ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Untuk dapat bersaing di tengah pesatnya persaingan pasar, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kota Bandung harus dapat beradaptasi dan berinovasi, tidak hanya pada produk yang ditawarkan namun juga pada cara produk-produk tersebut dikomunikasikan baik itu dalam bentuk promosi maupun pemasaran. Kendala yang sering dihadapi para pelaku UMKM adalah kurangnya keterampilan mereka dalam melakukan komunikasi dalam hal ini komunikasi dalam konteks bisnis sehingga penjualan tidak maksimal. Berangkat dari kebutuhan tersebut, diperlukan pendampingan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan berkolaborasi dengan Telkom University untuk memberikan pelatihan keterampilan komunikasi bisnis. Kemampuan komunikasi bisnis haruslah dimiliki oleh setiap pelaku UMKM agar dapat mendongkrak promosi dan pemasaran produk-produk mereka. Tim Telkom University hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Keterampilan komunikasi bisnis yang baik akan berdampak positif bagi usaha mereka seperti pada promosi dan pemasaran, presentasi produk kepada konsumen, dan komunikasi serta kerjasama dengan investor. Dengan mengikuti program yang diselenggarakan dalam kurun waktu yang ditetapkan, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terutama pada peningkatan keterampilan komunikasi bisnis para pelaku UMKM di Kota Bandung.

Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan komunikasi bisnis bagi pelaku UMKM dapat memberikan kontribusi dan mengisi kebutuhan para pelaku UMKM dalam hal keterampilan berkomunikasi khususnya pada konteks komunikasi bisnis.Terdapat setidaknya tiga hal dimana kemampuan berkomunikasi dapat sangat menunjang kegiatan bisnis sehari-hari yakni untuk keperluan promosi dan pemasaran produk, untuk presentasi produk kepada konsumen dan juga untuk menjalin komunikasi dan kerjasama dengan investor.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, bagaimana dampak jangka panjang dari pelatihan komunikasi bisnis ini terhadap keberlanjutan usaha UMKM di Kota Bandung? Apakah ada peningkatan signifikan dalam hal promosi, pemasaran, dan kerjasama dengan investor? Kedua, apakah ada perbedaan signifikan antara kemampuan komunikasi bisnis sebelum dan sesudah pelatihan? Apakah pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bisnis para pelaku UMKM? Ketiga, bagaimana peran Dinas KUKM Kota Bandung dalam mendukung dan memfasilitasi pelatihan komunikasi bisnis ini? Apakah ada strategi khusus yang diterapkan oleh Dinas KUKM untuk menjembatani kebutuhan UMKM dengan sumber daya akademisi? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang urgensi komunikasi bisnis bagi pelaku UMKM dan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Read online
File size202 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test