JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Nyeri persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat proses persalinan normal. Penatalaksanaan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologis, salah satunya yaitu dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap nyeri persalinan kala 1 fase aktif pada ibu bersalin pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian quasi eksperimen dengan desain two group pretest – posttest melibatkan 15 responden pada kelompok intervensi dan 15 responden pada kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala nyeri Bourbanis. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender (<0,05) dengan rata-rata pada kelompok intervensi terjadi penurunan (1,13) sedangkan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan nilai rata-rata nyeri persalinan (2,13). Hal ini mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi, sehingga aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan yaitu ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I di RS Lira Medika Karawang – Jawa Barat dengan p = 0,000.Pemberian aromaterapi lavender dapat menjadi alternatif penatalaksanaan nyeri persalinan yang efektif dan non-farmakologis.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi jenis minyak esensial lain yang berpotensi mengurangi nyeri persalinan dan menginvestigasi pengaruh aromaterapi terhadap aspek psikologis ibu bersalin.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas aromaterapi lavender pada ibu bersalin dengan kondisi medis tertentu, seperti preeklampsia atau diabetes gestasional, untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih beragam. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain yang lebih ketat, seperti randomized controlled trial (RCT), dapat dilakukan untuk memperkuat bukti mengenai efektivitas aromaterapi lavender dalam mengurangi nyeri persalinan dan meningkatkan kepuasan ibu terhadap proses persalinan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi ibu bersalin terhadap penggunaan aromaterapi lavender selama persalinan, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai manfaat dan tantangan yang terkait dengan penggunaan metode ini.

  1. Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif pada Ibu Bersalin di RS Lira... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/141Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif pada Ibu Bersalin di RS Lira jqwh index php JQWH article view 141
Read online
File size209.29 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test