LPPM UNASMANLPPM UNASMAN

JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan pendampingan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wahyuri di Desa Kenje Kecamatan Campalagian bertujuan meningkatkan partisipasi sosial dan perubahan sikap warga melalui pendekatan pendidikan orang dewasa berbasis andragogi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2025 dengan melibatkan 26 peserta yang terdiri atas warga belajar, tutor, dan pengelola PKBM. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator pembelajaran: pemahaman konsep andragogi meningkat dari 15% sebelum kegiatan menjadi 70% setelah pelatihan, partisipasi aktif warga belajar naik dari 25% menjadi 65%, serta motivasi melanjutkan pendidikan formal maupun nonformal bertambah dari 30% menjadi 75%. Selain itu, peserta mengembangkan keterampilan dasar kewirausahaan dan literasi digital yang mendukung keberlanjutan pembelajaran di tingkat desa. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan konsep andragogi melalui PKBM efektif dalam memperkuat partisipasi sosial, menumbuhkan sikap positif, dan memperluas kesempatan belajar seumur hidup bagi masyarakat desa.

Kegiatan pendampingan di PKBM Wahyuri memberikan dampak positif berupa peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep andragogi, motivasi melanjutkan pendidikan, serta keterlibatan sosial masyarakat.Penerapan pendekatan andragogi terbukti relevan dalam menjawab kebutuhan pendidikan orang dewasa di desa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya terkait pendidikan berkualitas dan pengurangan kesenjangan sosial-ekonomi terbatas.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program andragogi di PKBM, termasuk peran serta masyarakat dan dukungan pemerintah desa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan kewirausahaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar lokal, dengan melibatkan mentor dari kalangan pengusaha sukses di wilayah tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran di PKBM, misalnya melalui pengembangan platform e-learning yang menyediakan materi pembelajaran interaktif dan forum diskusi online. Dengan demikian, diharapkan program pendidikan nonformal berbasis andragogi dapat terus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat desa.

Read online
File size286.9 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test