UNRAMUNRAM
Jurnal PepaduJurnal PepaduLingkungan RT 04 RW 16 Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang menghadapi permasalahan kerawanan lingkungan akibat rusaknya pagar pengaman, sehingga orang luar dapat keluar masuk secara bebas dan meningkatkan potensi gangguan keamanan. Permasalahan ini semakin diperparah dengan kondisi pengelolaan lingkungan yang sepenuhnya dibebankan kepada warga sejak pengembang perumahan dinyatakan pailit. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keamanan lingkungan dan mendorong perlunya upaya nyata untuk menanggulangi permasalahan tersebut secara kolektif. Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan potensi kerawanan lingkungan dengan mendesain dan membangun pagar pengaman permanen di area tanah kosong yang rawan sebagai langkah preventif meningkatkan keamanan lingkungan. Metode kegiatan meliputi analisis situasi dan permasalahan mitra, penetapan prioritas permasalahan, perancangan desain pagar menggunakan AutoCAD, serta pelaksanaan konstruksi pagar dengan ukuran 7 x 3,25 meter yang terdiri dari pondasi batu kali, pilar cor, dan dinding bata ringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pagar pengaman berhasil terpasang sesuai rencana, dengan fungsi utama sebagai pembatas fisik yang mengurangi akses orang luar, meningkatkan rasa aman warga, serta mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan efisiensi biaya sebesar 17% dibandingkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan menjadi model solusi alternatif yang aplikatif bagi wilayah lain yang mengalami permasalahan serupa dalam pengelolaan keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya solidaritas dan gotong royong warga dalam menjaga lingkungan.
Permasalahan kerawanan lingkungan di RT 04 RW 16 Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, yang disebabkan oleh ketiadaan pagar pengaman di area tanah kosong berhasil diselesaikan melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa desain dan pemasangan pagar tembok permanen.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pagar pengaman dengan ukuran 7 x 3,25 meter telah terpasang sesuai rencana dan berfungsi efektif sebagai pembatas fisik yang meningkatkan keamanan lingkungan.Partisipasi aktif warga dalam pelaksanaan kegiatan menjadi faktor kunci keberhasilan proyek ini.Selain itu, efisiensi biaya sebesar 17% dari total RAB membuktikan bahwa desain konstruksi yang tepat dapat menekan pengeluaran tanpa mengurangi kualitas hasil.Kegiatan serupa dapat diadaptasi oleh wilayah lain yang memiliki permasalahan kerawanan lingkungan dengan menyesuaikan kondisi spesifik lokasi, 2.Diperlukan pembinaan lanjutan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun secara berkelanjutan, dan 3).Perlunya penguatan sinergi antara pengurus RT, warga, dan pihak eksternal (swasta maupun pemerintah) perlu terus dikembangkan untuk mendukung pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara berkelanjutan, serta bagaimana memfasilitasi dan mengorganisir gotong royong warga dalam menjaga lingkungan. Kedua, bagaimana mendesain dan membangun pagar pengaman yang efektif dan ekonomis di berbagai wilayah dengan kondisi tanah yang berbeda, serta bagaimana mengoptimalkan penggunaan material dan teknik konstruksi untuk mencapai efisiensi biaya. Ketiga, bagaimana mengembangkan model solusi alternatif yang aplikatif bagi wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam pengelolaan keamanan lingkungan, serta bagaimana mengintegrasikan konsep keamanan lingkungan dengan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan kawasan perumahan.
| File size | 657.9 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
SGTSGT Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti mengamati, menganalisis, dan mengambil data yang diambilPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti mengamati, menganalisis, dan mengambil data yang diambil
USBYPKPUSBYPKP Mereka masih belum memahami lingkungan yang sehat dan bersih serta pemanfaatan limbah sampah organik dan anorganik yang memiliki nilai manfaat/jual. UpayaMereka masih belum memahami lingkungan yang sehat dan bersih serta pemanfaatan limbah sampah organik dan anorganik yang memiliki nilai manfaat/jual. Upaya
ISWISW Permasalahan sampah di tingkat komunitas masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada kualitas lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial ekonomiPermasalahan sampah di tingkat komunitas masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada kualitas lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial ekonomi
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Inisiatif tersebut menangani permasalahan kesehatan lingkungan yang disebabkan oleh perkembangbiakan nyamuk serta penumpukan limbah plastik di lingkunganInisiatif tersebut menangani permasalahan kesehatan lingkungan yang disebabkan oleh perkembangbiakan nyamuk serta penumpukan limbah plastik di lingkungan
UMPUMP Kuesioner berfokus pada kesadaran dan praktik mereka terkait keselamatan kerja dan bahaya kesehatan. Alat statistik seperti rata‑rata dan uji korelasiKuesioner berfokus pada kesadaran dan praktik mereka terkait keselamatan kerja dan bahaya kesehatan. Alat statistik seperti rata‑rata dan uji korelasi
JOMPARNDJOMPARND Secara khusus, kelompok lanjut usia (lansia) menunjukkan pemahaman yang meningkat terkait penyakit-penyakit tersebut, termasuk cara pengendaliannya. SelainSecara khusus, kelompok lanjut usia (lansia) menunjukkan pemahaman yang meningkat terkait penyakit-penyakit tersebut, termasuk cara pengendaliannya. Selain
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangkitkan kesadaran dan rasa ingin tahu masyarakat terhadap DBD. Adanya peningkatanKegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangkitkan kesadaran dan rasa ingin tahu masyarakat terhadap DBD. Adanya peningkatan
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Hasil lapangan menunjukkan beragam spesies ikan, mulai dari ikan kecil hingga predator besar, serta 58 spesies burung migran dan residensial, menegaskanHasil lapangan menunjukkan beragam spesies ikan, mulai dari ikan kecil hingga predator besar, serta 58 spesies burung migran dan residensial, menegaskan
Useful /
UVAYABJMUVAYABJM Langkah perbaikan yang disarankan adalah sosialisasi yang lebih gencar, memperkuat lembaga bantuan hukum, meningkatkan profesionalisme aparat, pengawasanLangkah perbaikan yang disarankan adalah sosialisasi yang lebih gencar, memperkuat lembaga bantuan hukum, meningkatkan profesionalisme aparat, pengawasan
CCRJOURNALCCRJOURNAL Kompos, sebagai produk akhir proses pengomposan yang merupakan strategi pengelolaan limbah berkelanjutan, mengandung beragam polutan organik yang masukKompos, sebagai produk akhir proses pengomposan yang merupakan strategi pengelolaan limbah berkelanjutan, mengandung beragam polutan organik yang masuk
UNRAMUNRAM Kegiatan ini pada dasarnya merupakan tindak lanjut dari program pengabdian yang diselenggarakan tahun 2024. Pada tahun 2025 ini, telah teridentifikasiKegiatan ini pada dasarnya merupakan tindak lanjut dari program pengabdian yang diselenggarakan tahun 2024. Pada tahun 2025 ini, telah teridentifikasi
STPI PAJAKSTPI PAJAK Sebagai rekomendasi, BRI perlu meningkatkan kualitas sistem, memperbarui fitur, dan menjaga keamanan agar pengalaman pengguna semakin optimal. PenelitianSebagai rekomendasi, BRI perlu meningkatkan kualitas sistem, memperbarui fitur, dan menjaga keamanan agar pengalaman pengguna semakin optimal. Penelitian