FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS

Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)

Artikel ini membahas ketidakcukupan tata kelola dan manajemen pendidikan tinggi di negara-negara Afrika Barat, khususnya Nigeria. Meskipun institusi pendidikan telah menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, kebijakan pendidikan dan kurikulum belum sejalan dengan perkembangan ekonomi dan politik, sehingga menyebabkan brain drain. Penelitian ini menekankan pentingnya peran pemangku kepentingan perguruan tinggi dalam pembangunan sosial dan ekonomi yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Penulis menyarankan agar para akademisi dan profesional perguruan tinggi dapat berpartisipasi dalam kontribusi politik dan finansial tanpa tekanan afiliasi politik, guna meningkatkan pembangunan sosial-ekonomi di Nigeria. Tata kelola yang efektif di institusi pendidikan tinggi, seperti yang terlihat di negara maju, dianggap sebagai kontributor signifikan terhadap pembangunan nasional.

Diperlukan kebijakan nasional yang memungkinkan profesional dari institusi pendidikan tinggi berpartisipasi dalam peran politik dan ekonomi demi kontribusi terhadap pembangunan nasional.Partisipasi ini akan meningkatkan pembangunan sosial-ekonomi di Nigeria serta mengatasi masalah brain drain.Tata kelola dan manajemen yang efektif oleh anggota perguruan tinggi akan mendorong perumusan dan pelaksanaan kebijakan makro dan mikroekonomi yang baik.

Pertama, perlu diteliti bagaimana model tata kelola partisipatif akademisi dalam kebijakan publik dapat dirancang secara efektif di Indonesia, mengingat konteks politik dan birokrasi yang unik, untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan pembangunan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh keterlibatan dosen dalam posisi strategis pemerintahan terhadap inovasi kebijakan ekonomi dan reformasi birokrasi, khususnya dalam mengurangi korupsi dan meningkatkan akuntabilitas. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang mekanisme sistemik yang dapat mencegah brain drain di kalangan akademisi Indonesia dengan menciptakan insentif struktural dan ruang partisipasi politik yang aman serta independen dari tekanan kekuasaan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu mengembangkan ekosistem tata kelola pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berdampak bagi pembangunan nasional.

Read online
File size250.74 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test