HAMZANWADIHAMZANWADI

Jurnal ElemenJurnal Elemen

Anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD) sering mengalami kesulitan memahami konsep abstrak, seperti nilai uang, karena keterbatasan fungsi eksekutif dan generalisasi konsep. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji lintasan pembelajaran untuk memahami nilai uang melalui permainan Monopoly yang dimodifikasi sesuai karakteristik siswa autis. Penelitian menggunakan pendekatan desain penelitian dengan tipe validasi, mengkaji lintasan pembelajaran hipotetik dan aktual (HLT‑ALT) melalui tahapan persiapan, desain eksperimen (pilot dan eksperimen mengajar), serta analisis retrospektif data. Subjek penelitian delapan siswa autis tingkat SMP di SLB Bina Autis Mandiri, Indonesia. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa lintasan pembelajaran yang terdiri dari empat kegiatan (memainkan Monopoly yang dimodifikasi, mengenali nilai uang, menghitung jumlah gambar uang, dan menjumlahkan nilai uang) secara efektif membantu siswa secara bertahap memahami konsep nilai uang. Kegiatan berbasis permainan juga meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman materi. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa lintasan pembelajaran yang dapat direplikasi dan inklusif, mengintegrasikan permainan terstruktur dengan penalaran matematis bagi siswa dengan autisme.

Lintasan pembelajaran yang disusun secara sistematis dan kontekstual, meliputi empat tahap (memainkan Monopoly yang dimodifikasi, mengenali nilai uang, menghitung gambar uang, dan menjumlahkan nilai uang), terbukti meningkatkan pemahaman konsep nilai uang pada siswa autis.Meskipun hasilnya positif, penelitian ini terbatas pada sampel kecil di satu sekolah khusus, sehingga generalisasi hasil harus dilakukan dengan hati-hati.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji transfer pembelajaran ke situasi pembelian dunia nyata, mengadaptasi lintasan untuk siswa autis nonverbal dengan dukungan AAC, serta mengeksplorasi integrasi lintasan ke dalam Kerangka Kurikulum Merdeka untuk pendidikan inklusif.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana pengetahuan nilai uang yang diperoleh melalui lintasan pembelajaran dapat ditransfer ke situasi pembelian nyata, misalnya dengan mengadakan eksperimen yang membandingkan kemampuan siswa dalam simulasi belanja di rumah atau lingkungan masyarakat setelah mengikuti lintasan. Selain itu, diperlukan pengembangan dan evaluasi adaptasi lintasan khusus untuk siswa autis nonverbal dengan memanfaatkan sistem Komunikasi Alternatif dan Augmentatif (AAC), guna menilai apakah dukungan AAC meningkatkan pemahaman nilai uang serta partisipasi dalam aktivitas permainan. Selanjutnya, studi implementasi lintasan dalam kerangka Kurikulum Merdeka di beberapa sekolah inklusif dapat dilakukan untuk mengukur dampaknya terhadap literasi keuangan dan keterampilan sosial siswa autis secara jangka panjang, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia.

  1. Personalized Training via Serious Game to Improve Daily Living Skills in Pediatric Patients With Autism... doi.org/10.1109/JBHI.2022.3155367Personalized Training via Serious Game to Improve Daily Living Skills in Pediatric Patients With Autism doi 10 1109 JBHI 2022 3155367
  2. Learning trajectory on understanding monetary values for autistic students through a modified monopoly... e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jel/article/view/32052Learning trajectory on understanding monetary values for autistic students through a modified monopoly e journal hamzanwadi ac index php jel article view 32052
Read online
File size671.56 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test