UNIKSUNIKS

JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)

Pupuk organik merupakan jenis pupuk yang diperoleh dari bahan organik alami. Bahan organik ini berupa residu tanaman, limbah ternak, limbah organik dan bahan organik lainnya yang diolah menjadi pupuk. Salah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan petani adalah kompos yang dibuat dari bahan organik yang berasal dari limbah batang pisang. Limbah batang pisang memiliki kandungan organik yang tinggi yaitu 83%, dengan kandungan lignin dan selulosa sekitar 15-20% dan hemiselulosa sekitar 14,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan hara pada kompos batang pisang. Pengomposan dilakukan dengan Rancangan Acak Blok dengan 5 ulangan. Pengambilan sampel kompos matang dilakukan secara komposit dengan mengambil 80 gram dari setiap ulangan dan mengumpulkannya untuk total 400 gram. Sampel kemudian dianalisis di Laboratorium Dinas Perkebunan Pusat (CPS). Parameter yang diuji: kadar air, % N, % P2O5, % K2O, % Mg, % Ca, C organik dan pH. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan jumlah dan kualitas parameter kompos menurut Standar Nasional Indonesia No. 197030-2004. Melalui penelitian, diperoleh hasil yaitu kadar air 38,4% , N (0,89%), P2O5 (0,40%), K2O (1,63%), Mg (0,38%), Ca (0,99%) , C-organik (29,4%) dan pH (7,97). Sifat kimia kompos batang pisang yang diperoleh memenuhi standar mutu kompos nasional SNI No. 197030-2004.

Berdasarkan analisis kandungan hara pada kompos batang pisang, diperoleh hasil yaitu kadar air 38,4%, N (0,89%), P2O5 (0,40%), K2O (1,63%), Mg (0,38%), Ca (0,99%), C-organik (29,4%) dan pH (7,97).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat kimia kompos batang pisang yang diperoleh memenuhi standar mutu kompos nasional SNI No.Dengan demikian, limbah batang pisang memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pemberian kompos batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman secara spesifik, dengan mempertimbangkan berbagai jenis tanaman dan kondisi tanah yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi proses pengomposan limbah batang pisang dengan menambahkan mikroorganisme tertentu atau variasi starter untuk meningkatkan kandungan hara dan kualitas kompos. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas penggunaan kompos batang pisang dalam kombinasi dengan pupuk anorganik atau pupuk organik lainnya untuk mencapai hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.

  1. Analysis Nutrient Content of Stem Banana Compost as Organic Fertilizer | JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA... doi.org/10.36378/juatika.v6i1.3377Analysis Nutrient Content of Stem Banana Compost as Organic Fertilizer JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA doi 10 36378 juatika v6i1 3377
Read online
File size298.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test