STAITARUNASTAITARUNA
Jurnal KeislamanJurnal KeislamanKonsep nasikh wa mansukh dalam tradisi klasik menghadapi problematika serius ketika dibaca dengan kaca mata hermeneutika modern. Konsep ini bertumpu pada penanggalan ayat yang kerap tak pasti dan identifikasi yang variatif, sehingga rentan terhadap subjektivitas. Jenis penelitian ini adalah menggunakan studi kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitian ini diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yaitu sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah teknik pustaka (documentary study). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Dekonstruksi terhadap epistemologi klasik nasikh wa mansukh adalah bahwa fondasi epistemologis konsep nasikh wa mansukh klasik yang bertumpu pada kronologi penurunan ayat yang spekulatif, kriteria identifikasi yang subjektif, dan logika mekanis pembatalan ternyata rapuh ketika didekonstruksi melalui hermeneutika modern. 2). Reinterpretasi sebagai proses evolusi hukum dan pendidikan moral adalah bahwa fenomena yang selama ini disebut nasikh wa mansukh berhasil direinterpretasi sebagai manifestasi dari proses pendidikan moral yang progresif (al-tadrij) dan evolusi hukum yang kontekstual. Perubahan hukum dalam Al-Quran tidak dimaknai sebagai pembatalan, melainkan sebagai bentuk penyempurnaan yang disesuaikan dengan tingkat kesiapan masyarakat, sehingga membentuk sebuah kurikulum ilahi yang transformatif. 3). Implikasi terhadap pembacaan etis dan universalitas Al-Quran adalah bahwa dekonstruksi ini membawa implikasi mendasar bagi penafsiran, yaitu terciptanya pendekatan yang menempatkan nilai-nilai etis universal sebagai kerangka hermeneutis utama.
Pendekatan hermeneutika modern menegaskan paradigma baru dalam memahami nasikh wa mansukh, mengungkapkan kerentanan konsep klasik yang bergantung pada kronologi spekulatif, kriteria identifikasi subyektif, dan pemahaman mekanis yang mengganggu kesatuan teks.Konsep abrogasi yang sebelumnya dianggap hilang diubah menjadi proses pendidikan moral progresif (al‑tadrij) dan evolusi hukum kontekstual, sehingga Al‑Quran dilihat sebagai kurikulum ilahi transformatif yang membimbing masyarakat menuju peradaban lebih maju.Dari pengembangan paradigma ini, pembaca didorong untuk menafsirkan ayat-ayat tertentu melalui lensa nilai universal seperti keadilan dan rahmat, memprioritaskan pesan universal atas ekspresi kontekstual.
Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada penerapan prinsip hermeneutika modern terhadap teks hadits yang juga membahas nasikh‑mansukh, sehingga menilai konsistensi metode antara Quran dan hadits. Integrasi pendekatan tersebut bisa membuktikan apakah al‑tadrij dan evolusi hukum dapat diajarkan dalam konteks pendidikan karakter. Selanjutnya, riset dapat mengevaluasi dampak intervensi pendidikan karakter berbasis interpretasi Quran terhadap pemahaman nilai universal seperti keadilan dan kasih sayang di kalangan pelajar madrasah atau sekolah menengah. Analisis kuanti‑kualitatif dapat mengukur perubahan sikap dan perilaku setelah program tersebut dilaksanakan. Riset lain dapat meninjau bagaimana komunitas adat menafsirkan nasikh‑mansukh dalam praktik sehari‑hari, sehingga dapat memahami adaptasi kontekstual terhadap norma sosial. Perbandingan teks Quran dari daerah berbeda juga dapat menunjukkan variasi penafsiran dan faktor‑faktor yang mempengaruhinya. Dengan pendekatan ini, para peneliti dapat mengembangkan model hermeneutika yang lebih inklusif dan aplikatif. Terakhir, pengembangan tool digital berbasis aplikasi smartphone yang memvisualisasikan hubungan antara ayat bersyarat dapat memudahkan siswa memahami proses abrogasi secara progresif. Penelitian ini akan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi Quran di era digital.
