MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem evaluasi pembelajaran di sekolah. Salah satu inovasi yang berkembang adalah ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) yang dinilai lebih efisien, objektif, dan ramah lingkungan dibandingkan ujian berbasis kertas. Namun, penerapannya di sekolah menengah masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman guru, serta kesiapan siswa. Menyikapi hal tersebut, tim dosen Universitas MercuBaktiJaya Padang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan fokus pada penerapan dan simulasi ujian CBT di SMAN 1 Sutera.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di SMAN 1 Sutera dengan tema “Optimalisasi Sarana Ujian Digital.Penerapan dan Simulasi Ujian CBT telah berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang direncanakan.Melalui kegiatan pelatihan dan simulasi, guru dan siswa memperoleh pemahaman serta pengalaman langsung dalam menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekolah memiliki kesiapan sarana yang memadai untuk mengimplementasikan ujian berbasis komputer secara mandiri menggunakan jaringan lokal tanpa ketergantungan pada internet.Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital serta kemampuan adaptasi teknologi bagi tenaga pendidik dan peserta didik.Selain itu, kegiatan PKM ini memperkuat hubungan kemitraan antara Universitas MercuBaktiJaya Padang dan SMAN 1 Sutera dalam menjalankan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi digital di bidang pendidikan.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, beberapa saran dapat diajukan untuk keberlanjutan program. Pertama, sekolah disarankan untuk terus mengembangkan dan memperluas implementasi sistem CBT, tidak hanya pada ujian akhir tetapi juga pada kegiatan evaluasi harian dan ujian semester. Kedua, diperlukan pelatihan lanjutan bagi guru TIK dan tenaga administrasi agar mampu melakukan pemeliharaan sistem serta pembaruan perangkat lunak secara mandiri. Ketiga, pihak universitas diharapkan dapat melanjutkan pendampingan melalui kegiatan serupa di sekolah lain, sehingga dampak positif dari kegiatan ini dapat meluas dan mendukung pemerataan literasi digital di wilayah Pesisir Selatan. Selain itu, hasil kegiatan ini dapat dijadikan dasar penelitian atau pengembangan sistem CBT yang lebih adaptif dan terintegrasi dengan kebutuhan sekolah.

Read online
File size959.06 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test