HAMZANWADIHAMZANWADI
Jurnal ElemenJurnal ElemenBanyak siswa mengalami hambatan belajar ketika memahami volume tabung dan kerucut; namun, sedikit penelitian yang secara eksplisit mengintegrasikan hambatan tersebut ke dalam desain didaktik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain didaktik untuk mengatasi hambatan belajar spesifik dalam pemahaman volume tabung dan kerucut. Menggunakan pendekatan Didactic Design Research (DDR) yang berlandaskan Teori Situasi Didaktik Brousseau, penelitian melibatkan 28 siswa kelas tujuh dan seorang guru matematika dari sekolah menengah pertama di Pontianak, dipilih dengan sampling purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, tes diagnostik, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan teknik interpretatif dan kritis. Desain didaktik terdiri dari empat situasi didaktik: aksi, formulasi, validasi, dan institusionalisasi, yang diimplementasikan dalam praktik kelas. Fase institusional mengungkap beberapa keterbatasan, khususnya kurangnya scaffolding yang memadai dan dukungan visual yang tidak cukup untuk penalaran spasial siswa. Temuan menunjukkan bahwa mengatasi hambatan epistemologis, seperti miskonsepsi terkait interpretasi tinggi dan luas alas pada benda tiga dimensi, dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini menyarankan bahwa integrasi analisis hambatan belajar ke dalam desain didaktik membantu menyempurnakan implementasi di masa depan untuk lebih mengantisipasi perkembangan kognitif siswa.
Penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan belajar bersifat dinamis, dipengaruhi oleh desain tugas, pendekatan instruksional, dan pengetahuan awal siswa, dan desain didaktik yang dikembangkan berhasil meningkatkan pemahaman volume tabung dan kerucut.Keterbatasan fase institusional mengungkap bahwa beberapa kesulitan yang dianggap ontogenik sebenarnya bersifat didaktik akibat scaffolding dan urutan tugas yang kurang memadai, sehingga diperlukan refleksi dan penyempurnaan desain.Iterasi selanjutnya harus mengintegrasikan intervensi berbasis teknologi seperti perangkat lunak geometri dinamis, manipulatif fisik, dan model penampang untuk memperkuat penalaran spasial serta mendukung kurikulum Merdeka dalam meningkatkan otonomi guru dan keputusan pedagogis berbasis bukti.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana penggunaan perangkat lunak geometri dinamis dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang perbedaan antara tinggi vertikal dan tinggi miring pada volume kerucut, dengan menguji apakah visualisasi interaktif memperkecil kesalahan konseptual. Selanjutnya, diperlukan eksplorasi desain tugas berbasis manipulatif fisik tiga dimensi yang dapat diakses secara daring, sehingga siswa di sekolah dengan keterbatasan sumber daya tetap dapat melakukan eksplorasi spasial yang mendalam. Penelitian juga dapat melakukan analisis longitudinal terhadap dampak integrasi fase validasi yang melibatkan pertanyaan antar teman (peer‑questioning) dan justifikasi metakognitif, untuk melihat apakah strategi tersebut mengurangi hambatan epistemologis secara berkelanjutan. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi scaffolding visual dengan modul video pendek yang menekankan langkah‑langkah konversi satuan, guna mengatasi hambatan didaktik yang muncul pada fase institusional. Penelitian berikutnya dapat membandingkan hasil belajar antara kelas yang menggunakan pendekatan tradisional dengan kelas yang menerapkan intervensi teknologi tersebut. Seluruh temuan diharapkan dapat memberikan pedoman praktis bagi guru dalam merancang desain didaktik yang adaptif dan berbasis bukti. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya memperdalam pengetahuan teoritis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran matematika di era digital.
