancang kurikulum harus menyisipkan prinsip tauhid secara lintas disiplin, program pelatihan guru perlu memperkuat kompetensi pedagogik, serta institusi pendidikan dan pembuat kebijakan harus menyediakan lingkungan belajar integratif, fasilitas interdisipliner, dan kebijakan serta pendanaan yang mendukung epistemologi berbasis tauhid.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan paradigma tauhid dalam kurikulum STEM memengaruhi kemampuan siswa dalam berpikir etis dan kesadaran spiritual dibandingkan dengan kurikulum konvensional, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif‑kualitatif di beberapa sekolah. Selain itu, studi komparatif antara institusi pendidikan tinggi Islam di Indonesia, Malaysia, dan Mesir dapat mengidentifikasi variasi penerapan tiga model integrasi (interkoneksi, Islamisasi ilmu, holistik) serta faktor‑faktor yang memperlancar adopsi model tersebut. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan validasi instrumen yang dapat mengukur internalisasi nilai‑nilai tauhid pada peserta didik, kemudian menguji hubungan antara skor nilai‑tauhid dengan prestasi akademik dan perkembangan karakter siswa dalam penelitian longitudinal selama beberapa tahun. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat bagi perancang kebijakan, pendidik, dan peneliti untuk memperkuat integrasi ilmu pengetahuan dan nilai‑keislaman dalam pendidikan modern. Dengan demikian, hasilnya dapat mendukung penciptaan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beretika, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

  1. Sumbangan Pemikiran Tentang Konsep Paradigma Tauhid Dalam Sistem Pendidikan Islam: Studi Kasus M. Natsir... ejournal.lumbungpare.org/index.php/jim/article/view/935Sumbangan Pemikiran Tentang Konsep Paradigma Tauhid Dalam Sistem Pendidikan Islam Studi Kasus M Natsir ejournal lumbungpare index php jim article view 935
  2. Kementerian Agama Republik Indonesia. kementerian agama republik maaf situsweb perbaikan prepair.kemenag.go.idKementerian Agama Republik Indonesia kementerian agama republik maaf situsweb perbaikan prepair kemenag go
  3. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan. filosofi ideologi paradigma pendidikan islam inter... ejurnal.staialfalahbjb.ac.id/index.php/alfalahjikk/article/view/176Al Falah Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan filosofi ideologi paradigma pendidikan islam inter ejurnal staialfalahbjb ac index php alfalahjikk article view 176
  4. Paradigma Pembelajaran Iqra Dalam Membangun Karakter Bangsa | Civilization Research: Journal of Islamic... doi.org/10.61630/crjis.v1i2.17Paradigma Pembelajaran Iqra Dalam Membangun Karakter Bangsa Civilization Research Journal of Islamic doi 10 61630 crjis v1i2 17
  5. Analisis Pergeseran Paradigma Cartesian-Newtonian dan Thomas Kuhn: Cartesian-Newtonian Paradigm Shift... ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JFI/article/view/82319Analisis Pergeseran Paradigma Cartesian Newtonian dan Thomas Kuhn Cartesian Newtonian Paradigm Shift ejournal undiksha ac index php JFI article view 82319
Read online
File size419.84 KB
Pages30
Short Linkhttps://juris.id/p-3wm
DMCAReport

Related /

ads-block-test