- Implementasi Pendidikan Karakter Terhadap Moralitas Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila... journal.actual-insight.com/index.php/melior/article/view/1736Implementasi Pendidikan Karakter Terhadap Moralitas Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila journal actual insight index php melior article view 1736
- Analisis Perubahan Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Konteks Pemilu 2024 Melalui Tinjauan Hukum Tata... journal.pubmedia.id/index.php/lawjustice/article/view/2349Analisis Perubahan Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Konteks Pemilu 2024 Melalui Tinjauan Hukum Tata journal pubmedia index php lawjustice article view 2349
- Critical Study Of The Concept Of Nasikh Wa Mansukh In A Modern Qur'ani Hermeneutic Perspective |... doi.org/10.54298/jk.v8i2.658Critical Study Of The Concept Of Nasikh Wa Mansukh In A Modern Qurani Hermeneutic Perspective doi 10 54298 jk v8i2 658
- Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Al-Ghazali: Mengembangkan Kearifan Spritual Dalam Proses Pembelajaran... doi.org/10.57235/mesir.v1i2.2911Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Al Ghazali Mengembangkan Kearifan Spritual Dalam Proses Pembelajaran doi 10 57235 mesir v1i2 2911
- Epistemologi Penafsiran Nasaruddin Umar (Studi Buku Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an)... doi.org/10.53649/at-tahfidz.v3i01.362Epistemologi Penafsiran Nasaruddin Umar Studi Buku Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al QurAoan doi 10 53649 at tahfidz v3i01 362
| File size | 616.26 KB |
| Pages | 13 |
| Short Link | https://juris.id/p-2Zj |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
INSANINSAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen layanan konseling kelompok berbasis digital melalui pemanfaatan aplikasi Edmodo di MadrasahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen layanan konseling kelompok berbasis digital melalui pemanfaatan aplikasi Edmodo di Madrasah
INSANINSAN Gangguan yang timbul dapat berupa stress, kecemasan, tidak percaya diri, depresi, ataupun menarik diri dari lingkungan sosial. Bullying merupakan bagianGangguan yang timbul dapat berupa stress, kecemasan, tidak percaya diri, depresi, ataupun menarik diri dari lingkungan sosial. Bullying merupakan bagian
INSANINSAN Peta Konsep adalah ilustrasi grafis konkret yang mengindikasikan bagaimana sebuah konsep tunggal dihubungkan ke konsep-konsep lain pada kategori yang sama.Peta Konsep adalah ilustrasi grafis konkret yang mengindikasikan bagaimana sebuah konsep tunggal dihubungkan ke konsep-konsep lain pada kategori yang sama.
IAISUMBARIAISUMBAR Penelitian ini memerlukan penyempurnaan dan diharapkan dapat memberikan pandangan yang baru dalam penelitian mendatang. Penelitian ini menunjukkan bahwaPenelitian ini memerlukan penyempurnaan dan diharapkan dapat memberikan pandangan yang baru dalam penelitian mendatang. Penelitian ini menunjukkan bahwa
UMPUMP Sumber data berasal dari Google News. Objek penelitian berupa pemarkah morfologis dan sintaksis, sedangkan datanya berupa kalimat pada judul berita onlineSumber data berasal dari Google News. Objek penelitian berupa pemarkah morfologis dan sintaksis, sedangkan datanya berupa kalimat pada judul berita online
UMPUMP Selain faktor budaya pembentukan kosa kata dapat juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat suatu masyarakat hidup dapat dicerminkan dalam bahasanya.Selain faktor budaya pembentukan kosa kata dapat juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat suatu masyarakat hidup dapat dicerminkan dalam bahasanya.
UMPUMP Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka. Data yang dianalisisPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum Merdeka. Data yang dianalisis
UNINDRAUNINDRA Pemakaian bahasa terasa wajar, lumrah karena memang tanpa diajari oleh siapapun, seorang bayi akan tumbuh bersamaan dengan pertumbuhan bahasanya. DariPemakaian bahasa terasa wajar, lumrah karena memang tanpa diajari oleh siapapun, seorang bayi akan tumbuh bersamaan dengan pertumbuhan bahasanya. Dari
Useful /
STAITARUNASTAITARUNA Filsafat pendidikan berperan penting dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan yang bersifat kompleks dan multidimensional. Berbagai masalah pendidikanFilsafat pendidikan berperan penting dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan yang bersifat kompleks dan multidimensional. Berbagai masalah pendidikan
STAITARUNASTAITARUNA Pendekatan semiotik Peirce serta tafsir Al-Misbah mengungkap wudhu bukan sekadar syarat formal shalat, melainkan sarana pendidikan spiritual yang mengintegrasikanPendekatan semiotik Peirce serta tafsir Al-Misbah mengungkap wudhu bukan sekadar syarat formal shalat, melainkan sarana pendidikan spiritual yang mengintegrasikan
STAITARUNASTAITARUNA Implementasi pembelajaran yang mencakup tahapan pendahuluan, pembacaan, diskusi, presentasi, refleksi, dan evaluasi, serta penilaian terstruktur, memungkinkanImplementasi pembelajaran yang mencakup tahapan pendahuluan, pembacaan, diskusi, presentasi, refleksi, dan evaluasi, serta penilaian terstruktur, memungkinkan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Penelitian ini memaparkan ajaran Gereja tentang Maria Bunda Allah, dan mendeskripsikan pandangan umat Katolik terhadap Maria Bunda Allah. Gereja KatolikPenelitian ini memaparkan ajaran Gereja tentang Maria Bunda Allah, dan mendeskripsikan pandangan umat Katolik terhadap Maria Bunda Allah. Gereja Katolik