HAMZANWADIHAMZANWADI
Jurnal ElemenJurnal ElemenAlthough enumeration problems are fundamental in combinatorics, little is known about how students intuitively approach such enumeration problems before receiving formal instruction. This exploratory qualitative study investigated the initial strategies employed by twelve-grade students in solving enumeration problems prior to formal instruction on enumeration rules. Fifteen students from a public senior high school in Kerinci, Indonesia, who had not yet learned combinatorics in the curriculum, participated in this study. Data were collected through students written responses to three combinatorial problems presented in different real-life contexts and further explored through semi-structured interviews. Only responses demonstrating coherent and interpretable strategy were analyzed. The findings reveal three dominant strategies: listing all possible arrangements, generalizing patterns, and applying the multiplication principle. These findings indicate that students possess intuitive approaches that can serve as a foundation for formal combinatorial reasoning. The study aligns with the Realistic Mathematics Education (RME) perspective, emphasizing the importance of guided reinvention and contextual mathematization, and proposes implications for designing learning trajectories that build on students informal reasoning in secondary mathematics education.
This study reveals that students employ various strategies—listing arrangements, generalizing patterns, and attempting the multiplication principle—reflecting different levels of informal combinatorial reasoning.Recognizing these intuitive approaches is crucial for designing effective learning trajectories in combinatorics.Teachers should leverage students initial strategies as a foundation for developing understanding through guided reinvention.
Future research should investigate how to build upon students informal strategies through designed learning trajectories, potentially utilizing culturally relevant contexts to enhance engagement. Further studies could explore the impact of digital tools, such as dynamic visualizations, on students combinatorial reasoning, ensuring they support rather than replace cognitive engagement. Additionally, research should examine how to address misconceptions, like the confusion between permutations with and without repetition, through targeted instructional interventions. These investigations will contribute to a deeper understanding of how to foster robust combinatorial thinking in secondary mathematics education, ultimately preparing students for success in quantitative fields and everyday problem-solving.
- Secondary students’ informal strategies in solving enumeration problems prior to formal combinatorics... e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jel/article/view/31088Secondary studentsAo informal strategies in solving enumeration problems prior to formal combinatorics e journal hamzanwadi ac index php jel article view 31088
- PISA 2022 Assessment and Analytical Framework | OECD. pisa assessment analytical framework oecd skip... oecd.org/en/publications/pisa-2022-assessment-and-analytical-framework_dfe0bf9c-en.htmlPISA 2022 Assessment and Analytical Framework OECD pisa assessment analytical framework oecd skip oecd en publications pisa 2022 assessment and analytical framework dfe0bf9c en html
- Evaluating the Results of PISA Assessment: Are There Gaps Between the Teaching of Mathematical Literacy... eu-jer.com/evaluating-the-results-of-pisa-assessment-are-there-gaps-between-the-teaching-of-mathematical-literacy-at-schools-and-in-pisa-assessmentEvaluating the Results of PISA Assessment Are There Gaps Between the Teaching of Mathematical Literacy eu jer evaluating the results of pisa assessment are there gaps between the teaching of mathematical literacy at schools and in pisa assessment
- PISA 2018 Assessment and Analytical Framework | OECD. pisa assessment analytical framework oecd skip... doi.org/10.1787/b25efab8-enPISA 2018 Assessment and Analytical Framework OECD pisa assessment analytical framework oecd skip doi 10 1787 b25efab8 en
| File size | 672.72 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan matematika dasar sangat bergantung pada interaksi sinergisPenelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan matematika dasar sangat bergantung pada interaksi sinergis
HAMZANWADIHAMZANWADI Integrasi kerangka Polya dan NCTM berhasil memetakan profil kognitif beragam, mengungkapkan bahwa siswa berprestasi tinggi memiliki kesadaran metakognitifIntegrasi kerangka Polya dan NCTM berhasil memetakan profil kognitif beragam, mengungkapkan bahwa siswa berprestasi tinggi memiliki kesadaran metakognitif
HAMZANWADIHAMZANWADI Temuan menunjukkan bahwa mengatasi hambatan epistemologis, seperti miskonsepsi terkait interpretasi tinggi dan luas alas pada benda tiga dimensi, dapatTemuan menunjukkan bahwa mengatasi hambatan epistemologis, seperti miskonsepsi terkait interpretasi tinggi dan luas alas pada benda tiga dimensi, dapat
HAMZANWADIHAMZANWADI Dengan memanfaatkan elemen representasi yang terkandung dalam tarian, siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih konkret dan bermakna secara budayaDengan memanfaatkan elemen representasi yang terkandung dalam tarian, siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih konkret dan bermakna secara budaya
HAMZANWADIHAMZANWADI Kemajuan yang ditunjukkan oleh satu siswa mengindikasikan bahwa masalah berbasis budaya memberikan manfaat positif bagi siswa dengan disabilitas intelektual.Kemajuan yang ditunjukkan oleh satu siswa mengindikasikan bahwa masalah berbasis budaya memberikan manfaat positif bagi siswa dengan disabilitas intelektual.
STITMUHBASTITMUHBA Dengan menelusuri catatan sejarah dan tokoh perawi perempuan terkemuka seperti Aisyah binti Abu Bakar, penelitian ini menyoroti peran penting perempuanDengan menelusuri catatan sejarah dan tokoh perawi perempuan terkemuka seperti Aisyah binti Abu Bakar, penelitian ini menyoroti peran penting perempuan
STITMUHBASTITMUHBA (2-tailed) sebesar 0,000, yang mengindikasikan adanya. Berdasarkan analisis data, model pembelajaran generatif berpengaruh terhadap kemampuan reflektif(2-tailed) sebesar 0,000, yang mengindikasikan adanya. Berdasarkan analisis data, model pembelajaran generatif berpengaruh terhadap kemampuan reflektif
STITMUHBASTITMUHBA Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa faktor internal pembelajaran berbasis inkuiri memiliki hubungan negatif dan tidak signifikanBerdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa faktor internal pembelajaran berbasis inkuiri memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan
Useful /
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap student engagement, diantaranya yaitu lingkungan sosial (peer support) dan achievement motivation. TujuanTerdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap student engagement, diantaranya yaitu lingkungan sosial (peer support) dan achievement motivation. Tujuan
STITMUHBASTITMUHBA Penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan minat belajar siswa Pendidikan Agama Islam, dengan peningkatanPenerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan minat belajar siswa Pendidikan Agama Islam, dengan peningkatan
STITMUHBASTITMUHBA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan dari kepala sekolah, guru PAI, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan dari kepala sekolah, guru PAI, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
STITMUHBASTITMUHBA Pendidikan Islam memiliki potensi untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), namun tantangan dalam implementasinya masih menghambatPendidikan Islam memiliki potensi untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), namun tantangan dalam implementasinya masih menghambat