- Learning obstacles analysis of lowest common multiple and greatest common factor in primary school |... e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jel/article/view/12359Learning obstacles analysis of lowest common multiple and greatest common factor in primary school e journal hamzanwadi ac index php jel article view 12359
- Analisis Learning Obstacle Siswa pada Materi Pembelajaran Himpunan Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Sungai... jurnal.smpharapanananda.sch.id/index.php/juwara/article/view/46Analisis Learning Obstacle Siswa pada Materi Pembelajaran Himpunan Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Sungai jurnal smpharapanananda sch index php juwara article view 46
- Overcoming learning obstacles in cylinder and cone volume: A didactic design research approach | Jurnal... doi.org/10.29408/jel.v11i4.31842Overcoming learning obstacles in cylinder and cone volume A didactic design research approach Jurnal doi 10 29408 jel v11i4 31842
| File size | 991.38 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Novak mengacu pada teori Ausubel mengatakan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan peta konsep. Menurut Novak, Peta konsep dapat diterapkanNovak mengacu pada teori Ausubel mengatakan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan peta konsep. Menurut Novak, Peta konsep dapat diterapkan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, disimpulkan bahwa. Pertama, Hasil eksplorasi pada Rumah Budaya Banda Naira, terdapat etnomatematika pada bentukBerdasarkan hasil analisis dan pembahasan, disimpulkan bahwa. Pertama, Hasil eksplorasi pada Rumah Budaya Banda Naira, terdapat etnomatematika pada bentuk
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Referensi penting dalam pengukuran kesadaran metakognitif diambil dari karya Schraw & Dennison (1994). Siswa dengan kesadaran metakognisi tinggi mampuReferensi penting dalam pengukuran kesadaran metakognitif diambil dari karya Schraw & Dennison (1994). Siswa dengan kesadaran metakognisi tinggi mampu
IISTRIISTR Evaluasi berkala memungkinkan sekolah untuk melakukan perbaikan strategis guna memenuhi kebutuhan siswa dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikanEvaluasi berkala memungkinkan sekolah untuk melakukan perbaikan strategis guna memenuhi kebutuhan siswa dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan
PRINPRIN kemudian pengujian hipotesis untuk hasil belajar menggunakan uji t-berpasangan. Setelah menguji data, ternyata hasil pengujian kemampuan hasil belajarkemudian pengujian hipotesis untuk hasil belajar menggunakan uji t-berpasangan. Setelah menguji data, ternyata hasil pengujian kemampuan hasil belajar
PRINPRIN Berdasarkan penilaian efektivitas terhadap 35 siswa, diperoleh rerata 86,5% kriteria sangat efektif. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AndroidBerdasarkan penilaian efektivitas terhadap 35 siswa, diperoleh rerata 86,5% kriteria sangat efektif. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Android
UNILAUNILA Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI diMetode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di
UNMUNM Sampel terdiri atas 60 siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Bandung yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Data kemampuan pemecahan masalahSampel terdiri atas 60 siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Bandung yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah
Useful /
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini menyarankan guru mempertimbangkan gestur siswa sebagai ekspresi spontan dan petunjuk diagnosa miskonsepsi serta alat bantup komunikasi matematis.Penelitian ini menyarankan guru mempertimbangkan gestur siswa sebagai ekspresi spontan dan petunjuk diagnosa miskonsepsi serta alat bantup komunikasi matematis.
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji lintasan pembelajaran untuk memahami nilai uang melalui permainan Monopoly yang dimodifikasi sesuaiPenelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji lintasan pembelajaran untuk memahami nilai uang melalui permainan Monopoly yang dimodifikasi sesuai
UmriUmri Materi pendampingan mencakup pembukuan sederhana, digital marketing, dan pengurusan perizinan usaha. Output fisik seperti spanduk dan logo membantu penguatanMateri pendampingan mencakup pembukuan sederhana, digital marketing, dan pengurusan perizinan usaha. Output fisik seperti spanduk dan logo membantu penguatan
UNILAUNILA Secara umum, tingkat keterlibatan masyarakat masih berada pada tahap informasi dan konsultasi, namun variasi kapasitas individu menghasilkan dampak nyataSecara umum, tingkat keterlibatan masyarakat masih berada pada tahap informasi dan konsultasi, namun variasi kapasitas individu menghasilkan dampak nyata