UNRAMUNRAM
Jurnal PepaduJurnal PepaduMasalah klasik yang sering dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) salah satunya adalah rendahnya literasi tentang digital marketing. Hal serupa juga dialami oleh kelompok UMKM binaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Jatibening. Tanpa memiliki literasi ini, UMKM kesulitan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan tepat sasaran. Tim pengabdian akan melakukan pelatihan dan pendampingan mitra UMKM terkait strategi digital marketing sebagai solusi dari persoalan yang ada. Program pengabdian kepada masyarakat ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KemdiktiSaintek) Republik Indonesia melalui Hibah BIMA skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun pendanaan 2025. Mitra UMKM sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Harapannya dengan strategi pemasaran digital yang tepat, mitra UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas, efisiensi biaya promosi, meningkatkan penjualan, memahami perilaku konsumen, serta mengukur hasil promosi dengan jelas.
Kegiatan ini pada dasarnya merupakan tindak lanjut dari program pengabdian yang diselenggarakan tahun 2024.Pada tahun 2025 ini, telah teridentifikasi adanya persoalan baru mengenai pentingnya digital marketing bagi mitra UMKM binaan UP2K PKK Kelurahan Jatibening.Pemahaman mengenai cara melakukan pemasaran digital menjadi salah satu literasi pemasaran yang wajib dikuasai oleh UMKM di era online ini.Harapannya dengan strategi pemasaran digital, mitra UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas, efisiensi biaya promosi, meningkatkan penjualan, memahami perilaku konsumen, serta mengukur hasil promosi dengan jelas.Dengan demikian, literasi digital marketing bukanlah sekadar opsi, tapi sudah menjadi kebutuhan dasar bagi UMKM untuk bisa bertahan, bersaing, dan tumbuh di era digital.
Berdasarkan hasil penelitian dan evaluasi program pengabdian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pemberdayaan UMKM di era digital. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi digital oleh UMKM, termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi dan strategi untuk mengatasinya. Hal ini penting untuk memahami secara mendalam kebutuhan dan tantangan yang dihadapi UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan digital marketing yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik UMKM di berbagai sektor. Model pelatihan ini harus dirancang secara interaktif dan praktis, dengan melibatkan UMKM sebagai peserta aktif dalam proses pembelajaran. Ketiga, perlu dilakukan studi evaluasi terhadap dampak program pelatihan digital marketing terhadap peningkatan kinerja UMKM, termasuk peningkatan penjualan, efisiensi biaya, dan peningkatan daya saing. Studi ini dapat memberikan umpan balik yang berharga untuk perbaikan program pelatihan di masa mendatang. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital melalui peningkatan literasi dan adopsi teknologi digital yang berkelanjutan.
- Tingkat Kesadaran dan Kesiapan Pelaku Umkm Dalam Menyusun Laporan Keuangan dan Pajak | Rachmawati | Jurnal... doi.org/10.20961/jab.v21i2.646Tingkat Kesadaran dan Kesiapan Pelaku Umkm Dalam Menyusun Laporan Keuangan dan Pajak Rachmawati Jurnal doi 10 20961 jab v21i2 646
- 0. pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd rf endstream startxref... doi.org/10.5267/j.ijdns.2021.11.0020 pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd rf endstream startxref doi 10 5267 j ijdns 2021 11 002
- Digital Marketing Exploitation Training in an Effort to Increase the Potential Selling Power of Female... doi.org/10.55927/darma.v2i6.7703Digital Marketing Exploitation Training in an Effort to Increase the Potential Selling Power of Female doi 10 55927 darma v2i6 7703
- Urgensi Peningkatan Literasi Keuangan UMKM Menuju Keberlanjutan Usaha | Rachmawati | Abdimas Galuh. urgensi... doi.org/10.25157/ag.v6i2.15723Urgensi Peningkatan Literasi Keuangan UMKM Menuju Keberlanjutan Usaha Rachmawati Abdimas Galuh urgensi doi 10 25157 ag v6i2 15723
| File size | 503.79 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini menunjukkan bahwa PLUT Kabupaten Jember berperan penting dalam mengembangkan digital marketing UMKM melalui kelas mandiri dan Bimtek. UMKMPenelitian ini menunjukkan bahwa PLUT Kabupaten Jember berperan penting dalam mengembangkan digital marketing UMKM melalui kelas mandiri dan Bimtek. UMKM
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Secara bersamaan, adopsi pemasaran digital melalui media sosial, Google Maps, dan platform e-commerce memperluas jangkauan pasar dan memperkuat identitasSecara bersamaan, adopsi pemasaran digital melalui media sosial, Google Maps, dan platform e-commerce memperluas jangkauan pasar dan memperkuat identitas
UNSURYAUNSURYA Untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional, digitalisasi dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi sangat penting. Penelitian ini membahasUntuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional, digitalisasi dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi sangat penting. Penelitian ini membahas
UNIMUNIM Namun, pada UMKM katering, implementasi kualitas produk berdasarkan indikator presentation (penampilan), taste (cita rasa), dan innovative food (inovasiNamun, pada UMKM katering, implementasi kualitas produk berdasarkan indikator presentation (penampilan), taste (cita rasa), dan innovative food (inovasi
UmriUmri Khususnya usaha mikro kecil toko sembako dikelolah oleh nasabah BTPN Syariah meliputi ibu-ibu sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pra-sejahtera.Khususnya usaha mikro kecil toko sembako dikelolah oleh nasabah BTPN Syariah meliputi ibu-ibu sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pra-sejahtera.
STIESTEKOMSTIESTEKOM Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi secara optimal lebih berperan dalam meningkatkan kinerja UMKM dibandingkan dengan penerapanTemuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi secara optimal lebih berperan dalam meningkatkan kinerja UMKM dibandingkan dengan penerapan
UMSUMS Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji *Empowerment of MSME Employees: Quality of Work Life, Organizational Support and Job Satisfaction*. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji *Empowerment of MSME Employees: Quality of Work Life, Organizational Support and Job Satisfaction*. Metode penelitian
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kemampuan komunikasi bisnis haruslah dimiliki oleh setiap pelaku UMKM agar dapat mendongkrak promosi dan pemasaran produk-produk mereka. Tim Telkom UniversityKemampuan komunikasi bisnis haruslah dimiliki oleh setiap pelaku UMKM agar dapat mendongkrak promosi dan pemasaran produk-produk mereka. Tim Telkom University
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Materi kitab mencakup konsep haid secara komprehensif dan disampaikan dalam bahasa Jawa Pegon yang sederhana sehingga mudah dipahami dan diaplikasikanMateri kitab mencakup konsep haid secara komprehensif dan disampaikan dalam bahasa Jawa Pegon yang sederhana sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan
HAMZANWADIHAMZANWADI Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwaData dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan belajar bersifat dinamis, dipengaruhi oleh desain tugas, pendekatan instruksional, dan pengetahuan awal siswa,Penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan belajar bersifat dinamis, dipengaruhi oleh desain tugas, pendekatan instruksional, dan pengetahuan awal siswa,
HAMZANWADIHAMZANWADI Siswa hanya mampu mengklasifikasikan objek berdasarkan persyaratan formasi konsep dengan bantuan bahasa sehari-hari, tetapi tidak memenuhi semua indikatorSiswa hanya mampu mengklasifikasikan objek berdasarkan persyaratan formasi konsep dengan bantuan bahasa sehari-hari, tetapi tidak memenuhi semua indikator