IPB INTLIPB INTL
Jurnal Abdi MasyarakatJurnal Abdi MasyarakatTujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji filosofi Tri Hita Karana dalam praktik pemberdayaan masyarakat Tonja. Pariwisata di Bali tidak berkembang pesat di kelurahan Tonja, Denpasar. Dalam rangka membangun komitmen masyarakat Tonja, kegiatan pemberdayaan masyarakat Tonja mengadopsi filosofi Tri Hita Karana. Permasalahan dalam artikel ini berpusat pada: 1) Bagaimana bentuk rancangan kegiatan pemberdayaan masyarakat Tonja berbasis Tri Hita Karana dalam pembangunan pariwisata? 2) Bagaimana bentuk implementasi filosofi Tri Hita Karana dalam rangka pemberdayaan masyarakat Tonja sehubungan dengan pembangunan pariwisata? Artikel ini diselesaikan secara kualitatif. Semua data berhasil dikumpulkan melalui studi pustaka dan proses observasi partisipasi di Denpasar. Semua data dianalisis secara kualitatif dengan teori simbol dan resepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Filosofi Tri Hita Karana terimplementasi dalam program pengabdian masyarakat berlingkungan hijau, bersih dan sehat. Aplikasi filosofi Tri Hita Karana dalam rancangan kegiatan pemberdayaan masyarakat Tonja terlihat pada bagian pendahuluan, tujuan, khalayak sasaran dan susunan acara dalam usulan kegiatan pengabdian masyarakat berlingkungan hijau, bersih dan sehat. 2) Pengamalan filosofi Tri Hita Karana dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih fisik, sosialisasi kebutuhan wisata, sumbangan alat kebersihan dan bibit tanaman serta melakukan persembahyangan bersama di kelurahan Tonja sebagai usaha untuk mewujudkan lingkungan kelurahan Tonja yang bersih, hijau, sehat serta kondusif untuk perkembangan pariwisata.
Program kegiatan pariwisata diapresiasi positif oleh masyarakat Tonja dalam usulan program pariwisata dan pemberdayaan masyarakat berorientasi Tri Hita Karana yang dirancang civitas akademika IPBI.Kegiatan pemberdayaan masyarakat Tonja dirancang dengan pertimbangan filosofi Tri Hita Karana dalam bentuk program lingkungan hijau, bersih dan sehat untuk masyarakat Tonja ditengah pembangunan pariwisata Bali.Realisasi rancangan kegiatan pemberdayaan masyarakat Tonja berdasarkan pemahaman filsafat Tri Hita Karana dalam dinamika pembangunan pariwisata Bali dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih fisik, sosialisasi kebutuhan kegiatan wisata, pemberian sumbangan alat kebersihan dan bibit tanaman serta melakukan persembahyangan bersama di Pura Beji, Pura Puseh dan Pura Dalem kelurahan Tonja sebagai usaha untuk mewujudkan lingkungan kelurahan Tonja yang bersih, hijau dan sehat.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam bagaimana filosofi Tri Hita Karana dapat diintegrasikan dengan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program pemberdayaan masyarakat di sektor pariwisata. Studi komparatif juga dapat dilakukan untuk melihat bagaimana implementasi Tri Hita Karana dalam pemberdayaan masyarakat di Tonja dibandingkan dengan daerah lain di Bali atau bahkan di Indonesia yang memiliki karakteristik sosial dan budaya yang berbeda. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program pemberdayaan masyarakat berbasis Tri Hita Karana terhadap kesejahteraan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat Tonja. Bagaimana program ini mampu berkontribusi pada peningkatan pendapatan, partisipasi sosial, dan pelestarian lingkungan di kelurahan Tonja? Penelitian lanjutan ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan dalam implementasi Tri Hita Karana sebagai landasan pembangunan pariwisata berkelanjutan, serta memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan dan pengembangan program di masa depan guna mencapai dampak yang lebih signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
| File size | 215.38 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE LPISTIE LPI Eksistensi objek wisata di suatu daerah juga dapat memperbaiki kondisi kesejahteraan masyarakat yaitu dengan meningkatkan penghasilan yang diterima karenaEksistensi objek wisata di suatu daerah juga dapat memperbaiki kondisi kesejahteraan masyarakat yaitu dengan meningkatkan penghasilan yang diterima karena
PPBPPB Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan tata kelola keuangan merupakan langkah strategis dalam mendukung desa wisata yang mandiri, berdaya saing, danKegiatan ini membuktikan bahwa penguatan tata kelola keuangan merupakan langkah strategis dalam mendukung desa wisata yang mandiri, berdaya saing, dan
PRADITAPRADITA Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba (t = 2,951; p = 0,007), sedangkan DER jugaHasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba (t = 2,951; p = 0,007), sedangkan DER juga
YMPNYMPN Tradisi yang berakar di suatu daerah muncul melalui perjalanan sejarah dan budaya yang panjang, yang pada akhirnya menjadi sistem kepercayaan dan praktikTradisi yang berakar di suatu daerah muncul melalui perjalanan sejarah dan budaya yang panjang, yang pada akhirnya menjadi sistem kepercayaan dan praktik
UNHJAMBIUNHJAMBI Banyak warga desa yang sebelumnya bergantung pada sektor pertanian kini memperoleh pekerjaan tetap di sektor pertambangan, yang membawa stabilitas penghasilan,Banyak warga desa yang sebelumnya bergantung pada sektor pertanian kini memperoleh pekerjaan tetap di sektor pertambangan, yang membawa stabilitas penghasilan,
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Temuan ini memberikan implikasi berharga bagi pengembangan berkelanjutan sektor pariwisata Bali. Studi ini menunjukkan bahwa GHRM memainkan peran kunciTemuan ini memberikan implikasi berharga bagi pengembangan berkelanjutan sektor pariwisata Bali. Studi ini menunjukkan bahwa GHRM memainkan peran kunci
UPNYKUPNYK Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel Jumlah Wisatawan (X1) dan Jumlah Hotel (X2) berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah SektorBerdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel Jumlah Wisatawan (X1) dan Jumlah Hotel (X2) berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah Sektor
UNHASUNHAS Ini ditandai dengan transformasi teknologi dan interkoneksi yang luas. Dalam konteks ini, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam konservasi sumberIni ditandai dengan transformasi teknologi dan interkoneksi yang luas. Dalam konteks ini, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam konservasi sumber
Useful /
UMPARUMPAR Sementara itu, sikap keuangan dan perilaku keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penerapan pola pemasaran oleh pelaku UMKM di KotaSementara itu, sikap keuangan dan perilaku keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penerapan pola pemasaran oleh pelaku UMKM di Kota
UMPARUMPAR Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi‑terstruktur dengan pasien, tenaga medis, dan manajer pemasaran, sertaDengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi‑terstruktur dengan pasien, tenaga medis, dan manajer pemasaran, serta
UMPARUMPAR Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 44 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwaDengan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 44 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Alat ukur yang dipergunakan pada survei ialah angket serta wawancara. Sesuai akibat analisis SWOT disimpulkan bahwa ada beberapa taktik pembangunan bisaAlat ukur yang dipergunakan pada survei ialah angket serta wawancara. Sesuai akibat analisis SWOT disimpulkan bahwa ada beberapa taktik pembangunan bisa