SALNESIASALNESIA

Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)

Terletak di kawasan berbukit Kabupaten Banyumas dengan tingkat kemiskinan ekstrem dan stunting yang tinggi, Desa Windujaya menghadapi tantangan geografis serta infrastruktur yang signifikan. Program pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan model produksi closed-loop. Inovasi utama meliputi budidaya maggot, ternak lele bioflok, hidroponik, serta kandang ayam pintar terintegrasi IoT yang bertenaga surya. Melalui pelatihan dan pendampingan, program ini berhasil meningkatkan keterampilan warga, menekan biaya pakan dan energi, serta mendiversifikasi sumber pendapatan. Integrasi IoT dan model pertanian berkelanjutan ini terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan mendorong pemberdayaan masyarakat yang adaptif di wilayah marjinal.

Program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, kompetensi sumber daya manusia, dan manajemen usaha mitra secara signifikan melalui penerapan sistem budidaya terintegrasi berbasis teknologi tepat guna, Internet of Things, dan energi terbarukan.Peningkatan tersebut tercermin pada penguasaan teknis budidaya bioflok, maggot, hidroponik, dan kandang ayam otomatis, peningkatan efisiensi penggunaan pakan dan energi, serta penguatan manajemen usaha melalui penerapan standar operasional prosedur, pencatatan digital, dan pemasaran terintegrasi.Secara keseluruhan, integrasi teknologi budidaya, otomasi, dan manajemen berbasis digital dalam satu pendekatan closed-loop system terbukti mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas hasil usaha.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimalisasi penggunaan limbah organik dari berbagai sumber, seperti limbah pertanian dan peternakan, untuk meningkatkan produksi maggot secara berkelanjutan. Kedua, penelitian tentang pengembangan sistem monitoring dan pengendalian kualitas air pada sistem bioflok secara otomatis menggunakan sensor dan algoritma machine learning dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya ikan lele. Ketiga, eksplorasi potensi integrasi sistem pertanian vertikal dengan hidroponik dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan diversifikasi produksi tanaman pangan di wilayah dengan keterbatasan lahan.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.56910/gemilang.v3i1.314One moment please one moment please wait request verified doi 10 56910 gemilang v3i1 314
  2. Industrial Internet of Things and Emerging Digital Technologies–Modeling Professionals’ Learning... ieeexplore.ieee.org/document/9354166Industrial Internet of Things and Emerging Digital TechnologiesAeModeling ProfessionalsAo Learning ieeexplore ieee document 9354166
  3. Pengembangan Sistem Biokonversi Ampas Tahu menjadi Maggot sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan... jurnal.politeknik-kebumen.ac.id/jurpikat/article/view/1372Pengembangan Sistem Biokonversi Ampas Tahu menjadi Maggot sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan jurnal politeknik kebumen ac jurpikat article view 1372
  4. Implementasi Dapur Bersih untuk Meningkatkan Higienitas Produk Gula Semut pada Sentra Produksi Tradisional... doi.org/10.25124/cosecant.v5i1.9393Implementasi Dapur Bersih untuk Meningkatkan Higienitas Produk Gula Semut pada Sentra Produksi Tradisional doi 10 25124 cosecant v5i1 9393
Read online
File size3.78 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test