UNPAMUNPAM

Jurnal Informatika Universitas PamulangJurnal Informatika Universitas Pamulang

PT. Mesco Sarana Nusantara merupakan salah satu perusahaan migas yang merekrut karyawan secara mandiri di dalam perusahaan. Sulit bagi perusahaan untuk menentukan kandidat mana yang memenuhi kriteria banyak kandidat untuk menjadi karyawan, sementara jumlah kandidat yang akan diangkat sebagai karyawan terbatas. Hal ini berdasarkan PT. Mesco Sarana Nusantara berjuang untuk membuat keputusan perekrutan. Untuk itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan untuk membantu perusahaan menyeleksi akses bagi karyawan. Sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode berikut: pembobotan aditif sederhana dan pemeringkatan pusat gravitasi. Metode SAW dan ROC, metode SAW digunakan untuk pemeringkatan dan metode ROC digunakan untuk pembobotan, karena metode ROC memberikan bobot pada setiap kriteria berdasarkan peringkatnya, yang dievaluasi berdasarkan prioritas kriteria. Sistem yang dibangun berdasarkan hasil pengujian dapat membantu industri SDM mengidentifikasi pelamar potensial sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan.

Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan pembobotan Rank Order Centroid (ROC) dapat memberikan peringkat yang optimal dalam proses seleksi karyawan baru pada PT.Hasil perankingan menempatkan calon CK10 sebagai kandidat terbaik dengan nilai akhir 0,9774, yang menunjukkan keefektifan sistem pendukung keputusan yang dikembangkan.Dengan demikian, kombinasi SAW dan ROC terbukti meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengambilan keputusan perekrutan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggabungan logika fuzzy dengan metode SAW‑ROC dapat meningkatkan kemampuan sistem dalam menangani ketidakpastian penilaian kriteria kandidat. Selanjutnya, perlu dilakukan uji coba model SAW‑ROC pada perusahaan dari sektor lain atau pada kumpulan data perekrutan yang jauh lebih besar untuk menilai skalabilitas dan keandalannya dalam konteks yang berbeda. Selain itu, pengembangan aplikasi berbasis web yang memungkinkan keputusan perekrutan dilakukan secara interaktif dengan masukan pengguna secara real‑time dapat menjadi fokus riset untuk mempermudah implementasi praktis di lapangan. Penelitian ini juga dapat memperluas analisis dengan menambahkan variabel psikometrik sebagai kriteria tambahan, sehingga dapat mengevaluasi pengaruhnya terhadap hasil perankingan. Akhirnya, studi komparatif antara model SAW‑ROC dan metode multi‑criteria lainnya, seperti TOPSIS atau AHP, dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang keunggulan relatif masing‑masing pendekatan dalam proses seleksi karyawan.

  1. Penentuan Lokasi Stup Menggunakan Pembobotan Rank Order Centroid (ROC) dan Simple Additive Weighting... doi.org/10.30864/jsi.v15i1.340Penentuan Lokasi Stup Menggunakan Pembobotan Rank Order Centroid ROC dan Simple Additive Weighting doi 10 30864 jsi v15i1 340
Read online
File size201.66 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test