UNRAMUNRAM

Jurnal PepaduJurnal Pepadu

Ketersediaan pakan berkualitas merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas kambing Peranakan Ettawa (PE) yang memiliki potensi tinggi dalam produksi susu dan daging. Permasalahan yang dihadapi peternak, khususnya di Kelompok Ternak Kerta Bangkit Desa Gangga, Lombok Utara, adalah keterbatasan hijauan pada musim kemarau serta tingginya biaya pakan komersial. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan limbah organik sebagai pakan alternatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025 dengan melibatkan 21 peternak sebagai peserta aktif. Metode kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi partisipatif, pelatihan teknik fermentasi pakan semi-moist menggunakan limbah organik, serta pendampingan lapangan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah limbah organik menjadi pakan bernilai nutrisi tinggi. Evaluasi lapangan mencatat pertambahan bobot badan kambing PE sebesar 62–85 g/ekor/hari setelah pemberian pakan fermentasi. Selain meningkatkan efisiensi biaya produksi, kegiatan ini juga berkontribusi dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan. Secara keseluruhan, program pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan kemandirian peternak, mendukung keberlanjutan usaha ternak rakyat, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kelompok Ternak Kerta Bangkit Desa Gangga telah berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian peternak dalam mengolah limbah organik menjadi pakan alternatif bernutrisi bagi kambing Peranakan Ettawa (PE).Melalui tahapan survei awal, sosialisasi, pelatihan fermentasi pakan semi-moist, serta pendampingan intensif, program ini terbukti mampu menjawab permasalahan keterbatasan pakan hijauan terutama pada musim kemarau dan tingginya biaya pakan komersial.Program ini tidak hanya bersifat solusi jangka pendek, tetapi juga strategis dalam mendukung ketahanan pakan lokal, mengurangi ketergantungan pada pakan impor atau komersial, serta memperkuat keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis limbah organik terhadap kualitas pakan fermentasi dan performa kambing PE, dengan fokus pada penentuan proporsi optimal campuran limbah untuk memaksimalkan nilai nutrisi. Kedua, penelitian mengenai efektivitas berbagai metode fermentasi, termasuk penggunaan starter lokal, dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses dan mengurangi biaya produksi pakan. Ketiga, studi tentang dampak jangka panjang pemberian pakan fermentasi limbah organik terhadap kesehatan reproduksi dan kualitas susu kambing PE perlu diinvestigasi untuk memastikan keberlanjutan dan manfaat ekonomi yang optimal dari program ini. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem peternakan kambing PE berbasis limbah organik.

Read online
File size603.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test