UNWUNW

Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniIndonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas pembelajaran dengan menggunakan teka‑teki matematika (pembelajaran berbasis permainan) dan bermain bebas (pembelajaran berbasis bermain) dalam mengembangkan kemampuan spasial anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain urut eksplanatori. Sampel terdiri dari 30 siswa, yaitu 15 siswa di TK Inpres Mannurukki (kelas eksperimen) dan 15 siswa di TK IT At‑Tibyan (kelas kontrol) yang dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan berupa tes dan wawancara. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS 26, meliputi uji normalitas, homogenitas varians, uji Mann‑Whitney, independent samples t‑test, dan uji N‑Gain. Analisis kualitatif dilakukan dengan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa pada post‑test, rata‑rata skor kelas eksperimen (teka‑teki) sebesar 76,13, sedangkan kelas kontrol (bermain bebas) mencapai 84,20. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,014) dengan kelas kontrol memperoleh hasil lebih baik. Namun, uji N‑Gain pada kelas eksperimen menunjukkan efektivitas sedang dengan nilai rata‑rata N‑Gain 0,599. Wawancara mengungkapkan bahwa pembelajaran berbasis teka‑teki meningkatkan motivasi dan minat belajar, meskipun beberapa siswa mengalami kesulitan karena tingkat kesulitan teka‑teki yang terlalu tinggi. Sebaliknya, siswa pada kelas kontrol merasa lebih bebas, namun memerlukan panduan lebih untuk mengaitkan permainan dengan konsep matematika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa walaupun teka‑teki matematika menarik, pembelajaran berbasis bermain bebas lebih efektif dalam mendukung pengembangan konsep matematika secara menyeluruh pada anak usia dini.

Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan bermain bebas menghasilkan pemahaman matematika yang lebih tinggi secara keseluruhan dibandingkan dengan pendekatan teka‑teki matematika, meskipun teka‑teki terbukti meningkatkan kemampuan spasial secara signifikan.Namun, tingkat kesulitan teka‑teki harus disesuaikan dengan kemampuan anak agar tidak mengganggu motivasi belajar.Oleh karena itu, kombinasi kedua metode tersebut direkomendasikan untuk memberikan manfaat optimal bagi perkembangan spasial dan konsep matematika anak usia dini.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penyesuaian tingkat kesulitan teka‑teki matematika secara individual mempengaruhi perkembangan kemampuan spasial dan motivasi belajar anak usia dini; misalnya dengan merancang sistem adaptif yang menyesuaikan tantangan puzzle berdasarkan hasil evaluasi awal tiap anak serta mengamati perubahan performa pada tes spasial dan minat belajar selama beberapa minggu. Selain itu, studi longitudinal selama satu tahun ajaran dapat meneliti dampak jangka panjang dari intervensi gabungan antara teka‑teki matematika dan bermain bebas terhadap pencapaian konsep matematika serta kemampuan spasial, sehingga dapat diketahui apakah manfaat kedua pendekatan bersinergi seiring waktu, termasuk analisis perbedaan hasil antara kelompok yang menerima kombinasi metode versus kelompok yang hanya menggunakan satu metode. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi peran scaffolding atau bimbingan guru selama sesi bermain bebas untuk memperkuat keterkaitan antara aktivitas bermain dan konsep matematika, dengan menguji variasi strategi guru dalam memberikan arahan yang terstruktur namun tetap mempertahankan kebebasan eksplorasi anak, serta mengukur efeknya terhadap kemampuan transfer pengetahuan ke situasi pembelajaran formal.

  1. HUBUNGAN ANTARA TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF PIAGET DAN TEORI BELAJAR BRUNER | Jurnal Muassis Pendidikan... doi.org/10.55732/jmpd.v2i1.58HUBUNGAN ANTARA TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF PIAGET DAN TEORI BELAJAR BRUNER Jurnal Muassis Pendidikan doi 10 55732 jmpd v2i1 58
  2. Overcoming Student Difficulties in Completing Analytical Geometry Problems in Linear Equation Using Goegebra... eudl.eu/doi/10.4108/eai.19-10-2018.2281360Overcoming Student Difficulties in Completing Analytical Geometry Problems in Linear Equation Using Goegebra eudl eu doi 10 4108 eai 19 10 2018 2281360
Read online
File size489.8 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test